alexametrics
26.8 C
Denpasar
Sunday, June 26, 2022

Sambut Galungan, Tambah Pasokan 12 Ribu Tabung LPG

RadarBali.com – Jelang Hari Raya Galungan, kebutuhan bahan pokok diprediksi meningkat. Dampaknya, pasti terjadi kenaikan harga.

Kebutuhan paling besar permintaannya adalah elpiji (LPG) 3 kg. Karena itu, Pemkab Jembrana meminta kepada Pertamina untuk menambah pasokan LPG melebihi kuota.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Jembrana I Made Gede Budiartha mengatakan, saat ini memang belum ada gejala kenaikan harga untuk kebutuhan bahan pokok di masyarakat.

“Biasanya gejolak terjadi tiga atau empat hari sebelum Hari Raya Galungan,” ujar Gede Budiartha kemarin.

Akan tetapi, kata dia, kenaikan bahan pokok tidak akan naik secara signifikan, karena semua kebutuhan pokok masyarakat sudah terpenuhi dan tidak akan terjadi kelangkaan.

“Kalau kebutuhan pokok tidak ada masalah,” tegasnya. Kebutuhan paling krusial, lanjutnya, adalah LPG bersubsidi 3 kilogram yang dipastikan permintaan akan naik.

Sementara saat ini ada pengurangan dari 176 ribu metrik ton per tahun menjadi 132 ribu metrik ton per tahun.

Untuk mengantisipasi melonjaknya permintaan gas tersebut, akan ada penambahan 12.800 tabung gas 3 kilogram untuk wilayah Jembrana, khusus untuk menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan.

Penambahan tabung gas tersebut akan direalisasikan pada tanggal 28 Oktober mendatang.

Kemudian gas yang memang sudah menjadi jatah tetap didistribusikan seperti biasa, agar nanti tidak ada kelangkaan gas. 



RadarBali.com – Jelang Hari Raya Galungan, kebutuhan bahan pokok diprediksi meningkat. Dampaknya, pasti terjadi kenaikan harga.

Kebutuhan paling besar permintaannya adalah elpiji (LPG) 3 kg. Karena itu, Pemkab Jembrana meminta kepada Pertamina untuk menambah pasokan LPG melebihi kuota.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Jembrana I Made Gede Budiartha mengatakan, saat ini memang belum ada gejala kenaikan harga untuk kebutuhan bahan pokok di masyarakat.

“Biasanya gejolak terjadi tiga atau empat hari sebelum Hari Raya Galungan,” ujar Gede Budiartha kemarin.

Akan tetapi, kata dia, kenaikan bahan pokok tidak akan naik secara signifikan, karena semua kebutuhan pokok masyarakat sudah terpenuhi dan tidak akan terjadi kelangkaan.

“Kalau kebutuhan pokok tidak ada masalah,” tegasnya. Kebutuhan paling krusial, lanjutnya, adalah LPG bersubsidi 3 kilogram yang dipastikan permintaan akan naik.

Sementara saat ini ada pengurangan dari 176 ribu metrik ton per tahun menjadi 132 ribu metrik ton per tahun.

Untuk mengantisipasi melonjaknya permintaan gas tersebut, akan ada penambahan 12.800 tabung gas 3 kilogram untuk wilayah Jembrana, khusus untuk menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan.

Penambahan tabung gas tersebut akan direalisasikan pada tanggal 28 Oktober mendatang.

Kemudian gas yang memang sudah menjadi jatah tetap didistribusikan seperti biasa, agar nanti tidak ada kelangkaan gas. 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/