alexametrics
26.5 C
Denpasar
Sunday, August 14, 2022

Berkat Bold Riders, Monjali Cafe Bisa Bayar Gaji Selama Pandemi

DENPASAR – Pandemi Covid – 19 membuat sejumlah tempat usaha pendukung sektor pariwisata di Bali menghentikan operasionalnya.

Namun, ada juga sejumlah usaha seperti kafe masih tetap hidup di saat corona ‘membunuh’ tempat usaha di semua sektor pariwisata di Pulau Dewata.

Satu di antara sedikit tempat usaha yang masih bertahan adalah Monjali Cafe Bali yang berada di Jalan Mahendradatta Denpasar. Di tempat ini usaha tersebut masih tetap jalan berkat adanya komunitas motor yang jadi langganannya.

“Di kafe kami ada tempat cuci motor, nah cuci motor ini yang selalu buka karena ada komunitas motor yang selalu kesana,” kata Owner Monjali Cafe Bali Nyoman Hendy, Sabtu (20/6).

Kehadiran sejumlah komunitas salah satunya Bold Riders inilah yang membuat tempat ini bisa bayar gaji karyawan saat pandemi.

Menurutnya, ada banyak komunitas motor yang rutin berkunjung ke Monjali Cafe. Seperti anjuran pemerintah, Monjali Cafe juga menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Baca Juga:  Empat Koperasi Bumi Serombotan Diguyur Rp 125 juta

Seperti jaga jarak, penggunaan masker, hingga penyediaan tempat cuci tangan. “Keberadaan komunitas motor seperti Bold Riders berpengaruh sekali dalam menghidupkan

penjualan kafe di saat pandemi seperti ini. Beberapa komunitas lain juga menjadi pelanggan kami,” urai pemilik kafe yang buka sejak tahun 2015 ini.

Koordinator Bold Riders Bali Eric Hendrawan mengatakan, banyak komunitas motor dari Bold Riders yang menjadikan kafe sebagai tempat nongkrong mereka, termasuk di Monjali Cafe Bali.

Sejumlah komunitas Bold Riders yang sering datang ke lokasi ini kata dia seperti Dewata Rockers, CBR Riders Club, ada juga Xabre of Dewata.

“Komunitas dan venue ini sebetulnya lingkaran yang nggak boleh terputus,” kata Eric. Eric menuturkan, khusus untuk di Monjali Cafe, hampir setiap acara Bold Riders Bali selalu menggunakan kafe ini.

Baca Juga:  [Lega] Hasil Uji Swab 128 Warga di Serokadan Bangli Akhirnya Negatif

Seperti saat ulang tahun klub motor, termasuk kopdar rutin. “Komunitas merasa nyaman karena venue mendukung apa yang

komunitas karyakan ke sana. Jadi ini peluang bagus bagi venue yang mau berkolaborasi dengan komunitas motor,” tuturnya.

Selain Monjali Cafe Bali, tempat usaha lain yang turut terbantu keberadaan komunitas adalah Warung Gubuk Raja, sebuah kafe yang dijadikan jujugan para gamers Bali.

Di tempat ini para gamers disediakan fasilitas lengkap untuk ‘ngegame’, seperti tempat duduk yang representatif hingga tempat colokan listrik yang tersedia di tiap kursi.

Di saat pandemi seperti ini, Gubuk Raja juga masih tetap kedatangan komunitas gamers Bali seperti dari LAzone Bali.

Di tempat yang beralamat di Jalan Mahendradatta Denpasar ini terakhir digelar kompetisi e-Sports bertajuk Kill the Last Competition Mobile Legends yang digelar LAzone Bali. (rba)



DENPASAR – Pandemi Covid – 19 membuat sejumlah tempat usaha pendukung sektor pariwisata di Bali menghentikan operasionalnya.

Namun, ada juga sejumlah usaha seperti kafe masih tetap hidup di saat corona ‘membunuh’ tempat usaha di semua sektor pariwisata di Pulau Dewata.

Satu di antara sedikit tempat usaha yang masih bertahan adalah Monjali Cafe Bali yang berada di Jalan Mahendradatta Denpasar. Di tempat ini usaha tersebut masih tetap jalan berkat adanya komunitas motor yang jadi langganannya.

“Di kafe kami ada tempat cuci motor, nah cuci motor ini yang selalu buka karena ada komunitas motor yang selalu kesana,” kata Owner Monjali Cafe Bali Nyoman Hendy, Sabtu (20/6).

Kehadiran sejumlah komunitas salah satunya Bold Riders inilah yang membuat tempat ini bisa bayar gaji karyawan saat pandemi.

Menurutnya, ada banyak komunitas motor yang rutin berkunjung ke Monjali Cafe. Seperti anjuran pemerintah, Monjali Cafe juga menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Baca Juga:  [Lega] Hasil Uji Swab 128 Warga di Serokadan Bangli Akhirnya Negatif

Seperti jaga jarak, penggunaan masker, hingga penyediaan tempat cuci tangan. “Keberadaan komunitas motor seperti Bold Riders berpengaruh sekali dalam menghidupkan

penjualan kafe di saat pandemi seperti ini. Beberapa komunitas lain juga menjadi pelanggan kami,” urai pemilik kafe yang buka sejak tahun 2015 ini.

Koordinator Bold Riders Bali Eric Hendrawan mengatakan, banyak komunitas motor dari Bold Riders yang menjadikan kafe sebagai tempat nongkrong mereka, termasuk di Monjali Cafe Bali.

Sejumlah komunitas Bold Riders yang sering datang ke lokasi ini kata dia seperti Dewata Rockers, CBR Riders Club, ada juga Xabre of Dewata.

“Komunitas dan venue ini sebetulnya lingkaran yang nggak boleh terputus,” kata Eric. Eric menuturkan, khusus untuk di Monjali Cafe, hampir setiap acara Bold Riders Bali selalu menggunakan kafe ini.

Baca Juga:  18 Pekerja Stadion Dipta Proyeksi Piala Dunia U-20 Terpapar Covid-19

Seperti saat ulang tahun klub motor, termasuk kopdar rutin. “Komunitas merasa nyaman karena venue mendukung apa yang

komunitas karyakan ke sana. Jadi ini peluang bagus bagi venue yang mau berkolaborasi dengan komunitas motor,” tuturnya.

Selain Monjali Cafe Bali, tempat usaha lain yang turut terbantu keberadaan komunitas adalah Warung Gubuk Raja, sebuah kafe yang dijadikan jujugan para gamers Bali.

Di tempat ini para gamers disediakan fasilitas lengkap untuk ‘ngegame’, seperti tempat duduk yang representatif hingga tempat colokan listrik yang tersedia di tiap kursi.

Di saat pandemi seperti ini, Gubuk Raja juga masih tetap kedatangan komunitas gamers Bali seperti dari LAzone Bali.

Di tempat yang beralamat di Jalan Mahendradatta Denpasar ini terakhir digelar kompetisi e-Sports bertajuk Kill the Last Competition Mobile Legends yang digelar LAzone Bali. (rba)


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/