alexametrics
28.7 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

So Sweet! Dari Teman Diskusi Saham Jadi Teman Hidup

GARAM di laut, asam di gunung, bertemu dalam belanga. Peribahasa Indonesia ini tepat menggambarkan perjalanan cinta Sunaryo (Ryo) dan Novylia, muda-mudi yang kini telah sah menjadi pasangan hidup. Diawali oleh kegemaran yang sama dalam berinvestasi saham, mereka awalnya bersua secara virtual di forum yang sebenarnya tidak ditujukan untuk berkenalan dan mencari jodoh (kamu tahu kan ada banyak sekali aplikasi kencan yang populer di Indonesia? Dan Stockbit bukan salah satunya). Namun, karena hidup telah menggariskan mereka harus bertemu di pelaminan, hal itupun terjadi jua.

 

Saat menerima kunjungan tim Stockbit di kediamannya di bilangan Jakarta Utara, Ryo mengisahkan bahwa aplikasi investasi saham ini punya andil besar dalam mengubah arah hidupnya. Sunaryo alias Ryo alias @Ray94 alias KokoSaham ini pertama kali menjadi pengguna forum sosial Stockbit di tahun 2015 karena ingin belajar saham dari pengguna-pengguna lain yang punya jam terbang lebih tinggi.

 

“Dari dulu saya menjadi pengguna Stockbit karena saya melihat di forum sosialnya (Stream) banyak kesempatan untuk bertukar pikiran yang bermanfaat,” kata Ryo.

 

Segala aktivitas belajar saham Ryo berjalan seperti normalnya hingga empat tahun kemudian, pada suatu hari di tahun 2019, ia dan para investor saham Stockbit Tanah Air mendengar desas-desus bahwa salah satu raksasa teknologi dunia berpeluang membangun pusat produksi di Indonesia. Kencang berhembus kabar ada salah satu perusahaan lokal yang akan digandeng sebagai mitra.

 

“Foreign inflow mantul. Mungkin Ipad dan macbook Apple akan diproduksi beneran di Indonesia melalui kerjasama antara PTSN dan Pegatron.. Whatever it is, closely watch $PTSN !” cuit Novylia yang punya nickname @novyliasaputro di forum sosial Stockbit kala itu.

 

Apa yang Novylia tuliskan tersebut ternyata memantik diskusi. @Ray94 membalas pandangan itu dengan analisis yang lebih panjang dari apa yang Novylia tuliskan. Dari saling berbalas pesan di forum, Ryo mengikuti intuisinya untuk membawa percakapan mereka lebih jauh. Meski menyadari kalau para pengguna Stockbit umumnya berdiskusi secara terbuka di forum, Ryo, yang mengaku baru pertama kali mengetahui perihal Novylia dari postingan di Stream, memberanikan diri untuk mengontak Novylia via Direct Message (DM).

Baca Juga:  Bangkitkan Potensi Inovasi Mahasiswa, BRI Gelar Creation Scholarship

 

“Setelah pembahasan mengenai isu tadi, saya langsung DM Novylia. Saya pun sempat ditanggapi agak dingin dan ia terlihat kurang berniat. Novylia bilang saya terlalu serius seperti dosen,” jelasnya.

 

Namun, mungkin namanya sudah niat, Ryo tidak mengibarkan bendera putih begitu saja. Seperti yang dinyanyikan oleh penyanyi asal Inggris, Florian Cloud de Bounevialle O’Malley Armstrong (Dido) dalam lagunya The White Flag, patut diduga Ryo mengulang-ulang lirik “There will be no white flag above my door. I’m in love and always will be” di kepalanya.

 

Fakta bahwa ia dan Novylia punya latar belakang keilmuan yang sama, yakni Akuntansi, membuatnya tidak terlalu sulit untuk menemukan topik-topik pembicaraan yang familiar. Ketika ditanya apa yang terjadi selanjutnya, sambil tersenyum, pria yang sehari-hari bekerja di sektor keuangan ini menjawab dengan lugas, “Setelah itu lanjut ke Whatsapp dan kami ketemuan.”

 

Dan seperti kisah dalam dongeng Cinderella, akhirnya Ryo sang Pangeran Tampan bertemu dengan gadis pujaan hatinya, Novylia, di pelaminan dengan diiringi harapan agar mereka bisa terus rukun, harmonis, dan saling menjadi support system untuk satu sama lain di berbagai aspek kehidupan.

 

“Cheers to more love & cuan in the future,” tulis Ryo kala membagikan kisahnya di Stockbit Stream pada tanggal 21 Desember 2021 silam.

