alexametrics
25.4 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Kembangkan Aset Anda dengan Trading Forex Online

RadarBali.com – Untuk mengembangkan aset keuangan yang kita miliki tersedia beragam pilihan instrumen investasi, mulai dari deposito, properti, waralaba, saham dll.

Beragam pilihan ini menantang kita untuk bisa memilih mana yang tepat bagi kita. Jika salah memilih, tentunya kita tidak bisa mengembangkan aset yang kita miliki tersebut.

Trading Forex Online Jadi Opsi Pengembangan Aset Keuangan

Banyak peluang bisnis yang tercipta, salah satu pilihannya adalah trading forex online di perdagangan berjangka.

Dalam dunia trading online kita bisa memanfaatkan setiap pergerakan pasar yang terjadi, baik ketika pasar dalam keadaan naik ataupun turun.

Pergerakan pasar yang bersifat fleksibel dalam rentang waktu yang cepat membuat forex online trading menjadi pilihan sebagian individual untuk mengembangkan nilai aset keuangannya.

Perbandingan Trading Online dengan Usaha Lain

Banyak sentimen negatif yang dialamatkan pada dunia trading online dan apapun yang termasuk di dalamnya.

Seperti yang sering kita dengar, ada yang mengatakan  bahwa trading seperti gambling, membutuhkan modal besar dan sulit dilakukan bagi kalangan tertentu.

Tapi, jika dibandingkan dengan peluang usaha lainnya trading online jauh lebih simpel. Tidak perlu tempat usaha yang besar untuk mulai trading.

Sehingga kita tidak perlu menyewa atau membeli tempat yang memerlukan dana besar, harga cepat bergerak yang menciptakan peluang profit, serta tidak ada ikatan kontrak apa pun.

Baca Juga:  Yuk Cari Profit di Pasar Forex

Masih tidak percaya? Mari kita bandingkan:

1. Trading Forex versus Deposito

Deposito memang merupakan salah satu cara untuk mengembangkan aset keuangan yang kita miliki.

Namun, perlu dipikirkan lagi, tidak adanya campur tangan kita dan kecilnya tingkat keuntungan yang diraih bisa habis oleh besarnya tingkat inflasi yang terjadi.

Ditambah dengan beberapa ketentuan yang berlaku seperti kontrak jangka waktu penyimpanan yang tidak bisa diambil sewaktu-waktu dan pajak yang dikenakan sebesar 20 persen sehingga membuat tujuan finansial kita sulit untuk berkembang.

“Hal ini berbeda dengan trading online, dimana pada saat trading kitalah yang membuat keputusan mengenai kapan, seberapa cepat dan seberapa besar keuntungan yang akan diraih tanpa adanya ketentuan kontrak dan beban pajak yang besar,” ujar Financial Manager Monex Cabang Denpasar Mariza Sulton.

2. Trading Forex versus Properti

Properti adalah salah satu jenis pengembangan aset yang paling banyak diminati konsumen karena setiap orang butuh tempat tinggal.

Meski bisnis ini menjanjikan keuntungan yang tidak sedikit, tetap ada beberapa hal yang menjadi kendala dalam menjalankannya.

Misalnya, membutuhkan waktu yang lama untuk meningkatkan nilai investasinya sehingga transaksipun tidak bisa dilakukan dalam hitungan hari.

“Berbeda dengan online trading di mana kita tidak membutuhkan waktu yang lama untuk meningkatkan nilai investasi dengan proses transaksi yang berjalan lancar setiap harinya dan didukung dengan informasi yang mudah didapatkan,” katanya.

Baca Juga:  BPR Lestari Gandeng ST Werdhi Yowana Melalui Lestari Mebanjar

3. Trading Forex versus Waralaba

Waralaba adalah jenis pengembangan aset bisnis yang memang populer pada saat ini. Semua sudah tersedia mulai dari sistem manajemen  hingga persoalan promosi hingga kita tidak perlu repot–repot memikirkan pengembangannya.

“Tapi, kerugiannya adalah kita tidak terlibat dalam proses pengembangan tersebut sehingga tidak bisa memacu kita untuk berkembang karena tinggal menerima hasilnya,” tandasnya.

Break event point atau titik impas pengembalian modal investasi pun bisa memakan waktu yang lama, tergantung perkembangan usahanya.

Belum lagi dengan beban biaya royalti yang harus kita tanggung sebesar 2-15 persen dari total penjualan kotor yang akan mengikis pendapatan kita.

Ditambah adanya beberapa ketentuan dari pihak prinsipal yang membatasi ruang gerak kita untuk mengembangkan bisnis secara personal tanpa adanya persetujuan bersama.

Lain halnya dengan trading online dimana kita memiliki kebebasan dalam menentukan pengembangan nilai aset keuangan yang kita miliki.

Keuntungan itu ditambah lagi dengan tidak adanya biaya royalti yang harus ditanggung terus menerus.

Pertanyaannya, masihkah kita menyimpan keraguan dalam sektor bisnis trading forex online ini? Jangan biarkan keraguan membuat peluang profit di online trading menghilang. Silahkan klik : http://mifx.com/IMadeSugihartaMahartawan/demo.



