alexametrics
26.8 C
Denpasar
Monday, June 27, 2022

Poltekpar Bali Gelar Job Fair: Tourism & Hospitality Career Fair 2022

NUSA DUA, Radar Bali – Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Bali menggelar Job Fair dengan nama Tourism & Hospitality Career Fair 2022. Job Fair tersebut dibuka secara resmi oleh Direktur Poltekpar Bali Ida Bagus Putu Puja di Gedung Mice Widyatula Politeknik Pariwisata Bali, Nusa Dua, Badung, Sabtu (21/5).

 

Bursa Kerja atau Job Fair yang digelar selama dua hari pada Sabtu (21/5) dan Minggu (22/5) tersebut, merupakan kerjasama Poltekpar Bali dengan perusahaan operasional dan manajemen hospitality asal Amerika Serikat, yakni The Rising Experiences.

 

Dijelaskan oleh Direktur Poltekpar Bali Ida Bagus Putu Puja, job fair ini digelar oleh Mahasiswa semester VI kelas A dan B Program Studi D4 Manajemen Konvensi dan Perhelatan Poltekpar Bali.

 

Ditambahkan Putu Puja, ada 5 exhibitor dalam job fair ini. Masing-masing The Rising Experience, Cultural Homestay International (CHI) dan 3 group hotel, yakni Omnii Hotels and Resort, The Chiles Group, dan Wintergreen Resort.

 

Hadir juga dalam pembukaan tersebut, CEO of Rising Experiences Yadi Iqbal, Kimberly Areto (Program Director of Cultural Homestay International (CHI)), Christopher James (Executives Chef of OMNI Hotels and Resorts), Martin Lake (Coorperate Director of Talent Recruiter of OMNI Hotels and Resorts), Sarah Thorp (Director of Recruiter Of Wintergreen Resort), dan Robert Baugh (Chief Operating Officer (COO) of The Chiles Group Restaurants).

 

“Kegiatan ini dalam rangka kita berkolaborasi dan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melaksanakan training dan seleksi untuk bekerja ke luar negeri. Terutama mahasiswa yang sudah lulus. Karena saat ini pariwisata Bali belum pulih. Sehingga kita sarankan mencari pekerjaan di luar (negeri),” jelas Direktur Poltekpar Bali Ida Bagus Putu Puja kepada wartawan sebelum pembukaan.

 

Mengenai target sendiri, Puja mengatakan, program ini tidak hanya untuk mahasiswa Poltekpar Bali. Namun juga dengan Perguruan Tinggi Negeri Pariwisata (PTNP) di bawah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang lain, serta Universitas dan Sekolah Tinggi Pariwisata Negeri maupun Swasta yang ada di Bali.

 

“Secara target angka memang tidak ada. Namun, kita memberikan peluang bagi generasi muda untuk meniti karir di luar negeri. Dan kita berusaha menambah hotel-hotel untuk kerja sama. Selain Amerika kita juga bekerjasama dengan hotel-hotel di Swiss, Jepang, Jerman dan Belanda,” imbuhnya.

 

Sementara Ketua Prodi Manajemen Konvensi dan Perhelatan Poltekpar Bali Ketut Arjaya menambahkan, dalam even ini, selain sosialiasi dan informasi mengenai hotel-hotel di Amerika untuk mahasiswa yang akan magang, juga ada pendalaman bahasa Inggris dan lainnya.

 

“Dari even ini harapannya banyak mahasiswa kita melakukan magang di Amerika, sehingga bisa memperdalam bahasa Inggris, mengetahui culture (budaya), bersosialisasi dan tentunya dibayar di sana. Jadi, sekaligus even ini adalah praktek bagi mahasiswa,” terang Arjaya didampingi Ketua Panitia Cokorda Karen Angela.

 

Sedangkan CEO of  Rising Experiences Yadi Iqbal memberikan apresiasi kepada Poltekpar Bali atas digelarnya even Job Fair ini setelah masa-masa sulit pariwisata Bali di era pandemi Covid-19.

 

“Senang bisa kembali ke kampus ini. Dan kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh civitas Politeknik Pariwisata Bali atas even ini. Karena ini bagian usaha kita untuk kembali membangun pariwisata Bali, dengan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk magang ke luar negeri. Khususnya ke Amerika Serikat,” ujar Yadi saat sambutan dalam pembukaan.

 

Pada bagian lain, sebagai visitor dalam job fair ini, selain dari Poltekpar Bali adalah mahasiswa dan mahasiswi asal Poltekpar Bandung, Medan, Palembang, Makassar, Lombok serta sejumlah perguruan tinggi di Bali.

