alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, May 24, 2022

Pulihkan Ekonomi Jembrana, Bupati Tamba Buka Keran Investasi

NEGARA – Pandemi Covid-19 yang melanda dunia sejak 2020 membuat perekonomian merosot. Tidak terkecuali Jembrana.

Sehingga salah satu agenda Bupati Jembrana I Nengah Tamba pasca menjabat adalah fokus penanganan covid-19 serta pemulihan ekonomi.

Salah satu langkah cepat adalah membuka keran investasi masuk ke Jembrana agar ekonomi masyarakat cepat pulih.

 “Jembrana sangat terbuka bagi pengusaha untuk berinvestasi,” jelas Bupati Tamba. Komitmen menggelar karpet merah

untuk investasi di Jembrana tersebut juga selalu disampaikannya diberbagai kesempatan bertemu dengan pengusaha baik lokal maupun nasional.

Karena menurut bupati, Jembrana memiliki potensi yang masih sangat terbuka untuk digarap. Mulai sektor pertanian, perikanan didukung dengan ketersediaan lahan dan tenaga kerja yang memadai.

Baca Juga:  BRI Fasilitasi Kredit Joint Borrower Bagi Pertamina Grup

“Semua potensi yang ada harus dimaksimalkan kita garap untuk memajukan perekonomian Jembrana,” terangnya.

- Advertisement -

Terkait penanganan covid-19, berbagai langkah konkret juga sudah diupayakan guna menekan penyebaran.

Di antaranya, ketersediaan mobil swab test keliling untuk mempercepat pengambilan sampel.

Serta terbaru, RSU Negara juga sudah memiliki laboratorium PCR lengkap dengan dokter konsultan dan tenaga analis terlatih.

“Keberadaan laboratorium ini penting untuk kecepatan mengetahui hasil testing. Selama ini kita harus mengirim sampel ke Denpasar, tentu lebih lama hasilnya. Sekarang tidak lagi, cukup dilakukan di Jembrana,” paparnya.

Disamping itu, vaksinasi Covid-19 juga dikebut. Termasuk melakukan testing sebanyak-banyaknya didaerah mobilitas tinggi serta kantong kantong penduduk melalui pelaksanaan gebyar vaksinasi. 

Baca Juga:  APBD Jembrana Tahun Depan Ditarget Rp 1 Triliun Lebih

“Sesuai target juli ini kita ingin serapan vaksinasi ke masyarakat tercapai 70 persen. Ini juga mempercepat kekebalan kelompok (agar terlindung dari ancaman Covid-19,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, bupati menyampaikan guna mewujudkan tata kelola serta pelayanan kemasyarakat lebih baik, juga berkomitmen untuk bekerja lebih cepat.

Termasuk mendorong OPD untuk berinovasi, bekerja lebih cepat sesuai visi Nangun Sad Kerti Loka Jembrana serta mewujudkan masyarakat Jembrana yang bahagia.

 

- Advertisement -

NEGARA – Pandemi Covid-19 yang melanda dunia sejak 2020 membuat perekonomian merosot. Tidak terkecuali Jembrana.

Sehingga salah satu agenda Bupati Jembrana I Nengah Tamba pasca menjabat adalah fokus penanganan covid-19 serta pemulihan ekonomi.

Salah satu langkah cepat adalah membuka keran investasi masuk ke Jembrana agar ekonomi masyarakat cepat pulih.

 “Jembrana sangat terbuka bagi pengusaha untuk berinvestasi,” jelas Bupati Tamba. Komitmen menggelar karpet merah

untuk investasi di Jembrana tersebut juga selalu disampaikannya diberbagai kesempatan bertemu dengan pengusaha baik lokal maupun nasional.

Karena menurut bupati, Jembrana memiliki potensi yang masih sangat terbuka untuk digarap. Mulai sektor pertanian, perikanan didukung dengan ketersediaan lahan dan tenaga kerja yang memadai.

Baca Juga:  Sasar Pasar Kelas Premium, Toyota Rilis New Alphard dan New Vellfire

“Semua potensi yang ada harus dimaksimalkan kita garap untuk memajukan perekonomian Jembrana,” terangnya.

Terkait penanganan covid-19, berbagai langkah konkret juga sudah diupayakan guna menekan penyebaran.

Di antaranya, ketersediaan mobil swab test keliling untuk mempercepat pengambilan sampel.

Serta terbaru, RSU Negara juga sudah memiliki laboratorium PCR lengkap dengan dokter konsultan dan tenaga analis terlatih.

“Keberadaan laboratorium ini penting untuk kecepatan mengetahui hasil testing. Selama ini kita harus mengirim sampel ke Denpasar, tentu lebih lama hasilnya. Sekarang tidak lagi, cukup dilakukan di Jembrana,” paparnya.

Disamping itu, vaksinasi Covid-19 juga dikebut. Termasuk melakukan testing sebanyak-banyaknya didaerah mobilitas tinggi serta kantong kantong penduduk melalui pelaksanaan gebyar vaksinasi. 

Baca Juga:  Pasang Pipa Induk, Dirut PDAM Mulai Berkantor di Nusa Penida

“Sesuai target juli ini kita ingin serapan vaksinasi ke masyarakat tercapai 70 persen. Ini juga mempercepat kekebalan kelompok (agar terlindung dari ancaman Covid-19,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, bupati menyampaikan guna mewujudkan tata kelola serta pelayanan kemasyarakat lebih baik, juga berkomitmen untuk bekerja lebih cepat.

Termasuk mendorong OPD untuk berinovasi, bekerja lebih cepat sesuai visi Nangun Sad Kerti Loka Jembrana serta mewujudkan masyarakat Jembrana yang bahagia.

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/