RadarBali.com – Untuk mengembangkan aset keuangan yang kita miliki tersedia beragam pilihan instrumen investasi, mulai dari deposito, properti, waralaba, saham dll.

Beragam pilihan ini menantang kita untuk bisa memilih mana yang tepat bagi kita. Jika salah memilih, tentunya kita tidak bisa mengembangkan aset yang kita miliki tersebut.

Trading Forex Online Jadi Opsi Pengembangan Aset Keuangan

Banyak peluang bisnis yang tercipta, salah satu pilihannya adalah trading forex online di perdagangan berjangka.

Dalam dunia trading online kita bisa memanfaatkan setiap pergerakan pasar yang terjadi, baik ketika pasar dalam keadaan naik ataupun turun.

Pergerakan pasar yang bersifat fleksibel dalam rentang waktu yang cepat membuat forex online trading menjadi pilihan sebagian individual untuk mengembangkan nilai aset keuangannya.

Perbandingan Trading Online dengan Usaha Lain

Banyak sentimen negatif yang dialamatkan pada dunia trading online dan apapun yang termasuk di dalamnya.

Seperti yang sering kita dengar, ada yang mengatakan  bahwa trading seperti gambling, membutuhkan modal besar dan sulit dilakukan bagi kalangan tertentu.

Tapi, jika dibandingkan dengan peluang usaha lainnya trading online jauh lebih simpel. Tidak perlu tempat usaha yang besar untuk mulai trading.

Sehingga kita tidak perlu menyewa atau membeli tempat yang memerlukan dana besar, harga cepat bergerak yang menciptakan peluang profit, serta tidak ada ikatan kontrak apa pun.

Baca Juga:  Tangkal Virus Corona Cukup dengan Jahe Merah

Masih tidak percaya? Mari kita bandingkan:

1. Trading Forex versus Deposito

Deposito memang merupakan salah satu cara untuk mengembangkan aset keuangan yang kita miliki.

Namun, perlu dipikirkan lagi, tidak adanya campur tangan kita dan kecilnya tingkat keuntungan yang diraih bisa habis oleh besarnya tingkat inflasi yang terjadi.

Ditambah dengan beberapa ketentuan yang berlaku seperti kontrak jangka waktu penyimpanan yang tidak bisa diambil sewaktu-waktu dan pajak yang dikenakan sebesar 20 persen sehingga membuat tujuan finansial kita sulit untuk berkembang.

“Hal ini berbeda dengan trading online, dimana pada saat trading kitalah yang membuat keputusan mengenai kapan, seberapa cepat dan seberapa besar keuntungan yang akan diraih tanpa adanya ketentuan kontrak dan beban pajak yang besar,” ujar Financial Manager Monex Cabang Denpasar Mariza Sulton.

2. Trading Forex versus Properti

Properti adalah salah satu jenis pengembangan aset yang paling banyak diminati konsumen karena setiap orang butuh tempat tinggal.

Meski bisnis ini menjanjikan keuntungan yang tidak sedikit, tetap ada beberapa hal yang menjadi kendala dalam menjalankannya.

Misalnya, membutuhkan waktu yang lama untuk meningkatkan nilai investasinya sehingga transaksipun tidak bisa dilakukan dalam hitungan hari.

“Berbeda dengan online trading di mana kita tidak membutuhkan waktu yang lama untuk meningkatkan nilai investasi dengan proses transaksi yang berjalan lancar setiap harinya dan didukung dengan informasi yang mudah didapatkan,” katanya.

Baca Juga:  Proses Serba Digital Bikin Mudah Nasabah Bisnis Trading Forex

3. Trading Forex versus Waralaba

Waralaba adalah jenis pengembangan aset bisnis yang memang populer pada saat ini. Semua sudah tersedia mulai dari sistem manajemen  hingga persoalan promosi hingga kita tidak perlu repot–repot memikirkan pengembangannya.

“Tapi, kerugiannya adalah kita tidak terlibat dalam proses pengembangan tersebut sehingga tidak bisa memacu kita untuk berkembang karena tinggal menerima hasilnya,” tandasnya.

Break event point atau titik impas pengembalian modal investasi pun bisa memakan waktu yang lama, tergantung perkembangan usahanya.

Belum lagi dengan beban biaya royalti yang harus kita tanggung sebesar 2-15 persen dari total penjualan kotor yang akan mengikis pendapatan kita.

Ditambah adanya beberapa ketentuan dari pihak prinsipal yang membatasi ruang gerak kita untuk mengembangkan bisnis secara personal tanpa adanya persetujuan bersama.

Lain halnya dengan trading online dimana kita memiliki kebebasan dalam menentukan pengembangan nilai aset keuangan yang kita miliki.

Keuntungan itu ditambah lagi dengan tidak adanya biaya royalti yang harus ditanggung terus menerus.

Pertanyaannya, masihkah kita menyimpan keraguan dalam sektor bisnis trading forex online ini? Jangan biarkan keraguan membuat peluang profit di online trading menghilang. Silahkan klik : http://mifx.com/IMadeSugihartaMahartawan/demo.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/