alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

BPJS Kesehatan Siapkan Posko Spesial Bagi Pemudik

NEGARA– Sebagai wujud pengabdian dan kepedulian BPJS Kesehatan kepada masyarakat yang mudik lebaran, BPJS Kesehatan kembali menyelenggarakan Posko Mudik BPJS Kesehatan Tahun 2018.

Kegiatan tersebut digelar serentak mulai 9 – 14 Juni di 8 (delapan) titik padat pemudik yakni Terminal Pulo Gebang Jakarta, Terminal Bungurasih Surabaya, Terminal Tirtonadi Surakarta, Stasiun Yogyakarta, Rest Area Cikampek KM 57, Pelabuhan Merak Banten, Pelabuhan Gilimanuk Bali, dan Pelabuhan Soekarno Hatta, Makassar.

Khusus di Pelabuhan Gilimanuk Bali, Posko Mudik ini dibuka mulai 7 Juni 2018. Dengan secara resmi dibuka oleh Asisten III Pemkab Jembrana I Nengah Ledang mewakili Bupati I Putu Artha.

“Berkaca dari antusiasme pemudik terhadap kehadiran posko mudik BPJS Kesehatan tahun-tahun sebelumnya, kita selalu berupaya meningkatkan kualitas pelayanan di titik padat pemudik tersebut. Seluruh pelayanan dan fasilitas di Posko Mudik BPJS Kesehatan ini gratis, sehingga pemudik tak perlu sungkan memanfaatkanya,” kata Deputi Direksi Wilayah Bali, NTT dan NTB BPJS Kesehatan Army A., saat meninjau posko mudik di Pelabuhan Gilimanuk, Kamis (7/6).

Dalam kegiatan tersebut, terdapat dokter, paramedis, ambulans, dan petugas BPJS Kesehatan yang siap memberikan pelayanan bagi pemudik yang membutuhkan konsultasi kesehatan, fasilitas relaksasi atau istirahat, pemeriksaan kesehatan sederhana, obat-obatan, tindakan sederhana yang bersifat emergency, dan pemberian rujukan bilamana sangat diperlukan, serta sosialisasi kepada masyarakat.

Posko Mudik BPJS Kesehatan beroperasi selama 24 jam, dengan dua tim yang bertugas secara bergantian. Setiap tim terdiri dari satu petugas BPJS Kesehatan, serta satu dokter dan dua paramedis dari puskesmas atau fasilitas kesehatan lain yang bermitra dengan BPJS Kesehatan.

Baca Juga:  Ini Respon Cepat KPCPEN Menyikapi Kondisi Peningkatan Kasus Covid-19

Sejumlah ambulans juga disediakan untuk berjaga-jaga apabila ada pemudik yang mengalami kondisi emergency dan harus segera dilarikan ke rumah sakit terdekat. Peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) tidak perlu khawatir saat libur lebaran.

Tepatnya H-8 sampai H+8 atau pada tanggal 7-23 Juni, mereka tetap berhak atas jaminan pelayanan kesehatan dengan prosedur yang sudah disepakati dengan fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Untuk peserta JKN-KIS yang mudik, jika membutuhkan pelayanan kesehatan di luar kota dapat memperoleh pelayanan pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan walaupun peserta tidak terdaftar di FKTP tersebut.

Kewajiban melayani peserta luar wilayah saat libur lebaran juga berlaku bagi FKTP Non Puskesmas (Klinik Pratama dan Dokter Praktek Perorangan) yang membuka praktek pelayanan kesehatan. Jika tidak terdapat FKTP  saat libur lebaran di wilayah tersebut, atau peserta membutuhkan pelayanan di luar jam buka FKTP maka peserta dapat dilayani di IGD Rumah Sakit untuk pelayanan medis dasar. 

