27.6 C
Denpasar
Tuesday, January 31, 2023

Munas ASISI ke-2 di Bali, Bahas Regenerasi Hingga Kesejahteraan Anggota

BADUNG, Radar Bali-Asosiasi Teknisi Refrigerasi dan Air Conditioner Nusantara (ASISI), menggelar Musyawarah Nasional (Munas) di Bali. Munas ke-2 itu digelar pada 26-27 November 2022 di 100 Hotel Sunset, Sunset Road Kuta.
Kegiatan itu dihadiri kurang lebih 500 orang anggota ASISI dari 24 provinsi seluruh Indonesia. Munas itu dibuka langsung oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor.
Dalam kesempatan itu, Afriansyah Noor mengatakan agar Munas ini menghasilkan
keputusan-keputusan penting yang berdampak terhadap kesejahteraan anggota.
Afriansyah juga mendorong ASISI meningkatkan kompetensi anggotanya secara berkala sehingga tetap dibutuhkan oleh industri atau perusahaan  AC yang sudah banyak mengembangkan teknologi baru.
“Kami juga mendorong ASISI bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan agar semua anggota ASISI mendapatkan jaminan atau perlindungan sosial. BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan kesejahteraan yang lebih baik untuk anggota ASISI,” jelas Afriansyah.
Kemenaker juga akan memberikan rekomendasi kepada produsen AC sehingga lapangan kerja bagi anggota teknisi semakin luas. “Tentunya kami meminta anggota ASISI memenuhi standar produsen AC, seperti sudah bersertifikasi dan terakreditasi, dan tadi kami berkomunikasi ASISI sanggup memenuhi target tersebut,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua UMUM ASISI, Ali Rahman mengatakan, pada Munas kali ini diharapkan terjadi regenerasi kepemimpinan sehingga ASISI sebagai organisasi bisa lebih maju. “Dalam Munas ini kami harapkan konsolidasi organisasi yang kuat, ini merupakan Munas yang tertunda yang seharusnya kami laksanakan tiga tahun lalu, tetapi karena pandemi Munas tersebut harus tertunda. Dalam Munas ini kami harapkan ada regenerasi sehingga ASISI lebih maju ke depan,” jelas Ali Rachman.
Ali mengungkap ASISI kede akan konsen ke peningkatan kompetensi anggota dan peningkatan kesejahteraan Anggota. “Kami akan konsentrasi ke peningkatan kompetensi sesuai dengan regulasi pemerintah, nah ini menjadi tantangan bagi teknisi bagaimana membagi waktu antara peningkatan kompetensi dan mencari nafkah,” pungkas Ali. (mar/han)
Baca Juga:  Kandidat Ketum MUI Diharapkan Mampu Tingkatkan Peran Shodiqul Hukumah


BADUNG, Radar Bali-Asosiasi Teknisi Refrigerasi dan Air Conditioner Nusantara (ASISI), menggelar Musyawarah Nasional (Munas) di Bali. Munas ke-2 itu digelar pada 26-27 November 2022 di 100 Hotel Sunset, Sunset Road Kuta.
Kegiatan itu dihadiri kurang lebih 500 orang anggota ASISI dari 24 provinsi seluruh Indonesia. Munas itu dibuka langsung oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor.
Dalam kesempatan itu, Afriansyah Noor mengatakan agar Munas ini menghasilkan
keputusan-keputusan penting yang berdampak terhadap kesejahteraan anggota.
Afriansyah juga mendorong ASISI meningkatkan kompetensi anggotanya secara berkala sehingga tetap dibutuhkan oleh industri atau perusahaan  AC yang sudah banyak mengembangkan teknologi baru.
“Kami juga mendorong ASISI bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan agar semua anggota ASISI mendapatkan jaminan atau perlindungan sosial. BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan kesejahteraan yang lebih baik untuk anggota ASISI,” jelas Afriansyah.
Kemenaker juga akan memberikan rekomendasi kepada produsen AC sehingga lapangan kerja bagi anggota teknisi semakin luas. “Tentunya kami meminta anggota ASISI memenuhi standar produsen AC, seperti sudah bersertifikasi dan terakreditasi, dan tadi kami berkomunikasi ASISI sanggup memenuhi target tersebut,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua UMUM ASISI, Ali Rahman mengatakan, pada Munas kali ini diharapkan terjadi regenerasi kepemimpinan sehingga ASISI sebagai organisasi bisa lebih maju. “Dalam Munas ini kami harapkan konsolidasi organisasi yang kuat, ini merupakan Munas yang tertunda yang seharusnya kami laksanakan tiga tahun lalu, tetapi karena pandemi Munas tersebut harus tertunda. Dalam Munas ini kami harapkan ada regenerasi sehingga ASISI lebih maju ke depan,” jelas Ali Rachman.
Ali mengungkap ASISI kede akan konsen ke peningkatan kompetensi anggota dan peningkatan kesejahteraan Anggota. “Kami akan konsentrasi ke peningkatan kompetensi sesuai dengan regulasi pemerintah, nah ini menjadi tantangan bagi teknisi bagaimana membagi waktu antara peningkatan kompetensi dan mencari nafkah,” pungkas Ali. (mar/han)
Baca Juga:  Ini Produk Kerajinan Asli Jembrana yang Berhasil Dipatenkan...

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru