alexametrics
28.7 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Nasabah KSP Sari Ajeg Mandiri Galau Tak Bisa Tarik Deposito, Kenapa?

RadarBali.com – Koperasi Sari Ajeg Mandiri (SAM) yang berlokasi di Jalan Sugriwa, Nomor 15 Tabanan mulai megap-megap.

Koperasi simpan pinjam (KSP) yang berdiri sejak 2003 ini gagal membayar kewajibannya kepada nasabah, baik dalam penarikan tabungan, maupun deposito.

Hal ini dirasakan Kepala Inspektorat Tabanan, I Gede Urip Gunawan. Dia mendatangi kantor koperasi tersebut kemarin (8/9) lantaran sang istri, Ni Komang Tri Rukmana tidak bisa mencairkan deposito sebesar Rp 61 juta.

“Mestinya cair September, kok manajer koperasi bilang uang tidak bisa cair,” aku Urip Gunawan, kemarin (8/9).

Dia menduga ada permasalahan keuangan di koperasi tersebut. Karena itu, dia berencana melaporkan hal ini kepada pihak kepolisian Senin (11/9) mendatang.

Baca Juga:  PLN Optimistis Ekosistem Kendaraan Listrik Makin Kondusif

“Sepertinya banyak masyarakat yang menjadi korban karena dana nasabah banyak yang tidak bisa cair,” terangnya. Hal sama dialami Wayan Ardika.

Nasabah asal Banjar Taman Sari, Desa Delod Peken, Tabanan juga tidak bisa mengambil tabungannya senilai Rp 15 juta.

Uang sebesar itu di tabung sejak 2006. “Saya mau ngambil uang tapi tidak bisa,” aku dia.



RadarBali.com – Koperasi Sari Ajeg Mandiri (SAM) yang berlokasi di Jalan Sugriwa, Nomor 15 Tabanan mulai megap-megap.

Koperasi simpan pinjam (KSP) yang berdiri sejak 2003 ini gagal membayar kewajibannya kepada nasabah, baik dalam penarikan tabungan, maupun deposito.

Hal ini dirasakan Kepala Inspektorat Tabanan, I Gede Urip Gunawan. Dia mendatangi kantor koperasi tersebut kemarin (8/9) lantaran sang istri, Ni Komang Tri Rukmana tidak bisa mencairkan deposito sebesar Rp 61 juta.

“Mestinya cair September, kok manajer koperasi bilang uang tidak bisa cair,” aku Urip Gunawan, kemarin (8/9).

Dia menduga ada permasalahan keuangan di koperasi tersebut. Karena itu, dia berencana melaporkan hal ini kepada pihak kepolisian Senin (11/9) mendatang.

Baca Juga:  Tak Kuasai Teknologi, 15 Kolam Budidaya Ikan di Klungkung Tak Optimal

“Sepertinya banyak masyarakat yang menjadi korban karena dana nasabah banyak yang tidak bisa cair,” terangnya. Hal sama dialami Wayan Ardika.

Nasabah asal Banjar Taman Sari, Desa Delod Peken, Tabanan juga tidak bisa mengambil tabungannya senilai Rp 15 juta.

Uang sebesar itu di tabung sejak 2006. “Saya mau ngambil uang tapi tidak bisa,” aku dia.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/