“Pada keadaaan kegawatdaruratan, seluruh fasilitas kesehatan baik tingkat pertama maupun lanjutan wajib memberikan pelayanan penanganan pertama kepada peserta JKN-KIS. Selama peserta mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku, serta tindakan medis yang diperolehnya berdasarkan indikasi medis yang jelas berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, maka akan dijamin dan dilayani serta fasilitas kesehatan tidak diperkenankan menarik iur biaya dari peserta,” imbau Army 

Baca Juga:  BI Bali Resmikan E-Retribusi di 4 Pasar di Kabupaten Tabanan

Oleh karenanya, para peserta JKN-KIS yang mudik diimbau selalu membawa Kartu JKN-KIS. “Penting diketahui bahwa pelayanan kesehatan tersebut hanya berlaku bagi peserta JKN-KIS dengan status kepesertaan aktif.

 Karena itu, mohon agar peserta memastikan telah membayar iuran dan disiplin membayar iuran agar status kepesertaannya selalu aktif. Untuk mengecek iuran peserta, dapat dilakukan melalui aplikasi Mobile JKN. Dalam Mobile JKN peserta juga dapat melihat daftar fasilitas kesehatan terdekat yang bisa dikunjungi saat membutuhkan pelayanan kesehatan,” jelasnya.

Untuk memastikan kelancaran peserta dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang diperlukan, BPJS Kesehatan juga telah meluncurkan Aplikasi Mudik BPJS Kesehatan yang dapat didownload secara gratis di Google Play Store untuk perangkat Android.

 Aplikasi tersebut menyediakan telepon penting, alamat kantor BPJS Kesehatan, fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan, tanya jawab BPJS Kesehatan, info BPJS Kesehatan, tips BPJS Kesehatan, lokasi-lokasi penting, serta media sosial BPJS Kesehatan.

Di samping itu, selama libur lebaran masyarakat juga tetap dapat menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 1500 400 yang beroperasi 24 jam termasuk hari minggu dan libur, untuk memperoleh informasi, melakukan pengaduan, melakukan konsultasi kesehatan, memperoleh pelayanan administrasi peserta JKN-KIS (mutasi dan aktivasi), pendaftaran peserta JKN-KIS, pendaftaran bayi baru lahir kategori PPU anak pertama sampai dengan anak ketiga dan bayi peserta PBI-APBN serta mengetahui perhitungan denda pelayanan.

 Kantor Cabang BPJS Kesehatan tertentu juga akan tetap beroperasi pada tanggal 11 sampai  20 Juni dari pukul 08.00 – 12.00.



NEGARA– Sebagai wujud pengabdian dan kepedulian BPJS Kesehatan kepada masyarakat yang mudik lebaran, BPJS Kesehatan kembali menyelenggarakan Posko Mudik BPJS Kesehatan Tahun 2018.

Kegiatan tersebut digelar serentak mulai 9 – 14 Juni di 8 (delapan) titik padat pemudik yakni Terminal Pulo Gebang Jakarta, Terminal Bungurasih Surabaya, Terminal Tirtonadi Surakarta, Stasiun Yogyakarta, Rest Area Cikampek KM 57, Pelabuhan Merak Banten, Pelabuhan Gilimanuk Bali, dan Pelabuhan Soekarno Hatta, Makassar.

Khusus di Pelabuhan Gilimanuk Bali, Posko Mudik ini dibuka mulai 7 Juni 2018. Dengan secara resmi dibuka oleh Asisten III Pemkab Jembrana I Nengah Ledang mewakili Bupati I Putu Artha.

“Berkaca dari antusiasme pemudik terhadap kehadiran posko mudik BPJS Kesehatan tahun-tahun sebelumnya, kita selalu berupaya meningkatkan kualitas pelayanan di titik padat pemudik tersebut. Seluruh pelayanan dan fasilitas di Posko Mudik BPJS Kesehatan ini gratis, sehingga pemudik tak perlu sungkan memanfaatkanya,” kata Deputi Direksi Wilayah Bali, NTT dan NTB BPJS Kesehatan Army A., saat meninjau posko mudik di Pelabuhan Gilimanuk, Kamis (7/6).

Dalam kegiatan tersebut, terdapat dokter, paramedis, ambulans, dan petugas BPJS Kesehatan yang siap memberikan pelayanan bagi pemudik yang membutuhkan konsultasi kesehatan, fasilitas relaksasi atau istirahat, pemeriksaan kesehatan sederhana, obat-obatan, tindakan sederhana yang bersifat emergency, dan pemberian rujukan bilamana sangat diperlukan, serta sosialisasi kepada masyarakat.

