alexametrics
28.7 C
Denpasar
Monday, August 8, 2022

Catat Sejarah! Harga Kakao Tembus Rp90 Ribu Per Kg, Tertinggi Selama 10 Tahun

Seperti diketahui sebelumnya harga biji kakao jenis ini berkisar antara Rp 37 ribu-Rp 45 ribu per kilogram.

Meskipun harga biji kakao mengalami lonjakan hingga lebih dari 100 persen, Suparman mengakui permintaan kakao dari pasar eksport juga mengalami peningkatan sejak masa pandemi covid-19 lalu.

Adapun peningkatan yang dialami mencapai di atas 25 persen, untuk pasar ekspor maupun pasar lokal.

“Peningkatan terjadi sejak tahun 2021 lalu, tahun 2021 saja, permintaan mencapai 10 ton lebih, untuk pasar lokal dan pasar ekspor, sehingga jika dikalkulasikan, peningkatan permintaan lebih dari 20 persen,” ucapnya.

Dari sisi pasar ekspor, Suparman mengaku beberapa negara yang menjadi pasar utama biji kakao asal Bali, yakni Belanda, Prancis, dan Jepang. Pengiriman kakao dari Bali ke negara-negara tersebut dilakukan secara kontinyu.

Baca Juga:  Sosialisasi Tol Gilimanuk-Mengwi di Tabanan Tinggal Dua Kecamatan

“Pengiriman ke negara-negara tersebut kami lakukan rutin setahun sekali dengan jumlah yang bervariasi, tergantung pada kebutuhan kakao dari negara tersebut,” tandasnya. (uli)



Seperti diketahui sebelumnya harga biji kakao jenis ini berkisar antara Rp 37 ribu-Rp 45 ribu per kilogram.

Meskipun harga biji kakao mengalami lonjakan hingga lebih dari 100 persen, Suparman mengakui permintaan kakao dari pasar eksport juga mengalami peningkatan sejak masa pandemi covid-19 lalu.

Adapun peningkatan yang dialami mencapai di atas 25 persen, untuk pasar ekspor maupun pasar lokal.

“Peningkatan terjadi sejak tahun 2021 lalu, tahun 2021 saja, permintaan mencapai 10 ton lebih, untuk pasar lokal dan pasar ekspor, sehingga jika dikalkulasikan, peningkatan permintaan lebih dari 20 persen,” ucapnya.

Dari sisi pasar ekspor, Suparman mengaku beberapa negara yang menjadi pasar utama biji kakao asal Bali, yakni Belanda, Prancis, dan Jepang. Pengiriman kakao dari Bali ke negara-negara tersebut dilakukan secara kontinyu.

Baca Juga:  Satu Calon Bendesa Gugur, Calon Lain Tolak Musyawarah Perwakilan

“Pengiriman ke negara-negara tersebut kami lakukan rutin setahun sekali dengan jumlah yang bervariasi, tergantung pada kebutuhan kakao dari negara tersebut,” tandasnya. (uli)


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/