alexametrics
26.5 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Jadi Rujukan Nasional, Empat Kepala Daerah Kompak Belajar ke Badung

MANGUPURA – Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menerima kunjungan kerja rombongan empat Kepala Daerah.

Di antaranya Bupati Sanggau, Prov. Kalimantan Barat, Paolus Hadi; Bupati Batu Bara, Prov. Sumatera Utara, Zahir; Bupati Tulang Bawang, Prov. Lampung, Winarti, dan Wakil Bupati Tanggamus, Prov. Lampung, Hi Am Syafi, Rabu (7/8) di Puspem Badung.

Hadir mendampingi Wabup Suiasa di antaranya Forkopinda Badung, Kadis Pariwisata Made Badra, Kadis BPMD Putu Gede Sridana,

Dinas Penanaman Modal dan Perlayanan Terpadu Satu Pintu, Wakil Ketua TPKK Kab Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa beserta OPD terkait di lingkungan Pemkab Badung.

Bupati Sanggau Paolus Hadi menyampaikan terima kasih atas penerimaan kunjungan di Kabupaten Badung.

Kabupaten Sanggau memiliki jumlah penduduk 481 ribu jiwa, dengan budaya Dayak dan Melayu. Maksud dan tujuan kunjungan ini belajar tentang mal pelayanan publik di Badung.

Karena mal pelayanan publik di Badung sudah manjadi rujukan nasional di Indonesia. Bupati Tulang Bawang Ibu Winarti juga sangat berterima kasih atas penerimaan Pemkab Badung yang begitu sangat hangat dan kekeluargaan.

Baca Juga:  Misi Kemanusiaan, STISPOL Wira Bhakti Berbagi Tali Asih dengan Sesama

Kedatangannya untuk belajar lebih banyak atau lebih konsen berkaitan dengan penggunaan pengelolaan dana desa, ekonomi kreatif dan UMKM di Kabupaten Badung.

Bupati Batu Bara, Zahir turut berterima kasih, di mana tujuan kunjungan ini terkait pariwisata terutamanya pengembangan desa wisata yang ada di Kabupaten Badung.

Selain itu sektor peternakan dan pembibitan Sapi Bali. Kabupaten Batu Bara baru berumur 17 tahun dengan jumlah penduduk kurang lebih 400 ribu jiwa.

Wakil Bupati Tanggamus, Hi Am Syafi’ berterima kasih atas diterimanya kunjungan ini di Kabupaten Badung.

Kunjungan kali ini terkait dengan sektor pariwisata, terkait pengelolaan objek wisata dan mal pelayanan publik.
Dalam sambutannya Wakil Badung Ketut Suiasa menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pemerintah Kabupaten Sanggau, Batu Bara, Tulang Bawang dan Kabupaten Tanggamus yang berkenan berkunjung ke Puspem Badung.

Baca Juga:  Tempati Lokasi Baru, Hadir dengan Fasilitas Baru Berstandar Honda

Menurutnya, pertemuan ini selain meningkatkan tali silahturahmi nasional, juga untuk mempererat tali persaudaraan yang telah jalin selama ini.

Wabup Suiasa menerangkan bahwa keempat daerah ini ada kesamaan tujuan kunjungan ke Badung seperti menggali informasi terkait dengan pariwisata, UMKM maupun pembibitan sapi Bali.

Terhadap hak tersebut dapat dijelaskan, untuk konsep pariwisata, Badung menggunakan konsep pariwisata berbasis budaya, berpihak pada alam dan berbasis masyarakat, dengan pengembangkan desa wisata.

“Kami punya konsep, wisata dari, oleh dan untuk masyarakat,” terangnya. Terkait pengembangan UMKM juga menggunakan pola DOSA (Dana, Orang, Sarana Prasarana dan Action).

Sedangkan untuk pembibitan sapi Bali telah dikembangkan bibit sapi di desa Sobangan sebagai pilot projek yang berkelanjutan diintegrasikan dengan pariwisata. (rba)

 



MANGUPURA – Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menerima kunjungan kerja rombongan empat Kepala Daerah.