Baca Juga:  Dukung Vaksinasi, BTN Salurkan CSR Ambulans untuk Poltekkes Denpasar

 

Bagi teman-teman yang mungkin sudah terbiasa membaca dongeng sejak kecil atau sering membacakan dongeng kepada adik-adik, keponakan-keponakan, ataupun anak-anak teman-teman sekalian, dongeng yang punya happy ending biasanya akan diakhiri begitu saja tanpa membahas apa yang terjadi kemudian.

 

Dalam kisah dongeng ala Ryo dan Novylia, mereka ingin menitipkan pesan bagi pasangan muda yang saat ini tengah belajar saham maupun yang sudah memutuskan bahwa berinvestasi saham merupakan salah satu strategi dalam perjalanan finansial mereka.

 

“Kalau mau investasi bareng-bareng, bagi-bagi pengeluarannya. Tentukan dulu berapa persen dari penghasilan yang akan diinvestasikan. Konsisten tiap bulan, misalnya setiap habis gajian. Dalam mengelola portofolio saham bersama, sebaiknya kedua pihak berdiskusi dulu sebelum ambil posisi. Analisis kelebihannya dulu. Analisis juga regulasi dan sentimen yang mendukung. Bagi-bagi tugas analisis saham sesuai pengetahuan yang dikuasai. Di Stockbit, ada fitur Push Notification yang sangat saya sukai karena saya bisa mendapatkan informasi secara real time mengenai corporate action dari emiten yang saya follow,” tuturnya.

Stockbit memfasilitasi para investor dan trader saham di Indonesia untuk saling berdiskusi di forum sosial (Stockbit Stream), memperoleh informasi yang relevan seputar pasar modal (Stockbit Snips), menggunakan tools analisis saham yang komprehensif (Stockbit Pro), belajar saham dari nol (Stockbit Academy), berlatih investasi saham dengan simulasi (Stockbit Virtual Trading), dan berinvestasi saham (Stockbit Sekuritas) di dalam satu aplikasi.

Visi kami adalah untuk menjadikan investasi saham mudah bagi para investor individu. Stockbit juga menaungi PT Bibit Tumbuh Bersama (Bibit.id) yang merupakan aplikasi investasi reksa dana dan Surat Berharga Negara (SBN) terdepan di Indonesia. (rba)



GARAM di laut, asam di gunung, bertemu dalam belanga. Peribahasa Indonesia ini tepat menggambarkan perjalanan cinta Sunaryo (Ryo) dan Novylia, muda-mudi yang kini telah sah menjadi pasangan hidup. Diawali oleh kegemaran yang sama dalam berinvestasi saham, mereka awalnya bersua secara virtual di forum yang sebenarnya tidak ditujukan untuk berkenalan dan mencari jodoh (kamu tahu kan ada banyak sekali aplikasi kencan yang populer di Indonesia? Dan Stockbit bukan salah satunya). Namun, karena hidup telah menggariskan mereka harus bertemu di pelaminan, hal itupun terjadi jua.

 

Saat menerima kunjungan tim Stockbit di kediamannya di bilangan Jakarta Utara, Ryo mengisahkan bahwa aplikasi investasi saham ini punya andil besar dalam mengubah arah hidupnya. Sunaryo alias Ryo alias @Ray94 alias KokoSaham ini pertama kali menjadi pengguna forum sosial Stockbit di tahun 2015 karena ingin belajar saham dari pengguna-pengguna lain yang punya jam terbang lebih tinggi.

 

“Dari dulu saya menjadi pengguna Stockbit karena saya melihat di forum sosialnya (Stream) banyak kesempatan untuk bertukar pikiran yang bermanfaat,” kata Ryo.

 

Segala aktivitas belajar saham Ryo berjalan seperti normalnya hingga empat tahun kemudian, pada suatu hari di tahun 2019, ia dan para investor saham Stockbit Tanah Air mendengar desas-desus bahwa salah satu raksasa teknologi dunia berpeluang membangun pusat produksi di Indonesia. Kencang berhembus kabar ada salah satu perusahaan lokal yang akan digandeng sebagai mitra.

 

“Foreign inflow mantul. Mungkin Ipad dan macbook Apple akan diproduksi beneran di Indonesia melalui kerjasama antara PTSN dan Pegatron.. Whatever it is, closely watch $PTSN !” cuit Novylia yang punya nickname @novyliasaputro di forum sosial Stockbit kala itu.

