alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, July 7, 2022

Kalah dari Malaysia & Thailand, IABC Perkuat Kerjasama Bali & Aussie

DENPASAR – Kerjasama bisnis antara a Australia dengan Indonesia khususnya Bali kini kian diperkuat. Baik bisnis yang bergerak di bidang ekspor, impor hingga dalam ranah pariwisata.

Hal ini disampaikan Ida Bagus Rai Budarsa, Indonesia Australia Business Council Bali Branch yang merupakan asosiasi bisnis antara Indonesia dan Australia.

Asosiasi ini sendiri terbentuk sejak 1989 silam yang didalamnya terdiri dari berbagai pembisnis ataupun perusahan dari kedua negara. 

Menurut Rai Budiasa, hubungan kerja sama antara pembisnis Australia dan Bali ini terjalin di segala sektor bisnis. Tidak hanya ekspor impor atau pariwisata.

“Segala bisnis terjalin baik. Tidak hanya ekspor dan impor atau juga pariwisata. Jenis bisnis lainnya juga,” kata Rai Budiasa usai pelantikan

kepengurusan Indonesia Australia Business Council (IABC) Bali Branch di Sanur, Denpasar Selatan, Kamis (24/10) siang. 

Menurut dia, upaya penguatan kerjasama ini berangkat dari kenyataan di mana Indonesia menjadi negara yang berada pada posisi 13 dari negara-negara Asia yang menjalin kerjasama dengan Australia.

Posisi ini tergolong memprihatinkan. Pasalnya, Indonesia dikenal sebagai negara dengan jumlah warga negara terbanyak dibandingkan negara lain di Asia.

“Neraca perdagangannya, Indonesia masih urutan ke 13 antara perdagangan dengan Australia. Padahal kita dekat sekali dengan Australia dan jumlah penduduk kita lebih banyak,” ujarnya.

Dikatakannya, nilai kerjasama antara Indonesia dengan Australia hingga saat ini masih mencapai 18,6 miliar dolar.

Nilai ini terbilang kecil dibandingkan yang dimiliki oleh Malaysia dan Thailand yang juga menjalin hubungan kerjasama bisnis dengan Australia.

“Kita kalah dari Malaysia dan Thailand yang jumlah penduduknya sedikit,” imbuhnya. Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati mendukung penuh upaya penguatan kerjasama bisnis antara Australia dan Indonesia, khususnya Bali.

“Kita berharap agar ke depannya kerjasama ini terus dipererat. Agar Bali ini kian maju,” tandasnya.

Sementara itu, acara ini juga dihadiri oleh Australian Ambassador, Gary Quinlan dan juga perwakilan dari berbagai negara. 



DENPASAR – Kerjasama bisnis antara a Australia dengan Indonesia khususnya Bali kini kian diperkuat. Baik bisnis yang bergerak di bidang ekspor, impor hingga dalam ranah pariwisata.

Hal ini disampaikan Ida Bagus Rai Budarsa, Indonesia Australia Business Council Bali Branch yang merupakan asosiasi bisnis antara Indonesia dan Australia.

Asosiasi ini sendiri terbentuk sejak 1989 silam yang didalamnya terdiri dari berbagai pembisnis ataupun perusahan dari kedua negara. 

Menurut Rai Budiasa, hubungan kerja sama antara pembisnis Australia dan Bali ini terjalin di segala sektor bisnis. Tidak hanya ekspor impor atau pariwisata.

“Segala bisnis terjalin baik. Tidak hanya ekspor dan impor atau juga pariwisata. Jenis bisnis lainnya juga,” kata Rai Budiasa usai pelantikan

kepengurusan Indonesia Australia Business Council (IABC) Bali Branch di Sanur, Denpasar Selatan, Kamis (24/10) siang. 

Menurut dia, upaya penguatan kerjasama ini berangkat dari kenyataan di mana Indonesia menjadi negara yang berada pada posisi 13 dari negara-negara Asia yang menjalin kerjasama dengan Australia.

Posisi ini tergolong memprihatinkan. Pasalnya, Indonesia dikenal sebagai negara dengan jumlah warga negara terbanyak dibandingkan negara lain di Asia.

“Neraca perdagangannya, Indonesia masih urutan ke 13 antara perdagangan dengan Australia. Padahal kita dekat sekali dengan Australia dan jumlah penduduk kita lebih banyak,” ujarnya.

Dikatakannya, nilai kerjasama antara Indonesia dengan Australia hingga saat ini masih mencapai 18,6 miliar dolar.

Nilai ini terbilang kecil dibandingkan yang dimiliki oleh Malaysia dan Thailand yang juga menjalin hubungan kerjasama bisnis dengan Australia.

“Kita kalah dari Malaysia dan Thailand yang jumlah penduduknya sedikit,” imbuhnya. Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati mendukung penuh upaya penguatan kerjasama bisnis antara Australia dan Indonesia, khususnya Bali.

“Kita berharap agar ke depannya kerjasama ini terus dipererat. Agar Bali ini kian maju,” tandasnya.

Sementara itu, acara ini juga dihadiri oleh Australian Ambassador, Gary Quinlan dan juga perwakilan dari berbagai negara. 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/