alexametrics
28.7 C
Denpasar
Monday, August 15, 2022

Pusat Oleh-Oleh Khas Bali Terlengkap, Harga Bersaing

DENPASAR – Industri pariwisata yang terus bergeliat di Bali memicu pesatnya perkembangan bisnis penyediaan oleh-oleh khas Bali sebagai buah tangan para pelancong. Sejak era tahun 2000-an ke atas, sejumlah pusat oleh-oleh khas Bali terus bermunculan dengan beragam produk dan fasilitas yang disediakan untuk memanjakan wisatawan.

Terutama pusat oleh-oleh modern berbentuk swalayan atau supermarket. Kendati demikian, sejumlah pusat oleh-oleh tradisional yang jauh lebih dulu eksis juga tak kalah bersaing, bahkan tetap diminati, baik oleh wisatawan domestik maupun mancanegara. Salah satunya toko oleh-oleh khas Bali Pusat Buah yang berada di Jalan Sumatera, Denpasar.

Sejak era 1990-an, Jalan Sumatera di Denpasar memang dikenal sebagai salah satu sentra pusat buah dan oleh-oleh khas Bali yang tetap eksis dan mendunia hingga kini. Dan kebetulan, Pusat Buah merupakan salah satu perintis adanya toko pusat oleh-oleh khas Bali di Jalan Sumatera.

Baca Juga:  Pemkab Sumenep Jemput Bola, Promosikan Sumenep di Bandara Juanda

Berdiri sejak 24 tahun silam, tepatnya 27 Februari 1994, Pusat Buah tetap digandrungi wisatawan, terutama domestik. Tak kenal istilah high session, Pusat Buah terus ramai dikunjungi wisatawan.

 “Karena memang Pusat Buah dan kebanyakan toko pusat oleh-oleh khas Bali di Jalan Sumatera ini lebih banyak dikunjungi wisatawan domestik dibanding wisatawan mancanegara,” tutur Fathimah, owner Pusat Buah.

Meski tergolong toko pusat oleh-oleh khas Bali tradisional, jelasnya, produk buah tangan yang tersedia di Pusat Buah tak kalah lengkap disbanding pusat oleh-oleh khas Bali modern berbentuk swalayan yang terus menjamur di Bali.

Beberapa produk yang tersedia dan banyak dicari pelanggan di Pusat Buah di antaranya salak Bali, salak gula pasir, Pia Legong, kacang Tari Bali, pia susu Dhian, pia susu Asli, dodol Bali, kacang matahari, kacang disco, keripik ceker ayam, dan masih banyak lagi. “Kami juga menyediakan aneka buah-buahan lokal dan impor,” lanjut Fathimah yang didampingi sang suami, Imam Husni.

Baca Juga:  Menko Airlangga: Transformasi Perekonomian Butuh Support Jajaran Polri

Tak heran, pelanggan Pusat Buah pun tak hanya wisatawan dari luar Bali, tapi juga warga lokal di Bali, khususnya menjelang upacara keagamaan yang memerlukan banyak buah-buahan. Di samping lokasinya yang strategis di pusat kota Denpasar, Pusat Buah juga jadi incaran banyak pelancong lantaran harganya yang bersaing dibanding tempat lainnya.

 “Barang-barang yang tersedia di toko kami dijamin berkualita, fresh, tapi harganya bersaing walaupun untuk produk dengan merek yang sama,” timpal Imam Husni. “Selain itu kami juga melayani oerderan jarak jauh dengan pengiriman packing bermesin cukup via telepon ke nomor (0361-226825 dan 0361-262342) atau WA ke nomor 081353555566,” pungkas Imam Husni. (yog)



DENPASAR – Industri pariwisata yang terus bergeliat di Bali memicu pesatnya perkembangan bisnis penyediaan oleh-oleh khas Bali sebagai buah tangan para pelancong. Sejak era tahun 2000-an ke atas, sejumlah pusat oleh-oleh khas Bali terus bermunculan dengan beragam produk dan fasilitas yang disediakan untuk memanjakan wisatawan.

Terutama pusat oleh-oleh modern berbentuk swalayan atau supermarket. Kendati demikian, sejumlah pusat oleh-oleh tradisional yang jauh lebih dulu eksis juga tak kalah bersaing, bahkan tetap diminati, baik oleh wisatawan domestik maupun mancanegara. Salah satunya toko oleh-oleh khas Bali Pusat Buah yang berada di Jalan Sumatera, Denpasar.

Sejak era 1990-an, Jalan Sumatera di Denpasar memang dikenal sebagai salah satu sentra pusat buah dan oleh-oleh khas Bali yang tetap eksis dan mendunia hingga kini. Dan kebetulan, Pusat Buah merupakan salah satu perintis adanya toko pusat oleh-oleh khas Bali di Jalan Sumatera.

Baca Juga:  Miliki Cita Rasa Cokelat, Kopi Robusta Pupuan Dapat Sertifikat

Berdiri sejak 24 tahun silam, tepatnya 27 Februari 1994, Pusat Buah tetap digandrungi wisatawan, terutama domestik. Tak kenal istilah high session, Pusat Buah terus ramai dikunjungi wisatawan.

 “Karena memang Pusat Buah dan kebanyakan toko pusat oleh-oleh khas Bali di Jalan Sumatera ini lebih banyak dikunjungi wisatawan domestik dibanding wisatawan mancanegara,” tutur Fathimah, owner Pusat Buah.

Meski tergolong toko pusat oleh-oleh khas Bali tradisional, jelasnya, produk buah tangan yang tersedia di Pusat Buah tak kalah lengkap disbanding pusat oleh-oleh khas Bali modern berbentuk swalayan yang terus menjamur di Bali.

Beberapa produk yang tersedia dan banyak dicari pelanggan di Pusat Buah di antaranya salak Bali, salak gula pasir, Pia Legong, kacang Tari Bali, pia susu Dhian, pia susu Asli, dodol Bali, kacang matahari, kacang disco, keripik ceker ayam, dan masih banyak lagi. “Kami juga menyediakan aneka buah-buahan lokal dan impor,” lanjut Fathimah yang didampingi sang suami, Imam Husni.

Baca Juga:  Pertamuda 2021 Diserbu Ribuan Mahasiswa Calon Pengusaha

Tak heran, pelanggan Pusat Buah pun tak hanya wisatawan dari luar Bali, tapi juga warga lokal di Bali, khususnya menjelang upacara keagamaan yang memerlukan banyak buah-buahan. Di samping lokasinya yang strategis di pusat kota Denpasar, Pusat Buah juga jadi incaran banyak pelancong lantaran harganya yang bersaing dibanding tempat lainnya.

 “Barang-barang yang tersedia di toko kami dijamin berkualita, fresh, tapi harganya bersaing walaupun untuk produk dengan merek yang sama,” timpal Imam Husni. “Selain itu kami juga melayani oerderan jarak jauh dengan pengiriman packing bermesin cukup via telepon ke nomor (0361-226825 dan 0361-262342) atau WA ke nomor 081353555566,” pungkas Imam Husni. (yog)


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/