alexametrics
25.3 C
Denpasar
Friday, August 12, 2022

400 Orang Cek Kesehatan Gratis dalam Pramuka Peduli Festival 2018

DENPASAR – Serangkaian Pramuka Peduli Festival 2018, Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Bali juga menggelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Lapangan Timur Bajra Sandhi, Renon, Minggu (12/08).

Sedikitnya 58 orang tenaga kesehatan dari tim kesehatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali, BPBD Kota Denpasar, Palang Merah Indonesia, Quantum, Tim Bantuan Medis Janar Duta Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, dan Tim Bantuan Medis Baswara Fakultas Kedokteran Warmadewa mendukung penuh suksesnya kegiatan ini.

Lebih dari 400 orang memeriksakan kesehatannya, mulai dari tensi, cek gula darah, asam urat dan kolesterol, hingga konsultasi gratis.

’’Sebagian dari masyarakat yang memeriksakan kesehatannya, ada 48 orang di antaranya melakukan donor darah di Pos PMI,’’ kata koordinator tim kesehatan Pramuka Peduli Festival, dr. Komang Arya, S.Ked.

Menurutnya, donor darah tidak hanya bermanfaat bagi orang lain, tetapi juga bagi pendonor, di mana usai mendonorkan darah, tubuh akan memproduksi sel-sel darah yang baru, yang lebih segar. Sehingga, member dampak positif bagi tubuh pendonor.

Sementara itu, anggota tim kesehatan Pramuka Peduli Festival 2018, Ni Komang Ayu Tri Ernawati, mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Pramuka terhadap kesehatan masyarakat, apalagi dalam kegiatan ini, Pramuka didukung oleh tenaga medis yang kompeten dan terlatih.

Baca Juga:  FH Unmas Denpasar Gelar Seminar Internasional Tren Work From Indonesia

Sehingga dapat memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat. Diharapkan, kegiatan ini dapat dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan, dan dapat member dampak positif terhadap peningkatan kesadaran masyarakat dalam memeriksakan kesehatannya secara aktif. (adv/djo)

 

Clean and Green bersama Pramuka Peduli

PRAMUKA Peduli Daerah Bali terus menunjukkan eksistensinya di tengah masyarakat Bali. Sesuai visi dan misinya; Membangun Karakter Generasi Muda yang Cerdas, Unggul, Cinta Tanah Air, dan Memiliki Rasa Kepedulian yang Tinggi.

Salah satunya, Pramuka Peduli Lingkungan. Yakni,  anggotanya melakukan berbagai kegiatan dalam mewujudkan Bali Clean and Green.

Mulai penanaman pohon yang merupakan agenda rutin, Pramuka Peduli Lingkungan juga telah merintis Bank Sampah Pramuka. Sasarannya dimulai dari seluruh anggota Gerakan Pramuka di Provinsi Bali.

Tujuannya, memotivasi generasi muda. Terutama anggota Gerakan Pramuka agar memiliki kesadaran dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan ini disambut positif anggota gerakan Pramuka Provinsi Bali.

Buktinya, hampir setiap minggunya, anggota Pramuka dengan antusias mengumpulkan sampah plastik, dan sampah lainnya yang dapat didaur ulang. Seperti; kertas, kardus, botol kaca, besi, dan lainnya, yang ditabung di bank sampah dalam bentuk rekening Bank Sampah Pramuka.

Baca Juga:  Aplikasi TCASH untuk Seluruh Masyarakat Indonesia Lintas Operator

Dalam menjalankan program ini, Pramuka Peduli Daerah Bali menggandeng Bank Sampah yang memiliki skala lebih besar, selaku pendamping Bank Sampah Pramuka. Yakni, Yayasan Bali Wastu di Jalan A.Yani, Denpasar. Yayasan ini memiliki cakupan luas di seluruh Bali.

Ketua Yayasan Bali Wastu Ni Wayan Riawati mengatakan, visi dan misi Pramuka Peduli, melalui pedoman yang tertuang dalam Surat Keputusan Kwartir Nasional (SK Kwarnas) Nomor: 107/ 2017 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Pramuka Peduli Lingkungan, sejalan dengan Program Yayasan Bali Wastu.

Selain itu, paparnya, Gerakan Pramuka yang memiliki jaringan luas di seluruh daerah, sangat memungkinkan menjadi agen-agen perubahan perilaku. Dimulai dari tingkat sekolah, dan di lingkungan masyarakat, dalam menggerakkan generasi muda melakukan aksi nyata dalam upaya pelestarian lingkungan.

’’Melalui Bank Sampah Pramuka, seluruh anggota Pramuka diharapkan untuk terlibat aktif dalam upaya perubahan perilaku, yang dimulai dari gerakan 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle, Red),’’ kata Ni Wayan Riawati.

Menurutnya, dengan 3R ini, seluruh anggota dapat memiliki kesadaran berusaha mengurangi timbunan sampah, memanfaatkan kembali, dan mendaur ulang sampah.

Selain itu, anggota Bank Sampah Pramuka diberi pemahaman, terkait upaya memilah sampah. Sampah yang telah dipilah dapat disetorkan ke bank sampah untuk mendapatkan manfaat ekonomi dalam bentuk tabungan. (adv/djo)

 



DENPASAR – Serangkaian Pramuka Peduli Festival 2018, Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Bali juga menggelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Lapangan Timur Bajra Sandhi, Renon, Minggu (12/08).

Sedikitnya 58 orang tenaga kesehatan dari tim kesehatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali, BPBD Kota Denpasar, Palang Merah Indonesia, Quantum, Tim Bantuan Medis Janar Duta Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, dan Tim Bantuan Medis Baswara Fakultas Kedokteran Warmadewa mendukung penuh suksesnya kegiatan ini.

Lebih dari 400 orang memeriksakan kesehatannya, mulai dari tensi, cek gula darah, asam urat dan kolesterol, hingga konsultasi gratis.

’’Sebagian dari masyarakat yang memeriksakan kesehatannya, ada 48 orang di antaranya melakukan donor darah di Pos PMI,’’ kata koordinator tim kesehatan Pramuka Peduli Festival, dr. Komang Arya, S.Ked.

Menurutnya, donor darah tidak hanya bermanfaat bagi orang lain, tetapi juga bagi pendonor, di mana usai mendonorkan darah, tubuh akan memproduksi sel-sel darah yang baru, yang lebih segar. Sehingga, member dampak positif bagi tubuh pendonor.

Sementara itu, anggota tim kesehatan Pramuka Peduli Festival 2018, Ni Komang Ayu Tri Ernawati, mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Pramuka terhadap kesehatan masyarakat, apalagi dalam kegiatan ini, Pramuka didukung oleh tenaga medis yang kompeten dan terlatih.

Baca Juga:  FH Unmas Denpasar Gelar Seminar Internasional Tren Work From Indonesia

Sehingga dapat memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat. Diharapkan, kegiatan ini dapat dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan, dan dapat member dampak positif terhadap peningkatan kesadaran masyarakat dalam memeriksakan kesehatannya secara aktif. (adv/djo)

 

Clean and Green bersama Pramuka Peduli

PRAMUKA Peduli Daerah Bali terus menunjukkan eksistensinya di tengah masyarakat Bali. Sesuai visi dan misinya; Membangun Karakter Generasi Muda yang Cerdas, Unggul, Cinta Tanah Air, dan Memiliki Rasa Kepedulian yang Tinggi.

Salah satunya, Pramuka Peduli Lingkungan. Yakni,  anggotanya melakukan berbagai kegiatan dalam mewujudkan Bali Clean and Green.

Mulai penanaman pohon yang merupakan agenda rutin, Pramuka Peduli Lingkungan juga telah merintis Bank Sampah Pramuka. Sasarannya dimulai dari seluruh anggota Gerakan Pramuka di Provinsi Bali.

Tujuannya, memotivasi generasi muda. Terutama anggota Gerakan Pramuka agar memiliki kesadaran dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan ini disambut positif anggota gerakan Pramuka Provinsi Bali.

Buktinya, hampir setiap minggunya, anggota Pramuka dengan antusias mengumpulkan sampah plastik, dan sampah lainnya yang dapat didaur ulang. Seperti; kertas, kardus, botol kaca, besi, dan lainnya, yang ditabung di bank sampah dalam bentuk rekening Bank Sampah Pramuka.

Baca Juga:  Aplikasi TCASH untuk Seluruh Masyarakat Indonesia Lintas Operator

Dalam menjalankan program ini, Pramuka Peduli Daerah Bali menggandeng Bank Sampah yang memiliki skala lebih besar, selaku pendamping Bank Sampah Pramuka. Yakni, Yayasan Bali Wastu di Jalan A.Yani, Denpasar. Yayasan ini memiliki cakupan luas di seluruh Bali.

Ketua Yayasan Bali Wastu Ni Wayan Riawati mengatakan, visi dan misi Pramuka Peduli, melalui pedoman yang tertuang dalam Surat Keputusan Kwartir Nasional (SK Kwarnas) Nomor: 107/ 2017 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Pramuka Peduli Lingkungan, sejalan dengan Program Yayasan Bali Wastu.

Selain itu, paparnya, Gerakan Pramuka yang memiliki jaringan luas di seluruh daerah, sangat memungkinkan menjadi agen-agen perubahan perilaku. Dimulai dari tingkat sekolah, dan di lingkungan masyarakat, dalam menggerakkan generasi muda melakukan aksi nyata dalam upaya pelestarian lingkungan.

’’Melalui Bank Sampah Pramuka, seluruh anggota Pramuka diharapkan untuk terlibat aktif dalam upaya perubahan perilaku, yang dimulai dari gerakan 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle, Red),’’ kata Ni Wayan Riawati.

Menurutnya, dengan 3R ini, seluruh anggota dapat memiliki kesadaran berusaha mengurangi timbunan sampah, memanfaatkan kembali, dan mendaur ulang sampah.

Selain itu, anggota Bank Sampah Pramuka diberi pemahaman, terkait upaya memilah sampah. Sampah yang telah dipilah dapat disetorkan ke bank sampah untuk mendapatkan manfaat ekonomi dalam bentuk tabungan. (adv/djo)

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/