 

Apa yang Novylia tuliskan tersebut ternyata memantik diskusi. @Ray94 membalas pandangan itu dengan analisis yang lebih panjang dari apa yang Novylia tuliskan. Dari saling berbalas pesan di forum, Ryo mengikuti intuisinya untuk membawa percakapan mereka lebih jauh. Meski menyadari kalau para pengguna Stockbit umumnya berdiskusi secara terbuka di forum, Ryo, yang mengaku baru pertama kali mengetahui perihal Novylia dari postingan di Stream, memberanikan diri untuk mengontak Novylia via Direct Message (DM).

Baca Juga:  Airlangga Hartarto: Harga Vaksin Mandiri Segera Ditetapkan

 

“Setelah pembahasan mengenai isu tadi, saya langsung DM Novylia. Saya pun sempat ditanggapi agak dingin dan ia terlihat kurang berniat. Novylia bilang saya terlalu serius seperti dosen,” jelasnya.

 

Namun, mungkin namanya sudah niat, Ryo tidak mengibarkan bendera putih begitu saja. Seperti yang dinyanyikan oleh penyanyi asal Inggris, Florian Cloud de Bounevialle O’Malley Armstrong (Dido) dalam lagunya The White Flag, patut diduga Ryo mengulang-ulang lirik “There will be no white flag above my door. I’m in love and always will be” di kepalanya.

 

Fakta bahwa ia dan Novylia punya latar belakang keilmuan yang sama, yakni Akuntansi, membuatnya tidak terlalu sulit untuk menemukan topik-topik pembicaraan yang familiar. Ketika ditanya apa yang terjadi selanjutnya, sambil tersenyum, pria yang sehari-hari bekerja di sektor keuangan ini menjawab dengan lugas, “Setelah itu lanjut ke Whatsapp dan kami ketemuan.”

 

Dan seperti kisah dalam dongeng Cinderella, akhirnya Ryo sang Pangeran Tampan bertemu dengan gadis pujaan hatinya, Novylia, di pelaminan dengan diiringi harapan agar mereka bisa terus rukun, harmonis, dan saling menjadi support system untuk satu sama lain di berbagai aspek kehidupan.

 

“Cheers to more love & cuan in the future,” tulis Ryo kala membagikan kisahnya di Stockbit Stream pada tanggal 21 Desember 2021 silam.

Baca Juga:  Menko Airlangga: Vaksinasi Anak Akselerasi Sekolah Tatap Muka

 

Bagi teman-teman yang mungkin sudah terbiasa membaca dongeng sejak kecil atau sering membacakan dongeng kepada adik-adik, keponakan-keponakan, ataupun anak-anak teman-teman sekalian, dongeng yang punya happy ending biasanya akan diakhiri begitu saja tanpa membahas apa yang terjadi kemudian.

 

Dalam kisah dongeng ala Ryo dan Novylia, mereka ingin menitipkan pesan bagi pasangan muda yang saat ini tengah belajar saham maupun yang sudah memutuskan bahwa berinvestasi saham merupakan salah satu strategi dalam perjalanan finansial mereka.

 

“Kalau mau investasi bareng-bareng, bagi-bagi pengeluarannya. Tentukan dulu berapa persen dari penghasilan yang akan diinvestasikan. Konsisten tiap bulan, misalnya setiap habis gajian. Dalam mengelola portofolio saham bersama, sebaiknya kedua pihak berdiskusi dulu sebelum ambil posisi. Analisis kelebihannya dulu. Analisis juga regulasi dan sentimen yang mendukung. Bagi-bagi tugas analisis saham sesuai pengetahuan yang dikuasai. Di Stockbit, ada fitur Push Notification yang sangat saya sukai karena saya bisa mendapatkan informasi secara real time mengenai corporate action dari emiten yang saya follow,” tuturnya.

Stockbit memfasilitasi para investor dan trader saham di Indonesia untuk saling berdiskusi di forum sosial (Stockbit Stream), memperoleh informasi yang relevan seputar pasar modal (Stockbit Snips), menggunakan tools analisis saham yang komprehensif (Stockbit Pro), belajar saham dari nol (Stockbit Academy), berlatih investasi saham dengan simulasi (Stockbit Virtual Trading), dan berinvestasi saham (Stockbit Sekuritas) di dalam satu aplikasi.

Visi kami adalah untuk menjadikan investasi saham mudah bagi para investor individu. Stockbit juga menaungi PT Bibit Tumbuh Bersama (Bibit.id) yang merupakan aplikasi investasi reksa dana dan Surat Berharga Negara (SBN) terdepan di Indonesia. (rba)


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/