28.5 C
Denpasar
Thursday, December 1, 2022

Cegah Hepatitis C, Ini Pesan dr. Ciew dan dr. Ong

Gastroenterology, Hepatology, & Internal Medicine, dr. Ciew Choong Fu dan dr. Ong Guan Yeow memberi penjelasan simple tentang hepatitis C yang kini kasusnya semakin marak ditemukan.

Apa itu Hepatitis C?

Hep C adalah peradangan hati yang dapat menyebabkan jaringan parut hati dan kerusakan hati.

Apa Penyebabnya?

Hep C disebabkan oleh virus – HCV (Hepatitis C Virus)

Apa Gejala Hepatitis C?

  • Kelelahan
  • Kehilangan nafsu makan
  • Mual
  • Nyeri otot
  • Penyakit kuning

Seberapa biasakah Hepatitis C?

Di seluruh dunia 58 juta orang dengan peningkatan 1,5 juta setiap tahun. Pengidap HCV di Indonesia saat ini diperkirakan mencapai 3-4 juta orang.

Siapakah yang berisiko tinggi?

  • Anak-anak yang lahir dari ibu yang terinfeksi HCV.
  • Penyedia layanan kesehatan yang telah terdedah darah yang terinfeksi HCV atau setelah cedera tertusuk jarum suntik.
  • Orang yang memiliki hasil tes fungsi hati abnormal yang tidak dapat dijelaskan.
  • Orang yang infeksi HIV.
  • Orang yang menjalani hemodialisis jangka panjang.
  • Orang yang pernah menyuntik atau menghirup obat-obatan terlarang
Baca Juga:  The Jimbaran Villa: Tawarkan Pengalaman Berbulan Madu Berlatar Jingga Sunrise yang Menawan

Komplikasi Hep C

Hep C bisa menjadi penyakit jangka panjang dan progresif. Ini dapat menyebabkan sirosis (jaringan parut pada jaringan hati) dan dapat mengembangkan kanker hati. Transplantasi hati diperlukan jika hati rusak secara signifikan.

Apa pemeriksaan untuk Hep C

Penting untuk menjalani pemeriksaan Hepatitis C untuk mendeteksi virus dan memulai pengobatan.

Tes darah:

  • Tes darah yang mendeteksi antibodi (anti-HCV)
  • Tes darah yang mendeteksi asam ribonukleat (RNA) HCV

Pengobatan untuk Hep C

Tujuan perawatan primer adalah untuk mencapai tanggapan virologi berkelanjutan (sustained virological response/SVR), yang berarti membersihkan virus hepatitis C dari tubuh setidaknya 12 minggu hingga 24 minggu setelah menyelesaikan pengobatan. Penting bagi pasien untuk menerima dukungan dari tim perawatan primer mereka yang meliputi:

  • Edukasi Hepatitis C
  • Layanan pemantauan
  • Dukungan berbasis rekan
Baca Juga:  Dedary Resort Tawarkan Sensasi Romance in Nature di Ubud

Obat yang dapat digunakan untuk mengobati hepatitis C disebut antivirus kerja langsung.

Pencegahan Hep C

Untuk mengkonsumsi obat-obatan dan suplemen yang aman, hindari alcohol dan obat-obatan terlarang, praktikkan seks aman, jangan berbagi barang-barang perawatan pribadi.

Bisakah Anda hidup normal dengan Hep C?

Ya, jika penyakit ini diketahui lebih awal dan diobati sebelum terjadi kerusakan hati atau komplikasi. Deteksi dini itu penting.

Di Regency Specialist Hospital, Anda bisa melakukan tes dan rawatan bersama Spesialis Gastroenterologi, Hepatologi dan Penyakit Dalam. (rba/ken)



Gastroenterology, Hepatology, & Internal Medicine, dr. Ciew Choong Fu dan dr. Ong Guan Yeow memberi penjelasan simple tentang hepatitis C yang kini kasusnya semakin marak ditemukan.

Apa itu Hepatitis C?

Hep C adalah peradangan hati yang dapat menyebabkan jaringan parut hati dan kerusakan hati.

Apa Penyebabnya?

Hep C disebabkan oleh virus – HCV (Hepatitis C Virus)

Apa Gejala Hepatitis C?

  • Kelelahan
  • Kehilangan nafsu makan
  • Mual
  • Nyeri otot
  • Penyakit kuning

Seberapa biasakah Hepatitis C?

Di seluruh dunia 58 juta orang dengan peningkatan 1,5 juta setiap tahun. Pengidap HCV di Indonesia saat ini diperkirakan mencapai 3-4 juta orang.

Siapakah yang berisiko tinggi?

  • Anak-anak yang lahir dari ibu yang terinfeksi HCV.
  • Penyedia layanan kesehatan yang telah terdedah darah yang terinfeksi HCV atau setelah cedera tertusuk jarum suntik.
  • Orang yang memiliki hasil tes fungsi hati abnormal yang tidak dapat dijelaskan.
  • Orang yang infeksi HIV.
  • Orang yang menjalani hemodialisis jangka panjang.
  • Orang yang pernah menyuntik atau menghirup obat-obatan terlarang
Baca Juga:  Kecapi Villa: Suguhkan Nuansa Liburan Bersama Keluarga

Komplikasi Hep C

Hep C bisa menjadi penyakit jangka panjang dan progresif. Ini dapat menyebabkan sirosis (jaringan parut pada jaringan hati) dan dapat mengembangkan kanker hati. Transplantasi hati diperlukan jika hati rusak secara signifikan.

Apa pemeriksaan untuk Hep C

Penting untuk menjalani pemeriksaan Hepatitis C untuk mendeteksi virus dan memulai pengobatan.

Tes darah:

  • Tes darah yang mendeteksi antibodi (anti-HCV)
  • Tes darah yang mendeteksi asam ribonukleat (RNA) HCV

Pengobatan untuk Hep C

Tujuan perawatan primer adalah untuk mencapai tanggapan virologi berkelanjutan (sustained virological response/SVR), yang berarti membersihkan virus hepatitis C dari tubuh setidaknya 12 minggu hingga 24 minggu setelah menyelesaikan pengobatan. Penting bagi pasien untuk menerima dukungan dari tim perawatan primer mereka yang meliputi:

  • Edukasi Hepatitis C
  • Layanan pemantauan
  • Dukungan berbasis rekan
Baca Juga:  La Mira Villa: Karena Moment Bersama Keluarga Tak Akan Pernah Tergantikan

Obat yang dapat digunakan untuk mengobati hepatitis C disebut antivirus kerja langsung.

Pencegahan Hep C

Untuk mengkonsumsi obat-obatan dan suplemen yang aman, hindari alcohol dan obat-obatan terlarang, praktikkan seks aman, jangan berbagi barang-barang perawatan pribadi.

Bisakah Anda hidup normal dengan Hep C?

Ya, jika penyakit ini diketahui lebih awal dan diobati sebelum terjadi kerusakan hati atau komplikasi. Deteksi dini itu penting.

Di Regency Specialist Hospital, Anda bisa melakukan tes dan rawatan bersama Spesialis Gastroenterologi, Hepatologi dan Penyakit Dalam. (rba/ken)


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/