alexametrics
25.4 C
Denpasar
Monday, August 15, 2022

Transaksi Pakan Ternak di Area Terdampak Gunung Agung Turun Drastis

SEMARAPURA – Inisiatif pengungsi menjual ternak mereka saat Gunung Agung ditetapkan berstatus awas berdampak panjang.

Penjualan pakan ternak turun drastis. Seperti penjualan dedak. “Biasanya peternak dari Karangasem membeli dua ton dedak setiap minggu di tempat saya.

Tapi, sampai saat ini peternak di Karangasem yang terkena erupsi, belum berani beternak karena takut Gunung Agung kembali meletus,” kata Agus, pedagang dedak di Pasar Semarapura.

Pihaknya mengaku mengalami penurunan penjualan hingga 50 persen. Meski mengalami penurunan penjualan, harga dedak masih tetap normal.

Untuk satu kilogram dedak harganya berkisar Rp 3.000. “Sudah empat bulanan turun penjualan saya. Harganya tidak turun, masih seperti sebelum-sebelumnya,” bebernya. 

Baca Juga:  PDAM Badung Rawan Kebocoran Air, Ini Buktinya…


SEMARAPURA – Inisiatif pengungsi menjual ternak mereka saat Gunung Agung ditetapkan berstatus awas berdampak panjang.

Penjualan pakan ternak turun drastis. Seperti penjualan dedak. “Biasanya peternak dari Karangasem membeli dua ton dedak setiap minggu di tempat saya.

Tapi, sampai saat ini peternak di Karangasem yang terkena erupsi, belum berani beternak karena takut Gunung Agung kembali meletus,” kata Agus, pedagang dedak di Pasar Semarapura.

Pihaknya mengaku mengalami penurunan penjualan hingga 50 persen. Meski mengalami penurunan penjualan, harga dedak masih tetap normal.

Untuk satu kilogram dedak harganya berkisar Rp 3.000. “Sudah empat bulanan turun penjualan saya. Harganya tidak turun, masih seperti sebelum-sebelumnya,” bebernya. 

Baca Juga:  Astungkara…Sapi yang Dijual Murah Pengungsi Diupayakan Diganti

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/