alexametrics
25.4 C
Denpasar
Saturday, August 20, 2022

Jelang Galungan, Dinas Pertanian Obok-obok Pasar, Ini Hasilnya…

DENPASAR – Jelang Hari Suci Galungan dan Kuningan di Bali, tingkat konsumsi daging mengalami peningkatan. Hal ini perlu dijamin kesehatannya oleh pemerintah setempat.

Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian melaksanakan pengecekan daging dengan menyasar 36 pasar dan Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Denpasar, Senin (22/7) siang.

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kota Denpasar IB Sugiri mengatakan, penampahan sebelum Galungan identik dengan pemotongan babi dan memasak olahan daging babi.

Sehingga, menjadi penting untuk memperhatikan kesehatan daging yang hendak dimasak.

“Menjelang Hari Suci Galungan dan Kuningan di Bali identik dengan nampah, walaupun sudah dicek sebelum dilakukan pemotongan di RPH,

Baca Juga:  Harga Babi Kacau, Peternak Jadi Korban, GPUBI Kritisi Dinas Pertanian

pengecekan kondisi daging juga penting untuk memastikan kesehatan daging sebelum dikonsumsi,” terang IB Sugiri.

Lebih lanjut dijelaskan, saat ini telah disiagakan 6 orang tenaga dokter  hewan yang menangani pemeriksaan antemortem (hewan sebelum disembelih) dan  postmortem (hewan setelah disembelih).

Dari pemantauan dan pengecekan daging di seluruh pasar dan RPH di Kota Denpasar, seluruh daging dinyatakan layak untuk dikonsumsi. Hal ini berdasar pengujian yang dilaksanakan secara organoleptik.

“Untuk hasil pemeriksaan, secara organoleptik dipastikan sehat dan layak konsumsi,” tutupnya. 



DENPASAR – Jelang Hari Suci Galungan dan Kuningan di Bali, tingkat konsumsi daging mengalami peningkatan. Hal ini perlu dijamin kesehatannya oleh pemerintah setempat.

Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian melaksanakan pengecekan daging dengan menyasar 36 pasar dan Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Denpasar, Senin (22/7) siang.

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kota Denpasar IB Sugiri mengatakan, penampahan sebelum Galungan identik dengan pemotongan babi dan memasak olahan daging babi.

Sehingga, menjadi penting untuk memperhatikan kesehatan daging yang hendak dimasak.

“Menjelang Hari Suci Galungan dan Kuningan di Bali identik dengan nampah, walaupun sudah dicek sebelum dilakukan pemotongan di RPH,

Baca Juga:  Woww…Realisasi Asuransi Tani Tembus 126 Persen

pengecekan kondisi daging juga penting untuk memastikan kesehatan daging sebelum dikonsumsi,” terang IB Sugiri.

Lebih lanjut dijelaskan, saat ini telah disiagakan 6 orang tenaga dokter  hewan yang menangani pemeriksaan antemortem (hewan sebelum disembelih) dan  postmortem (hewan setelah disembelih).

Dari pemantauan dan pengecekan daging di seluruh pasar dan RPH di Kota Denpasar, seluruh daging dinyatakan layak untuk dikonsumsi. Hal ini berdasar pengujian yang dilaksanakan secara organoleptik.

“Untuk hasil pemeriksaan, secara organoleptik dipastikan sehat dan layak konsumsi,” tutupnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/