 

Untuk agenda hari kedua sendiri pada Minggu (22/5), selain pameran dan informasi seputar hotel-hotel peserta job fair, juga akan dilakukan seleksi dan rekrutmen bagi mahasiswa yang akan training dan magang di luar negeri. (rba/han)



NUSA DUA, Radar Bali – Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Bali menggelar Job Fair dengan nama Tourism & Hospitality Career Fair 2022. Job Fair tersebut dibuka secara resmi oleh Direktur Poltekpar Bali Ida Bagus Putu Puja di Gedung Mice Widyatula Politeknik Pariwisata Bali, Nusa Dua, Badung, Sabtu (21/5).

 

Bursa Kerja atau Job Fair yang digelar selama dua hari pada Sabtu (21/5) dan Minggu (22/5) tersebut, merupakan kerjasama Poltekpar Bali dengan perusahaan operasional dan manajemen hospitality asal Amerika Serikat, yakni The Rising Experiences.

 

Dijelaskan oleh Direktur Poltekpar Bali Ida Bagus Putu Puja, job fair ini digelar oleh Mahasiswa semester VI kelas A dan B Program Studi D4 Manajemen Konvensi dan Perhelatan Poltekpar Bali.

 

Ditambahkan Putu Puja, ada 5 exhibitor dalam job fair ini. Masing-masing The Rising Experience, Cultural Homestay International (CHI) dan 3 group hotel, yakni Omnii Hotels and Resort, The Chiles Group, dan Wintergreen Resort.

 

Hadir juga dalam pembukaan tersebut, CEO of Rising Experiences Yadi Iqbal, Kimberly Areto (Program Director of Cultural Homestay International (CHI)), Christopher James (Executives Chef of OMNI Hotels and Resorts), Martin Lake (Coorperate Director of Talent Recruiter of OMNI Hotels and Resorts), Sarah Thorp (Director of Recruiter Of Wintergreen Resort), dan Robert Baugh (Chief Operating Officer (COO) of The Chiles Group Restaurants).

 

“Kegiatan ini dalam rangka kita berkolaborasi dan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melaksanakan training dan seleksi untuk bekerja ke luar negeri. Terutama mahasiswa yang sudah lulus. Karena saat ini pariwisata Bali belum pulih. Sehingga kita sarankan mencari pekerjaan di luar (negeri),” jelas Direktur Poltekpar Bali Ida Bagus Putu Puja kepada wartawan sebelum pembukaan.

 

Mengenai target sendiri, Puja mengatakan, program ini tidak hanya untuk mahasiswa Poltekpar Bali. Namun juga dengan Perguruan Tinggi Negeri Pariwisata (PTNP) di bawah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang lain, serta Universitas dan Sekolah Tinggi Pariwisata Negeri maupun Swasta yang ada di Bali.

 

“Secara target angka memang tidak ada. Namun, kita memberikan peluang bagi generasi muda untuk meniti karir di luar negeri. Dan kita berusaha menambah hotel-hotel untuk kerja sama. Selain Amerika kita juga bekerjasama dengan hotel-hotel di Swiss, Jepang, Jerman dan Belanda,” imbuhnya.

 

Sementara Ketua Prodi Manajemen Konvensi dan Perhelatan Poltekpar Bali Ketut Arjaya menambahkan, dalam even ini, selain sosialiasi dan informasi mengenai hotel-hotel di Amerika untuk mahasiswa yang akan magang, juga ada pendalaman bahasa Inggris dan lainnya.

 

“Dari even ini harapannya banyak mahasiswa kita melakukan magang di Amerika, sehingga bisa memperdalam bahasa Inggris, mengetahui culture (budaya), bersosialisasi dan tentunya dibayar di sana. Jadi, sekaligus even ini adalah praktek bagi mahasiswa,” terang Arjaya didampingi Ketua Panitia Cokorda Karen Angela.

 

Sedangkan CEO of  Rising Experiences Yadi Iqbal memberikan apresiasi kepada Poltekpar Bali atas digelarnya even Job Fair ini setelah masa-masa sulit pariwisata Bali di era pandemi Covid-19.

 

“Senang bisa kembali ke kampus ini. Dan kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh civitas Politeknik Pariwisata Bali atas even ini. Karena ini bagian usaha kita untuk kembali membangun pariwisata Bali, dengan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk magang ke luar negeri. Khususnya ke Amerika Serikat,” ujar Yadi saat sambutan dalam pembukaan.

 

Pada bagian lain, sebagai visitor dalam job fair ini, selain dari Poltekpar Bali adalah mahasiswa dan mahasiswi asal Poltekpar Bandung, Medan, Palembang, Makassar, Lombok serta sejumlah perguruan tinggi di Bali.

 

Untuk agenda hari kedua sendiri pada Minggu (22/5), selain pameran dan informasi seputar hotel-hotel peserta job fair, juga akan dilakukan seleksi dan rekrutmen bagi mahasiswa yang akan training dan magang di luar negeri. (rba/han)



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/