alexametrics
26.5 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

40 TKM Binaan Kemnaker Unjuk Kebolehan di Bali

BADUNG – Sekitar 40 kelompok usaha tenaga kerja mandiri (TKM) binaan Kementerian Ketenagakerjaan mengikuti expo atau pameran produk hasil pemberdayaan TKM di BNDCC, Nusa Dua, Badung, Bali, Selasa (19/11). 

Widi Wijanarko, Kepala Seksi Pengembangan TKM mengatakan, mereka berasal dari seluruh Indonesia. 

Dari 40 kelompok, lima Kelompok berasal dari Bali dan sisanya dari daerah-daerah lain.  Widi menuturkan, expo ini merupakan tahapan ketiga dari pemberdayaan TKM. 

Mulanya, kelompok usaha ini diberi bantuan saran usaha dan pembekalan. Hal tersbeut meliputi saran apa saja yang bisa dikerjakan di daerah masing-masing. 

Kemudian diberi bantuan fasilitas apa saja yang dibutuhkan untuk mengerjakan produk tersebut.

“Setelah diberdayakan dan ada hasilnya kita tingkatkan Bimtek kelembagaan dengan membentuk kelompok. 

Baca Juga:  Tampil Beda! JNE Resmikan Seragam Kurir Karya Ario Anindito

Kita minta bukti produk mereka. Kemudian produknya dipamerkan di expo,” katanya di sela-sela Expo, Selasa (19/11).

Ia menuturkan, kelompok TKM binaan Kemenaker pada tahun 2019 mencapai 1.600 kelompok. Kemudian pada tahun 2018 sekitar 800 kelompok.

Program tenaga kerja mandiri merupakan salah satu program unggulan Kementerian Tenaga Kerja untuk memperluas kesempatan kerja bagi tenaga kerja formal dan informal. 

Jadi, untuk memberdayakan masyarakat yang menganggur agar mendapat pekerjaan dengan cara wisarusaha. (rba)



BADUNG – Sekitar 40 kelompok usaha tenaga kerja mandiri (TKM) binaan Kementerian Ketenagakerjaan mengikuti expo atau pameran produk hasil pemberdayaan TKM di BNDCC, Nusa Dua, Badung, Bali, Selasa (19/11). 

Widi Wijanarko, Kepala Seksi Pengembangan TKM mengatakan, mereka berasal dari seluruh Indonesia. 

Dari 40 kelompok, lima Kelompok berasal dari Bali dan sisanya dari daerah-daerah lain.  Widi menuturkan, expo ini merupakan tahapan ketiga dari pemberdayaan TKM. 

Mulanya, kelompok usaha ini diberi bantuan saran usaha dan pembekalan. Hal tersbeut meliputi saran apa saja yang bisa dikerjakan di daerah masing-masing. 

Kemudian diberi bantuan fasilitas apa saja yang dibutuhkan untuk mengerjakan produk tersebut.

“Setelah diberdayakan dan ada hasilnya kita tingkatkan Bimtek kelembagaan dengan membentuk kelompok. 

Baca Juga:  Genjot Produksi dan Amankan Plasma Nutfah, Sapi Betina Dapat Asuransi

Kita minta bukti produk mereka. Kemudian produknya dipamerkan di expo,” katanya di sela-sela Expo, Selasa (19/11).

Ia menuturkan, kelompok TKM binaan Kemenaker pada tahun 2019 mencapai 1.600 kelompok. Kemudian pada tahun 2018 sekitar 800 kelompok.

Program tenaga kerja mandiri merupakan salah satu program unggulan Kementerian Tenaga Kerja untuk memperluas kesempatan kerja bagi tenaga kerja formal dan informal. 

Jadi, untuk memberdayakan masyarakat yang menganggur agar mendapat pekerjaan dengan cara wisarusaha. (rba)


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/