Di antaranya Bupati Sanggau, Prov. Kalimantan Barat, Paolus Hadi; Bupati Batu Bara, Prov. Sumatera Utara, Zahir; Bupati Tulang Bawang, Prov. Lampung, Winarti, dan Wakil Bupati Tanggamus, Prov. Lampung, Hi Am Syafi, Rabu (7/8) di Puspem Badung.

Hadir mendampingi Wabup Suiasa di antaranya Forkopinda Badung, Kadis Pariwisata Made Badra, Kadis BPMD Putu Gede Sridana,

Dinas Penanaman Modal dan Perlayanan Terpadu Satu Pintu, Wakil Ketua TPKK Kab Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa beserta OPD terkait di lingkungan Pemkab Badung.

Bupati Sanggau Paolus Hadi menyampaikan terima kasih atas penerimaan kunjungan di Kabupaten Badung.

Kabupaten Sanggau memiliki jumlah penduduk 481 ribu jiwa, dengan budaya Dayak dan Melayu. Maksud dan tujuan kunjungan ini belajar tentang mal pelayanan publik di Badung.

Karena mal pelayanan publik di Badung sudah manjadi rujukan nasional di Indonesia. Bupati Tulang Bawang Ibu Winarti juga sangat berterima kasih atas penerimaan Pemkab Badung yang begitu sangat hangat dan kekeluargaan.

Baca Juga:  ITDC Salurkan Rp 4,73 Miliar Dana Kemitraan UMKM di Bali dan NTB

Kedatangannya untuk belajar lebih banyak atau lebih konsen berkaitan dengan penggunaan pengelolaan dana desa, ekonomi kreatif dan UMKM di Kabupaten Badung.

Bupati Batu Bara, Zahir turut berterima kasih, di mana tujuan kunjungan ini terkait pariwisata terutamanya pengembangan desa wisata yang ada di Kabupaten Badung.

Selain itu sektor peternakan dan pembibitan Sapi Bali. Kabupaten Batu Bara baru berumur 17 tahun dengan jumlah penduduk kurang lebih 400 ribu jiwa.

Wakil Bupati Tanggamus, Hi Am Syafi’ berterima kasih atas diterimanya kunjungan ini di Kabupaten Badung.

Kunjungan kali ini terkait dengan sektor pariwisata, terkait pengelolaan objek wisata dan mal pelayanan publik.
Dalam sambutannya Wakil Badung Ketut Suiasa menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pemerintah Kabupaten Sanggau, Batu Bara, Tulang Bawang dan Kabupaten Tanggamus yang berkenan berkunjung ke Puspem Badung.

Baca Juga:  Misi Kemanusiaan, STISPOL Wira Bhakti Berbagi Tali Asih dengan Sesama

Menurutnya, pertemuan ini selain meningkatkan tali silahturahmi nasional, juga untuk mempererat tali persaudaraan yang telah jalin selama ini.

Wabup Suiasa menerangkan bahwa keempat daerah ini ada kesamaan tujuan kunjungan ke Badung seperti menggali informasi terkait dengan pariwisata, UMKM maupun pembibitan sapi Bali.

Terhadap hak tersebut dapat dijelaskan, untuk konsep pariwisata, Badung menggunakan konsep pariwisata berbasis budaya, berpihak pada alam dan berbasis masyarakat, dengan pengembangkan desa wisata.

“Kami punya konsep, wisata dari, oleh dan untuk masyarakat,” terangnya. Terkait pengembangan UMKM juga menggunakan pola DOSA (Dana, Orang, Sarana Prasarana dan Action).

Sedangkan untuk pembibitan sapi Bali telah dikembangkan bibit sapi di desa Sobangan sebagai pilot projek yang berkelanjutan diintegrasikan dengan pariwisata. (rba)

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/