Posko Mudik BPJS Kesehatan beroperasi selama 24 jam, dengan dua tim yang bertugas secara bergantian. Setiap tim terdiri dari satu petugas BPJS Kesehatan, serta satu dokter dan dua paramedis dari puskesmas atau fasilitas kesehatan lain yang bermitra dengan BPJS Kesehatan.

Baca Juga:  Kebutuhan Ikan Segar Tinggi, Minim Pasokan, Andalkan Luar Badung

Sejumlah ambulans juga disediakan untuk berjaga-jaga apabila ada pemudik yang mengalami kondisi emergency dan harus segera dilarikan ke rumah sakit terdekat. Peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) tidak perlu khawatir saat libur lebaran.

Tepatnya H-8 sampai H+8 atau pada tanggal 7-23 Juni, mereka tetap berhak atas jaminan pelayanan kesehatan dengan prosedur yang sudah disepakati dengan fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Untuk peserta JKN-KIS yang mudik, jika membutuhkan pelayanan kesehatan di luar kota dapat memperoleh pelayanan pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan walaupun peserta tidak terdaftar di FKTP tersebut.

Kewajiban melayani peserta luar wilayah saat libur lebaran juga berlaku bagi FKTP Non Puskesmas (Klinik Pratama dan Dokter Praktek Perorangan) yang membuka praktek pelayanan kesehatan. Jika tidak terdapat FKTP  saat libur lebaran di wilayah tersebut, atau peserta membutuhkan pelayanan di luar jam buka FKTP maka peserta dapat dilayani di IGD Rumah Sakit untuk pelayanan medis dasar. 

“Pada keadaaan kegawatdaruratan, seluruh fasilitas kesehatan baik tingkat pertama maupun lanjutan wajib memberikan pelayanan penanganan pertama kepada peserta JKN-KIS. Selama peserta mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku, serta tindakan medis yang diperolehnya berdasarkan indikasi medis yang jelas berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, maka akan dijamin dan dilayani serta fasilitas kesehatan tidak diperkenankan menarik iur biaya dari peserta,” imbau Army 

Baca Juga:  Harga Anjlok, Petani Gemitir di Belok Sidan Menjerit

Oleh karenanya, para peserta JKN-KIS yang mudik diimbau selalu membawa Kartu JKN-KIS. “Penting diketahui bahwa pelayanan kesehatan tersebut hanya berlaku bagi peserta JKN-KIS dengan status kepesertaan aktif.

 Karena itu, mohon agar peserta memastikan telah membayar iuran dan disiplin membayar iuran agar status kepesertaannya selalu aktif. Untuk mengecek iuran peserta, dapat dilakukan melalui aplikasi Mobile JKN. Dalam Mobile JKN peserta juga dapat melihat daftar fasilitas kesehatan terdekat yang bisa dikunjungi saat membutuhkan pelayanan kesehatan,” jelasnya.

Untuk memastikan kelancaran peserta dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang diperlukan, BPJS Kesehatan juga telah meluncurkan Aplikasi Mudik BPJS Kesehatan yang dapat didownload secara gratis di Google Play Store untuk perangkat Android.

 Aplikasi tersebut menyediakan telepon penting, alamat kantor BPJS Kesehatan, fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan, tanya jawab BPJS Kesehatan, info BPJS Kesehatan, tips BPJS Kesehatan, lokasi-lokasi penting, serta media sosial BPJS Kesehatan.

Di samping itu, selama libur lebaran masyarakat juga tetap dapat menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 1500 400 yang beroperasi 24 jam termasuk hari minggu dan libur, untuk memperoleh informasi, melakukan pengaduan, melakukan konsultasi kesehatan, memperoleh pelayanan administrasi peserta JKN-KIS (mutasi dan aktivasi), pendaftaran peserta JKN-KIS, pendaftaran bayi baru lahir kategori PPU anak pertama sampai dengan anak ketiga dan bayi peserta PBI-APBN serta mengetahui perhitungan denda pelayanan.

 Kantor Cabang BPJS Kesehatan tertentu juga akan tetap beroperasi pada tanggal 11 sampai  20 Juni dari pukul 08.00 – 12.00.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/