alexametrics
25.4 C
Denpasar
Saturday, August 20, 2022

Masuk Zona Hijau, Hari Ini Jam Buka Pasar di Buleleng Diperpanjang

SINGARAJA – Sempat masuk zona merah selama beberapa bulan terakhir, Kabupaten Buleleng akhirnya masuk dalam zona aman. Kini Buleleng masuk dalam zona hijau penularan covid-19 di Pulau Bali.

Dengan predikat tersebut, kebijakan baru diterapkan Pemkab Buleleng. Terhitung sejak hari ini, pemerintah akan memberlakukan jam buka tutup usaha dari pukul 05.00 pagi hingga pukul 21.00 malam.

Pemerintah menyatakan tetap melakukan pengawasan dan kontrol secara ketat di lokasi-lokasi tersebut.

Pengelola maupun masyarakat yang beraktifitas di tempat-tempat usaha juga diminta mengikuti protokol kesehatan secara disiplin.

“Protokol kesehatan harus tetap dilakukan. Ini kesadaran yang harus dibangun. Jangan sampai terjadi penularan, apalagi kalau sampai pasar menjadi klaster penularan.

Baca Juga:  Ruang Lely dan Mahottama RSUD Buleleng Kembali Dibuka untuk Umum

Kalau nanti ada klaster penularan di pasar, ujung-ujungnya pasar bisa ditutup juga,” kata Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Buleleng Gede Suyasa.

Di sisi lain, GTPP Covid-19 Kabupaten Buleleng juga mengumumkan tambahan dua kasus terkonfirmasi positif baru. Kedua kasus itu diidentifikasi sebagai PDP-127 dan PDP-129.

Pasien dengan kode 127 berasal dari Kecamatan Seririt. Pasien ini semula datang ke RSUD Buleleng untuk memeriksakan kandungan. Dokter memutuskan melakukan rapid test.

Ternyata hasilnya reaktif. Selanjutnya tim medis merujuk pasien ke RS Pratama Giri Emas guna menjalani pengambilan sampel swab.

Setelah diuji di laboratorium, hasil swab pertama dinyatakan negative. Sedangkan hasil swab kedua dinyatakan positif.

Baca Juga:  Guru Besar UIN Harap Partai Golkar Angkat Isu Pendidikan

Selanjutnya pasien dengan kode 129 berasal dari Kecamatan Buleleng. Pasien ini semula hendak bekerja ke Jakarta. Ia memutuskan melakukan uji swab mandiri di RS PTN Unud.

Setelah dilakukan uji swab, ternyata hasilnya positif. Pasien ini pun mulai menjalani isolasi di RS Pratama Giri Emas pada Rabu (8/7) pagi.

Sekadar diketahui, saat ini secara kumulatif tercatat ada 104 orang pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Buleleng.

Dari 104 orang pasien itu, sebanyak 90 orang diantaranya telah dinyatakan sembuh. Kini masih tersisa 14 orang pasien yang harus menjalani perawatan medis. 



SINGARAJA – Sempat masuk zona merah selama beberapa bulan terakhir, Kabupaten Buleleng akhirnya masuk dalam zona aman. Kini Buleleng masuk dalam zona hijau penularan covid-19 di Pulau Bali.

Dengan predikat tersebut, kebijakan baru diterapkan Pemkab Buleleng. Terhitung sejak hari ini, pemerintah akan memberlakukan jam buka tutup usaha dari pukul 05.00 pagi hingga pukul 21.00 malam.

Pemerintah menyatakan tetap melakukan pengawasan dan kontrol secara ketat di lokasi-lokasi tersebut.

Pengelola maupun masyarakat yang beraktifitas di tempat-tempat usaha juga diminta mengikuti protokol kesehatan secara disiplin.

“Protokol kesehatan harus tetap dilakukan. Ini kesadaran yang harus dibangun. Jangan sampai terjadi penularan, apalagi kalau sampai pasar menjadi klaster penularan.

Baca Juga:  Wabup Datang, Pedagang Minta Pasar Lama Ditutup

Kalau nanti ada klaster penularan di pasar, ujung-ujungnya pasar bisa ditutup juga,” kata Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Buleleng Gede Suyasa.

Di sisi lain, GTPP Covid-19 Kabupaten Buleleng juga mengumumkan tambahan dua kasus terkonfirmasi positif baru. Kedua kasus itu diidentifikasi sebagai PDP-127 dan PDP-129.

Pasien dengan kode 127 berasal dari Kecamatan Seririt. Pasien ini semula datang ke RSUD Buleleng untuk memeriksakan kandungan. Dokter memutuskan melakukan rapid test.

Ternyata hasilnya reaktif. Selanjutnya tim medis merujuk pasien ke RS Pratama Giri Emas guna menjalani pengambilan sampel swab.

Setelah diuji di laboratorium, hasil swab pertama dinyatakan negative. Sedangkan hasil swab kedua dinyatakan positif.

Baca Juga:  Insiden Kampung Jawa Ada Unsur Sengaja? Ini Janji Kapolresta Denpasar

Selanjutnya pasien dengan kode 129 berasal dari Kecamatan Buleleng. Pasien ini semula hendak bekerja ke Jakarta. Ia memutuskan melakukan uji swab mandiri di RS PTN Unud.

Setelah dilakukan uji swab, ternyata hasilnya positif. Pasien ini pun mulai menjalani isolasi di RS Pratama Giri Emas pada Rabu (8/7) pagi.

Sekadar diketahui, saat ini secara kumulatif tercatat ada 104 orang pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Buleleng.

Dari 104 orang pasien itu, sebanyak 90 orang diantaranya telah dinyatakan sembuh. Kini masih tersisa 14 orang pasien yang harus menjalani perawatan medis. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/