alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, May 24, 2022

Sinergi Bea Cukai dan Gubernur Bali, Bahas Pemulihan Ekonomi Nasional

 

BADUNG, Radar Bali – Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Bali, NTB, dan NTT didampingi Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan, Kepala Kantor Bea Cukai Ngurah Rai, dan Kepala Kantor Bea Cukai Denpasar melakukan audiensi bersama Pemerintah Provinsi Bali di Jayasabha Senin (6/9) yang langsung diterima oleh Gubernur Bali Wayan Koster dan Kepala BPKAD Provinsi Bali.

Sinergi antara jajaran Bea Cukai dengan Pemerintah Provinsi Bali ini guna membahas sejumlah program strategis dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di antaranya peningkatan ekspor, pembinaan dan pengawasan MMEA Tradisional, dan persiapan acara Presidensi KTT G-20 di Bali.

 

“Bea Cukai di wilayah Bali memiliki program-program yang memerlukan dukungan dari seluruh pihak, utamanya Pemerintah Provinsi Bali, karena program-program tersebut juga sebagai bentuk upaya Pemulihan Ekonomi Nasional antara lain peningkatan ekspor atas produk komoditi Bali termasuk hasil pertanian/holtikultura Bali, pembinaan petani arak serta pengawasan terhadap arak ilegal, dan persiapan pembukaan Bali pada forum Presidensi KTT G-20 yang rencananya akan diselenggarakan di Bali tahun 2022 mendatang,” ungkap Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Bali, NTB dan NTT, Susila Brata.

Baca Juga:  Pernah Ditembak Polisi, Saat Beraksi Berbicara Logat Timur

Program strategis yang disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Bali ini sejalan dengan komitmen Bea Cukai Ngurah Rai dalam meningkatkan ekspor, berkolaborasi dengan seluruh jajaran internal Bea Cukai di Bali dan juga seluruh instansi terkait.

- Advertisement -

 

“Kami di Bea Cukai Ngurah Rai, secara khusus berkomitmen untuk mendorong ekspor produk Bali. Hal ini secara nyata telah kami tunjukkan dengan serangkaian kegiatan KLInIK Ekspor kami, yang antara lain kami lakukan pembahasan dan koordinasi dengan para atase perdagangan, webinar untuk meningkatkan peluang ekspor bagi UMKM masuk ke pasar internasional, hingga asistensi ekspor melalui pelabuhan udara kepada para eksportir dan UMKM antara lain produk kakao fermentasi organik dari Jembrana akhir Agustus lalu,” ucap Kepala Kantor Bea Cukai Ngurah Rai, Kusuma Santi.

Baca Juga:  BRI Peduli Dorong Pariwisata Pulau Komodo lewat Bantuan Infrastruktur

 

Melalui audiensi ini, disampaikan pula apresiasi atas kerjasama yang sangat baik selama ini dari Pemerintah Provinsi Bali terutama dengan para Kepala Dinas Pemerintah Provinsi Bali dari semua sendi perekonomian dan diharapkan ke depan kerjasama dan sinergi ini dapat terus ditingkatkan sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan perekonomian di Bali dan menjadikan BALI BANGKIT KEMBALI.

- Advertisement -

 

BADUNG, Radar Bali – Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Bali, NTB, dan NTT didampingi Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan, Kepala Kantor Bea Cukai Ngurah Rai, dan Kepala Kantor Bea Cukai Denpasar melakukan audiensi bersama Pemerintah Provinsi Bali di Jayasabha Senin (6/9) yang langsung diterima oleh Gubernur Bali Wayan Koster dan Kepala BPKAD Provinsi Bali.

Sinergi antara jajaran Bea Cukai dengan Pemerintah Provinsi Bali ini guna membahas sejumlah program strategis dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di antaranya peningkatan ekspor, pembinaan dan pengawasan MMEA Tradisional, dan persiapan acara Presidensi KTT G-20 di Bali.

 

“Bea Cukai di wilayah Bali memiliki program-program yang memerlukan dukungan dari seluruh pihak, utamanya Pemerintah Provinsi Bali, karena program-program tersebut juga sebagai bentuk upaya Pemulihan Ekonomi Nasional antara lain peningkatan ekspor atas produk komoditi Bali termasuk hasil pertanian/holtikultura Bali, pembinaan petani arak serta pengawasan terhadap arak ilegal, dan persiapan pembukaan Bali pada forum Presidensi KTT G-20 yang rencananya akan diselenggarakan di Bali tahun 2022 mendatang,” ungkap Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Bali, NTB dan NTT, Susila Brata.

Baca Juga:  "Suntik" Rp 5,3 M, Rai Wirajaya Berharap Petani di Bali tidak "Punah"

Program strategis yang disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Bali ini sejalan dengan komitmen Bea Cukai Ngurah Rai dalam meningkatkan ekspor, berkolaborasi dengan seluruh jajaran internal Bea Cukai di Bali dan juga seluruh instansi terkait.

 

“Kami di Bea Cukai Ngurah Rai, secara khusus berkomitmen untuk mendorong ekspor produk Bali. Hal ini secara nyata telah kami tunjukkan dengan serangkaian kegiatan KLInIK Ekspor kami, yang antara lain kami lakukan pembahasan dan koordinasi dengan para atase perdagangan, webinar untuk meningkatkan peluang ekspor bagi UMKM masuk ke pasar internasional, hingga asistensi ekspor melalui pelabuhan udara kepada para eksportir dan UMKM antara lain produk kakao fermentasi organik dari Jembrana akhir Agustus lalu,” ucap Kepala Kantor Bea Cukai Ngurah Rai, Kusuma Santi.

Baca Juga:  Selundupkan 10008 Ekor Baby Lobster ke Singapura, Penyelundup Menangis

 

Melalui audiensi ini, disampaikan pula apresiasi atas kerjasama yang sangat baik selama ini dari Pemerintah Provinsi Bali terutama dengan para Kepala Dinas Pemerintah Provinsi Bali dari semua sendi perekonomian dan diharapkan ke depan kerjasama dan sinergi ini dapat terus ditingkatkan sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan perekonomian di Bali dan menjadikan BALI BANGKIT KEMBALI.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/