alexametrics
25.8 C
Denpasar
Saturday, May 28, 2022

Sri Bebas Biaya Puluhan Juta Rupiah Berkat JKN-KIS

 

SINGARAJA, Radar Bali – Kehadiran program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) telah mendapatkan apresiasi yang tinggi dari seluruh masyarakat Indonesia, khususnya bagi Sri Setyaningsih.

Pasalnya, program yang diluncurkan pemerintah melalui BPJS Kesehatan sejak tahun 2014 tersebut telah memberikan jutaan manfaat kepada peserta sehingga membuka akses untuk kemudahan mendapatkan pelayanan kesehatan.

 

Pada bulan Maret 2019 yang lalu, Sri menceritakan bahwa dirinya sempat terjatuh di depan teras rumahnya.

Kala itu, dirinya mengaku saat berjalan masuk untuk kembali ke dalam rumah, ia terpeleset karena lantai licin akibat genangan air hujan dan akhirnya Sri kehilangan keseimbangan sehingga terjatuh secara perlahan.

 

“Setelah terjatuh, saya langsung dibawa ke kamar oleh cucu saya, kaki kiri saya tidak bisa digerakkan,” ucap Sri.

Baca Juga:  Optimalkan Pungut Pajak, Buleleng Gandeng Kementerian Keuangan

 

Keesokan harinya kaki sri terasa semakin sakit tak tertahankan, keluarganya pun menghubungi ambulance untuk membawanya ke rumah sakit agar dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Setelah diperiksa, dokter mengatakan bahwa tulang pangkal Sri patah dan harus segera dilakukan operasi.

Saat itu, perkiraan biaya untuk operasi, perawatan dan obat-obatan hampir mencapai Rp 90.000.000,-.

 

“Keluarga saya kebingungan akan biaya yang sangat besar, namun keresahaan tersebut sontak hilang karena saya telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS, yang mana seluruh biaya diitanggung penuh Program JKN-KIS yang diselenggarakan BPJS Kesehatan,” ujar Sri sambil tersenyum. 

 

Ia dan keluarga mengapresiasi hadirnya Program JKN-KIS di Negara Indonesia.

 

Baca Juga:  Nita Akui Program JKN-KIS Beri Jutaan Manfaat

“Tidak bisa saya bayangkan jika tidak ada JKN-KIS, uang dari mana saya dapatkan untuk biaya operasi patah tulang saya, saya sangat berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada BPJS Kesehatan karena telah menanggung penuh biaya operasi

 

Sri tercatat sebagai peserta Pekerja Bukan Penerima Upah kelas 2. Dari pengalaman yang ia ceritakan tersebut, dirinya pun mengimbau masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS agar segera mendaftarkan diri beserta anggota keluarga sebelum sakit.

Dan bagi masyarakat yang telah menjadi peserta, agar rutin membayar iuran setiap bulan agar terhindar dari penonaktifan peserta dan kartu selalu dapat digunakan ketika dibutuhkan.


 

SINGARAJA, Radar Bali – Kehadiran program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) telah mendapatkan apresiasi yang tinggi dari seluruh masyarakat Indonesia, khususnya bagi Sri Setyaningsih.

Pasalnya, program yang diluncurkan pemerintah melalui BPJS Kesehatan sejak tahun 2014 tersebut telah memberikan jutaan manfaat kepada peserta sehingga membuka akses untuk kemudahan mendapatkan pelayanan kesehatan.

 

Pada bulan Maret 2019 yang lalu, Sri menceritakan bahwa dirinya sempat terjatuh di depan teras rumahnya.

Kala itu, dirinya mengaku saat berjalan masuk untuk kembali ke dalam rumah, ia terpeleset karena lantai licin akibat genangan air hujan dan akhirnya Sri kehilangan keseimbangan sehingga terjatuh secara perlahan.

 

“Setelah terjatuh, saya langsung dibawa ke kamar oleh cucu saya, kaki kiri saya tidak bisa digerakkan,” ucap Sri.

Baca Juga:  Toko Modern Tumbuh Masif, DPRD Ingatkan Bisa Matikan Usaha Warga Lokal

 

Keesokan harinya kaki sri terasa semakin sakit tak tertahankan, keluarganya pun menghubungi ambulance untuk membawanya ke rumah sakit agar dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Setelah diperiksa, dokter mengatakan bahwa tulang pangkal Sri patah dan harus segera dilakukan operasi.

Saat itu, perkiraan biaya untuk operasi, perawatan dan obat-obatan hampir mencapai Rp 90.000.000,-.

 

“Keluarga saya kebingungan akan biaya yang sangat besar, namun keresahaan tersebut sontak hilang karena saya telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS, yang mana seluruh biaya diitanggung penuh Program JKN-KIS yang diselenggarakan BPJS Kesehatan,” ujar Sri sambil tersenyum. 

 

Ia dan keluarga mengapresiasi hadirnya Program JKN-KIS di Negara Indonesia.

 

Baca Juga:  Program JKN-KIS Beri Rasa Aman dan Ketenangan

“Tidak bisa saya bayangkan jika tidak ada JKN-KIS, uang dari mana saya dapatkan untuk biaya operasi patah tulang saya, saya sangat berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada BPJS Kesehatan karena telah menanggung penuh biaya operasi

 

Sri tercatat sebagai peserta Pekerja Bukan Penerima Upah kelas 2. Dari pengalaman yang ia ceritakan tersebut, dirinya pun mengimbau masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS agar segera mendaftarkan diri beserta anggota keluarga sebelum sakit.

Dan bagi masyarakat yang telah menjadi peserta, agar rutin membayar iuran setiap bulan agar terhindar dari penonaktifan peserta dan kartu selalu dapat digunakan ketika dibutuhkan.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/