alexametrics
25.4 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Pertumbuhan Listrik Paling Tinggi, Sayang Kesulitan Izin Tancap Tiang

SEMARAPURA – Listrik saat ini menjadi sebuah kebutuhan bagi masyarakat. Untuk itu PLN terus berupaya agar kebutuhan masyarakat yang mendasar ini bisa terpenuhi meski.

Di Klungkung, pertumbuhan pelanggan PLN tahun 2018 lalu sebesar 10 persen. Pertumbuhan tersebut paling tinggi dibandingkan kabupaten lain di Bali.

Disinyalir kondisi itu lantaran pariwisata Nusa Penida yang kian menggeliat. “Untuk itu kami komitmen melayani. Karena kami juga sinkron dengan program pemerintah daerah dalam

mewujudkan Nusa Penida sebagai destinasi baru. Jadi kami juga terus melakukan peningkatan kelistrikan di sana,

mulai dari pembangkitan sampai penyaluran listrik,” ujar Manager PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Bali Timur Ansats Prama Andreas Simamora

Baca Juga:  Jadi Daerah Tujuan Wisata Utama di Bali, Nusa Penida Minim Lampu Jalan

Untuk itu pihaknya meminta agar masyarakat mau turut bekerja sama dalam meningkatkan kelistrikan di Nusa Penida.

Industri pariwisata yang kian berkembang, membuat masyarakatnya sangat perhitungan dalam memanfaatkan lahan-lahannya yang saat ini memiliki harga yang lumayan tinggai.

Sehingga terkadang masyarakat Nusa Penida berkeberatan lahannya dipergunakan untuk menancapkan tiang listrik PLN yang listriknya akan dimanfaatkan oleh masyarakat Nusa Penida sendiri.

“Jadi kami mohon kerja sama masyarakat, sama-sama kita menjaga listrik, dari segi perawatan, dari segi izin penancapan tiang itu kan perlu.

Nusa Penida itu tidak mungkin bisa maju kalau peran ini tidak diberikan ke PLN. Lokasi-lokasi yang baru, kami diberikan lah izin untuk penancapan atau ditunjukkan di mana tempat yang boleh,” tandasnya. 

Baca Juga:  Diterjang Ombak, Tembok Rumah Warga Desa Ped Nusa Penida Ambruk


SEMARAPURA – Listrik saat ini menjadi sebuah kebutuhan bagi masyarakat. Untuk itu PLN terus berupaya agar kebutuhan masyarakat yang mendasar ini bisa terpenuhi meski.

Di Klungkung, pertumbuhan pelanggan PLN tahun 2018 lalu sebesar 10 persen. Pertumbuhan tersebut paling tinggi dibandingkan kabupaten lain di Bali.

Disinyalir kondisi itu lantaran pariwisata Nusa Penida yang kian menggeliat. “Untuk itu kami komitmen melayani. Karena kami juga sinkron dengan program pemerintah daerah dalam

mewujudkan Nusa Penida sebagai destinasi baru. Jadi kami juga terus melakukan peningkatan kelistrikan di sana,

mulai dari pembangkitan sampai penyaluran listrik,” ujar Manager PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Bali Timur Ansats Prama Andreas Simamora

Baca Juga:  Lagi, Bali Alami Deflasi 0,38% (mtm) pada Bulan Juni 2021

Untuk itu pihaknya meminta agar masyarakat mau turut bekerja sama dalam meningkatkan kelistrikan di Nusa Penida.

Industri pariwisata yang kian berkembang, membuat masyarakatnya sangat perhitungan dalam memanfaatkan lahan-lahannya yang saat ini memiliki harga yang lumayan tinggai.

Sehingga terkadang masyarakat Nusa Penida berkeberatan lahannya dipergunakan untuk menancapkan tiang listrik PLN yang listriknya akan dimanfaatkan oleh masyarakat Nusa Penida sendiri.

“Jadi kami mohon kerja sama masyarakat, sama-sama kita menjaga listrik, dari segi perawatan, dari segi izin penancapan tiang itu kan perlu.

Nusa Penida itu tidak mungkin bisa maju kalau peran ini tidak diberikan ke PLN. Lokasi-lokasi yang baru, kami diberikan lah izin untuk penancapan atau ditunjukkan di mana tempat yang boleh,” tandasnya. 

Baca Juga:  Penyeberangan ke Nusa Penida Masih Sepi, Potong Upah Pegawai 50 Persen

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/