alexametrics
28.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Sipenmaru Gelombang I FKIK Unwar Diikuti 220 Peserta

 

DENPASAR, Radar Bali– Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa (FKIK Unwar) kembali menyelenggarakan Ujian Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (Sipenmaru) Gelombang I, Jumat, (9/4). Ujian ini dibagi menjadi 2 tahap. Tahap pertama berupa tes psikologi. Tahap kedua, Sabtu (10/4) berupa tes akademik dengan sistem CBT (Computer Based Test) di Gedung FKIK Unwar. Peserta yang mendaftar online sebanyak 291 orang dan peserta yang datang mengikuti tes psikologi sebanyak 220 orang.

 

Dekan FKIK Unwar dr. I Gusti Ngurah Anom Murdhana, Sp.FK., mengatakan minat calon mahasiswa baru menempuh pendidikan dokter di FKIK Unwar tahun ini mengalami peningkatan. Jumlah peserta yang mendaftar secara online pada gelombang I Tahun 2021 berjumlah 291 peserta. Paparnya, Jumat (9/4) diadakan tes psikologi untuk mengetahui minat, motivasi internal, dan kemampuan serta motivasi. “Karena di kedokteran yang penting adalah motivasi internal, bukan motivasi atau dorongan dari orang tua. Dilihat dari pengalaman, jika tanpa motivasi internal, mahasiswa tersebut akan keteteran saat kuliah di kedokteran,” ujarnya.

Baca Juga:  STMIK Bandung Bali Ajak Lulusan Ubah Pandemi Jadi Peluang dan Bangkit

Tes kemampuan akademik imbuhnya akan disusul tes kesehatan yang merupakan persyaratan nasional agar diketahui mahasiswa tidak ada cacat dan tidak menyalahgunakan narkoba. Wawancara menjadi tes pamungkas. Terangnya, secara nasional Dikti menentukan daya tampung FKIK Unwar, yakni 150 orang. Tahun lalu diterima 137 mahasiswa dan tahun ini diharapkan 150 kuota terpenuhi. 

Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK., mengatakan segala program yang dicanangkan oleh FKIK Unwar orientasinya adalah mutu. Dalam pelaksanaan pembelajaran, FKIK Unwar mengikuti rambu-rambu dalam kurikulum berbasis kompetensi. Apa yang digunakan sebagai indikator keberhasilan dan indikator mutu saat ini adalah kelulusan ujian kompetensi dokter. “Rata-rata kelulusan FKIK Unwar sudah mencapai diatas 93,7% dan ini dikatakan sangat membanggakan karena jauh di atas rata-rata nasional. Hal inilah yang juga dikatakan menjadi salah satu alasan lulusan SMA berminat mengambil pendidikan di FKIK Unwar,” ucapnya. (rba/ken)

Baca Juga:  Harga Pakan Ayam Naik, Peternak Tabanan Protes Keras, Bilang…

 


 

DENPASAR, Radar Bali– Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa (FKIK Unwar) kembali menyelenggarakan Ujian Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (Sipenmaru) Gelombang I, Jumat, (9/4). Ujian ini dibagi menjadi 2 tahap. Tahap pertama berupa tes psikologi. Tahap kedua, Sabtu (10/4) berupa tes akademik dengan sistem CBT (Computer Based Test) di Gedung FKIK Unwar. Peserta yang mendaftar online sebanyak 291 orang dan peserta yang datang mengikuti tes psikologi sebanyak 220 orang.

 

Dekan FKIK Unwar dr. I Gusti Ngurah Anom Murdhana, Sp.FK., mengatakan minat calon mahasiswa baru menempuh pendidikan dokter di FKIK Unwar tahun ini mengalami peningkatan. Jumlah peserta yang mendaftar secara online pada gelombang I Tahun 2021 berjumlah 291 peserta. Paparnya, Jumat (9/4) diadakan tes psikologi untuk mengetahui minat, motivasi internal, dan kemampuan serta motivasi. “Karena di kedokteran yang penting adalah motivasi internal, bukan motivasi atau dorongan dari orang tua. Dilihat dari pengalaman, jika tanpa motivasi internal, mahasiswa tersebut akan keteteran saat kuliah di kedokteran,” ujarnya.

Baca Juga:  Hasil Uji Pakan, Kualitas Daging Sapi Bali Dekati Kualitas Wagyu

Tes kemampuan akademik imbuhnya akan disusul tes kesehatan yang merupakan persyaratan nasional agar diketahui mahasiswa tidak ada cacat dan tidak menyalahgunakan narkoba. Wawancara menjadi tes pamungkas. Terangnya, secara nasional Dikti menentukan daya tampung FKIK Unwar, yakni 150 orang. Tahun lalu diterima 137 mahasiswa dan tahun ini diharapkan 150 kuota terpenuhi. 

Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK., mengatakan segala program yang dicanangkan oleh FKIK Unwar orientasinya adalah mutu. Dalam pelaksanaan pembelajaran, FKIK Unwar mengikuti rambu-rambu dalam kurikulum berbasis kompetensi. Apa yang digunakan sebagai indikator keberhasilan dan indikator mutu saat ini adalah kelulusan ujian kompetensi dokter. “Rata-rata kelulusan FKIK Unwar sudah mencapai diatas 93,7% dan ini dikatakan sangat membanggakan karena jauh di atas rata-rata nasional. Hal inilah yang juga dikatakan menjadi salah satu alasan lulusan SMA berminat mengambil pendidikan di FKIK Unwar,” ucapnya. (rba/ken)

Baca Juga:  UPDATE ! Persoalan Nasabah PT SGB Diarahkan ke Mediasi Dahulu

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/