alexametrics
27.6 C
Denpasar
Wednesday, July 6, 2022

Plaza Renon Gelar Wedding Fair Pertama di Mal

RadarBali.com – Sepanjang Oktober ini Plaza Renon menggelar serangkaian kegiatan bertajuk Oktober Vaganza.

Ini, bertujuan agar Plaza Renon menjadi mal yang selalu bisa merangkul masyarakat sekitar.

Beberapa kegiatan di antaranya talkshow tentang kehamilan dan menyusui untuk para wanita di sekitar kota Denpasar, aneka perlombaan untuk anak seperti lomba baca puisi, lomba mendongeng menggunakan bahasa Bali dan lomba mewarnai.

Ada juga pameran kaset, CD dan piringan hitam serta Cosplay. 

Menurut Fredrick T selaku Leasing & Marketing Communication Plaza Renon, terdapat pula gelaran Bali Wedding Fair 2017 sebagai penutup Oktober Vaganza yang dilaksanakan di atrium Plaza Renon.

Bali Wedding Fair 2017 merupakan pameran yang melibatkan vendor pernikahan, baik yang berasal dari Bali maupun luar Bali.

 Semua vendor pernikahan yang hadir di Bali Wedding Fair ini memiliki konsep pernikahan internasional.

 “Ada 20 vendor yang join, di antaranya ada fashion designer, bridal, make up, florist and decoration, jewelry designer, dan lain sebagainya. Pokoknya semua vendor yang melayani perlengkapan dan jasa pada bidang pernikahan,” ujar Mario Cezhar, Creative Director sekaligus koordinator Event Organizer Bali Wedding Fair 2017.

 Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari yaitu dari 27-29 Oktober.

Spesialnya, Bali Wedding Fair 2017 ini merupakan wedding fair pertama yang digelar di mal.

“Biasanya pameran wedding semacam ini digelar di hotel,” kata Mario. Dengan pertimbangan akan lebih banyak orang yang dapat melihat, maka pihak EO memilih untuk mengadakannya di mal. “Di mal, customer yang datang lebih beragam. Siapapun bisa datang, bukan hanya calon pengantin saja, tapi siapapun bisa melihat pameran ini. Kalau diadakan di hotel lebih terbatas, lebih banyak hanya undangan yang datang,” tandasnya.

Plaza Renon sendiri dipilih sebagai venue even ini lantaran letaknya yang  strategis di tengah kota.

” Kami rasa ini sangat potensial dan pas dengan konsep kami yaitu exclusive wedding exhibition. Jadi kami memang bikin pameran yang mengundang vendor dalam jumlah terbatas. Kami batasi hanya 20 vendor,” tutup Mario.



RadarBali.com – Sepanjang Oktober ini Plaza Renon menggelar serangkaian kegiatan bertajuk Oktober Vaganza.

Ini, bertujuan agar Plaza Renon menjadi mal yang selalu bisa merangkul masyarakat sekitar.

Beberapa kegiatan di antaranya talkshow tentang kehamilan dan menyusui untuk para wanita di sekitar kota Denpasar, aneka perlombaan untuk anak seperti lomba baca puisi, lomba mendongeng menggunakan bahasa Bali dan lomba mewarnai.

Ada juga pameran kaset, CD dan piringan hitam serta Cosplay. 

Menurut Fredrick T selaku Leasing & Marketing Communication Plaza Renon, terdapat pula gelaran Bali Wedding Fair 2017 sebagai penutup Oktober Vaganza yang dilaksanakan di atrium Plaza Renon.

Bali Wedding Fair 2017 merupakan pameran yang melibatkan vendor pernikahan, baik yang berasal dari Bali maupun luar Bali.

 Semua vendor pernikahan yang hadir di Bali Wedding Fair ini memiliki konsep pernikahan internasional.

 “Ada 20 vendor yang join, di antaranya ada fashion designer, bridal, make up, florist and decoration, jewelry designer, dan lain sebagainya. Pokoknya semua vendor yang melayani perlengkapan dan jasa pada bidang pernikahan,” ujar Mario Cezhar, Creative Director sekaligus koordinator Event Organizer Bali Wedding Fair 2017.

 Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari yaitu dari 27-29 Oktober.

Spesialnya, Bali Wedding Fair 2017 ini merupakan wedding fair pertama yang digelar di mal.

“Biasanya pameran wedding semacam ini digelar di hotel,” kata Mario. Dengan pertimbangan akan lebih banyak orang yang dapat melihat, maka pihak EO memilih untuk mengadakannya di mal. “Di mal, customer yang datang lebih beragam. Siapapun bisa datang, bukan hanya calon pengantin saja, tapi siapapun bisa melihat pameran ini. Kalau diadakan di hotel lebih terbatas, lebih banyak hanya undangan yang datang,” tandasnya.

Plaza Renon sendiri dipilih sebagai venue even ini lantaran letaknya yang  strategis di tengah kota.

” Kami rasa ini sangat potensial dan pas dengan konsep kami yaitu exclusive wedding exhibition. Jadi kami memang bikin pameran yang mengundang vendor dalam jumlah terbatas. Kami batasi hanya 20 vendor,” tutup Mario.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/