alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, August 17, 2022

Sambut Hari Raya Nyepi, Pemerintah Jamin Stok Pangan Aman

SINGARAJA – Pemerintah memastikan stok pangan di Kabupaten Buleleng dalam kondisi aman.

Ketersediaan stok pangan dan kebutuhan pokok itu, akan diawasi secara simultan oleh pemerintah. Mengantisipasi potensi meningkatnya inflasi dalam beberapa bulan kedepan.

Kemarin Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) melakukan pertemuan membahas pengendalian inflasi di Buleleng.

Mengingat potensi inflasi cukup besar dalam beberapa bulan kedepan. Terutama jelang hari raya Nyepi, Ramadhan dan Idul Fitri.

Saat ini TPID akan fokus melakukan pengendalian terhadap kebutuhan bahan pokok. Sebab, hasil identifikasi TPID bahan pokok akan memberikan kontribusi besar pada inflasi dalam kurun waktu Maret-Mei mendatang.

Sebab kebutuhan pangan untuk hari raya cukup besar. “Kami akan sampaikan edaran agar beli secara wajar dan berlebihan. Kami juga akan lakukan inspeksi dan pengawasan ke distributor.

Baca Juga:  Bersiap Tutup Total Sambut Nyepi, Padangbai Diserbu Pemudik Nyepi

Agar mereka tidak melakukan penimbunan stok. Sebab beberapa bulan kedepan kan hari raya berturut-turut,” kata Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Buleleng Ni Made Rousmini.

Khusus ketersediaan bahan pokok, Rousmini menyebut stok pangan di Buleleng masih aman. Khusus untuk komoditas beras, masih tersedia di Gudang Bulog Tangguwisia.

Stok yang tersedia disebut masih aman hingga enam bulan mendatang. Sementara untuk bahan pokok lainnya, seperti cabai, bawang merah, dan bawang putih, juga dipastikan aman.

“Cabai dan bawang kan kita sudah produksi di dalam daerah. Informasi dari Dinas Pertanian, pasokannya juga stabil. Jadi kami harap ini bisa menjaga harga pangan di Buleleng,” tukas Rousmini. 



SINGARAJA – Pemerintah memastikan stok pangan di Kabupaten Buleleng dalam kondisi aman.

Ketersediaan stok pangan dan kebutuhan pokok itu, akan diawasi secara simultan oleh pemerintah. Mengantisipasi potensi meningkatnya inflasi dalam beberapa bulan kedepan.

Kemarin Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) melakukan pertemuan membahas pengendalian inflasi di Buleleng.

Mengingat potensi inflasi cukup besar dalam beberapa bulan kedepan. Terutama jelang hari raya Nyepi, Ramadhan dan Idul Fitri.

Saat ini TPID akan fokus melakukan pengendalian terhadap kebutuhan bahan pokok. Sebab, hasil identifikasi TPID bahan pokok akan memberikan kontribusi besar pada inflasi dalam kurun waktu Maret-Mei mendatang.

Sebab kebutuhan pangan untuk hari raya cukup besar. “Kami akan sampaikan edaran agar beli secara wajar dan berlebihan. Kami juga akan lakukan inspeksi dan pengawasan ke distributor.

Baca Juga:  Potensi Perikanan di Laut Nusa Penida Mulai Dilirik Balai Riset

Agar mereka tidak melakukan penimbunan stok. Sebab beberapa bulan kedepan kan hari raya berturut-turut,” kata Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Buleleng Ni Made Rousmini.

Khusus ketersediaan bahan pokok, Rousmini menyebut stok pangan di Buleleng masih aman. Khusus untuk komoditas beras, masih tersedia di Gudang Bulog Tangguwisia.

Stok yang tersedia disebut masih aman hingga enam bulan mendatang. Sementara untuk bahan pokok lainnya, seperti cabai, bawang merah, dan bawang putih, juga dipastikan aman.

“Cabai dan bawang kan kita sudah produksi di dalam daerah. Informasi dari Dinas Pertanian, pasokannya juga stabil. Jadi kami harap ini bisa menjaga harga pangan di Buleleng,” tukas Rousmini. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/