Selasa, 30 Nov 2021
Radar Bali
Home / Ekonomi
icon featured
Ekonomi

P3M PMTH Poltekpar Bali Praktikum Espresso-Latte Art di Desa Celuk

18 Oktober 2021, 07: 45: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

P3M PMTH Poltekpar Bali Praktikum Espresso-Latte Art di Desa Celuk

ANTUSIAS: 30 orang kawula muda Desa Celuk, Gianyar ikuti pelatihan pembuatan dan pengemasan minuman kreasi berbasis kopi dan alkohol. (Istimewa)

Share this      

GIANYAR, radarbali.id - Sebagai destinasi tujuan wisata dunia, Bali memiliki berbagai potensi.

Dalam rangka menunjang pertumbuhan kepariwisataan Pulau Dewata, Prodi Manajemen Tata Hidang Politeknik Pariwisata Bali hadir memberi warna di Desa Celuk, Gianyar.

Dikenal dengan anugerah potensi alam yang memukau dan aktivitas pengrajin peraknya, Politeknik Pariwisata Bali berusaha meningkatkan kunjungan wisatawan, baik internasional maupun lokal ke Desa Celuk.

Baca juga: BRI Peduli Dorong Pariwisata Pulau Komodo lewat Bantuan Infrastruktur

Sadar potensi alam Desa Celuk masih bisa dikembangkan, Prodi Manajemen Tata Hidang menggelar kegiatan Pengabdian Masyarakat di Kecamatan Sukawati, Gianyar.

Pengabdian Masyarakat  Prodi Manajemen Tata Hidang tahap 1 yang digelar di Desa Celuk mengusung tema “Pendampingan Bidang Layanan Makanan dan Minuman di Era Adaptasi Kebiasaan Baru bagi Masyarakat Sadar Wisata di Desa Celuk”.

Pengabdian tahap 2 yang berlangsung Jumat (15/10) dan Sabtu (16/10) bertajuk “Pelatihan Dasar Barista dan Pembuatan Minuman kreasi untuk Membuka Peluang Usaha Baru bagi Kawula Muda di Desa Celuk, Gianyar”.

“Kegiatan PKM Prodi MTH tahap 2 Tahun 2021 ini akan berfokus dalam pelatihan dasar barista dan pembuatan minuman kreasi dalam upaya untuk meningkatkan jiwa kewirausahaan dalam membuka peluang usaha baru dan pengembangan sumber daya manusia bagi masyarakat, khususnya kawula muda Desa Celuk,” ucap Ketua Pelaksana PKM, Setyowati Ayu Widuri, SE.,M.Par.

Pelatihan ini dibuka langsung oleh Wakil Direktur 1 Politeknik Pariwisata Bali, Drs. I Wayan Muliana M.Ed didampingi oleh Ketua P3M, Drs. I Gusti Ngurah Agung Suprastayasa M.Ed. Secara simbolis pengabdian masyarakat tersebut ditandai dengan penyematan tanda pin bagi perwakilan peserta pelatihan.

Pelatihan PKM MTH Tahap 2 Tahun 2021 ini disambut dengan sangat baik oleh Perbekel Desa Celuk, I Nyoman Rupadana.

“Saya sangat berterima kasih kepada Poltekpar Bali yang sebelumnya mendampingi pelatihan di bidang layanan makanan dan minuman. Kegiatan PKM MTH Tahap 2 Tahun 2021 di Desa Celuk ini sangat membuka potensi sumber daya manusia. Diharapkan kegiatan pelatihan ini diikuti oleh peserta dengan baik dan dimanfaatkan dengan maksimal,” ucap Rupadana.

Diakuinya pelatihan dasar barista dan pembuatan minuman kreasi ini mampu meningkatkan jiwa wirausaha. Secara otomatis pelatihan oleh para dosen Program Studi Manajemen Tata Hidangan Politeknik Pariwisata Bali juga akan membuka peluang usaha baru yang menunjang kebangkitan sektor pariwisata Bali di masa pandemi Covid-19.

Pada pelatihan ini, I Nyoman Rupadana memaparkan Program Pengembangan Wirausaha di Desa Celuk. Materi kedua tentang Peran Kelompok Sadar Wisata dalam Pengembangan Potensi Masyarakat dalam Berwirausaha di Desa Celuk, Sukawati disampaikan Wayan Adi Mataram.

Materi ketiga tentang Barista Dasar disampaikan Lidjah Magdalena Massenga.,SE.,M.Par dan Ni Putu Ariesta Budiani, A.Par.M.Erg. Bali Local Alcoholic Beverages Control sebagai materi keempat dijabarkan I Putu Wiartha Suhita.

Di hari kedua digelar Praktikum Pembuatan Espresso, Latte Art, dan Pembuatan serta Pengemasan Minuman Kreasi berbasis Kopi dan Alkohol.

30 orang kawula muda Desa Celuk, Gianyar yang menerima pelatihan ini menyambut baik dan sangat antusias. Mereka mengaku mendapatkan banyak pelajaran berharga dari kegiatan PKM Prodi Prodi Manajemen Tata Hidang Politeknik Pariwisata Bali. (rba)

(rb/ken/pra/JPR)




 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia