alexametrics
27.6 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Baru Buka, 750 Orang Rela Antre Demi Uang Baru

DENPASAR – Menjelang musim Lebaran, Bank Indonesia kian gencar membuka outlet penukaran uang.

Setelah minggu lalu di Central Parkir Kuta, Bank Indonesia kembali membuka outlet di area parkir Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar, kemarin (5/6).

Tercatat kurang lebih 750 orang rela antre menukarkan uang untuk dipakai angpau Lebaran.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Causa Iman Karana menjelaskan, saat membuka outlet di Central Parkir tercatat ada 1.300 orang yang menukarkan uangnya dengan total nilai Rp 4 miliar. 

“Sementara di sini, pada hari pertama saja sudah 750 orang. Jadi, besok (hari ini) akan ditingkatkan lagi modalnya. Apalagi ini sudah mepet dengan libur panjang,” ujar Causa Karana.

Baca Juga:  Jelang Hari Raya, BI Siapkan Uang Kartal Rp 6 Triliun

Menurutnya, uang yang paling laris ditukar yaitu nominal 5.000. Selain BI, kegiatan ini diikuti perbankan yang ada di seluruh Bali.

Sedangkan modal yang dikeluarkan pada hari pertama sebanyak Rp 3 miliar. Untuk pemerataan penukaran uang, maksimal penukaran akan dibatasi sebesar Rp 4,4 juta  per orang.

Pecahan Rp 20 ribu sebanyak Rp 2 juta, dan pecahan Rp 10 ribu ada Rp 1 juta. Lalu pecahan Rp 5 ribu ada Rp 1 juta, dan pecahan Rp 2 ribu ada Rp 400 ribu.

“Peminat nominal Rp 5.000 mencapai 50 persen. Masih favorit tuh,” bebernya. Jika yang menukarkan uang masih banyak, BI akan memperpanjang hingga tanggal 8 Juni mendatang. 



DENPASAR – Menjelang musim Lebaran, Bank Indonesia kian gencar membuka outlet penukaran uang.

Setelah minggu lalu di Central Parkir Kuta, Bank Indonesia kembali membuka outlet di area parkir Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar, kemarin (5/6).

Tercatat kurang lebih 750 orang rela antre menukarkan uang untuk dipakai angpau Lebaran.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Causa Iman Karana menjelaskan, saat membuka outlet di Central Parkir tercatat ada 1.300 orang yang menukarkan uangnya dengan total nilai Rp 4 miliar. 

“Sementara di sini, pada hari pertama saja sudah 750 orang. Jadi, besok (hari ini) akan ditingkatkan lagi modalnya. Apalagi ini sudah mepet dengan libur panjang,” ujar Causa Karana.

Baca Juga:  Kelola Tol Bali Mandara, JMTO Segera Terapkan Single Lane Free Flow

Menurutnya, uang yang paling laris ditukar yaitu nominal 5.000. Selain BI, kegiatan ini diikuti perbankan yang ada di seluruh Bali.

Sedangkan modal yang dikeluarkan pada hari pertama sebanyak Rp 3 miliar. Untuk pemerataan penukaran uang, maksimal penukaran akan dibatasi sebesar Rp 4,4 juta  per orang.

Pecahan Rp 20 ribu sebanyak Rp 2 juta, dan pecahan Rp 10 ribu ada Rp 1 juta. Lalu pecahan Rp 5 ribu ada Rp 1 juta, dan pecahan Rp 2 ribu ada Rp 400 ribu.

“Peminat nominal Rp 5.000 mencapai 50 persen. Masih favorit tuh,” bebernya. Jika yang menukarkan uang masih banyak, BI akan memperpanjang hingga tanggal 8 Juni mendatang. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/