alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, July 7, 2022

Berkat JKN-KIS, Operasi Menjadi Gratis

SINGARAJA – Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan ini telah mulai diselenggarakan padatahun 2014 lalu. Sejak adanya program ini, masyarakat dari pensiunan, Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai swasta, masyarakat yang tidak mampu serta sektor peserta mandiri lainnya dapat merasakan manfaat dari program ini.

Salah satu peserta JKN-KIS yakni  Ida Bagus Ketut Manggis, 78, yang saat itu sudah berada di rumahnya pasca-operasi kencing batu mengaku sangat terbantu dengan menjadi peserta JKN-KIS ini. 

“Tidak bisa saya bayangkan jika tidak memiliki jaminan kesehatan dari program JKN-KIS. Saya tidak tahu berapa biaya yang harus saya keluarkan untuk operasi yang saya jalani ini,” ucapnya.

“Dari awal sejak program JKN-KIS ini hadir, saya langsung menyambut gembira program ini, karena menurut saya, memiliki jaminan kesehatan sangatlah penting. Oleh karena itu saya langsung mendaftarkan diri beserta keluarga menjadi peserta mandiri dan saat itu saya memilih kelas 3. Saya juga sangat terkejut iuran setiap bulannya hanya Rp 25.500 saja, tidak sebanding dengan perawatan yang saya dapatkan di rumah sakit saat saya harus menjalani operasi,” ungkapnya.

Saat dirinya divonis memiliki kencing batu oleh dokter yang memeriksanya kala itu, ia terkejut karena harus melakukan operasi. Bagaimana tidak, ia membayangkan biaya operasi yang besar. 

“Saat saya akan menjalani operasi, dokter langsung bertanya apakah saya memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS), saya bilang ada dan saat itu dokter pun mengatakan operasi yang saya akan jalani akan ditanggung sepenuhnya oleh program JKN-KIS asalkan memilih kelas perawatan sesuai haknya dan tidak naik kelas perawatan. Sungguh seperti angin segar saya mendengar penjelasan dokter saat itu dan setelah itu saya bersiap untuk menjalani operasi dengan hati yang tenang,” ujarnya dengan penuh syukur.

Ia berterima kasih kepada program JKN-KIS karena telah membantu kelancaran operasinya dan tidak ada biaya sepeserpun yang ia keluarkan. Ia juga berpesan kepada seluruh masyarakat yang belum menjadi peserta JKN-KIS agar  segera mendaftarkan diri beserta keluarga dan membayar iuran setiap bulannya.



SINGARAJA – Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan ini telah mulai diselenggarakan padatahun 2014 lalu. Sejak adanya program ini, masyarakat dari pensiunan, Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai swasta, masyarakat yang tidak mampu serta sektor peserta mandiri lainnya dapat merasakan manfaat dari program ini.

Salah satu peserta JKN-KIS yakni  Ida Bagus Ketut Manggis, 78, yang saat itu sudah berada di rumahnya pasca-operasi kencing batu mengaku sangat terbantu dengan menjadi peserta JKN-KIS ini. 

“Tidak bisa saya bayangkan jika tidak memiliki jaminan kesehatan dari program JKN-KIS. Saya tidak tahu berapa biaya yang harus saya keluarkan untuk operasi yang saya jalani ini,” ucapnya.

“Dari awal sejak program JKN-KIS ini hadir, saya langsung menyambut gembira program ini, karena menurut saya, memiliki jaminan kesehatan sangatlah penting. Oleh karena itu saya langsung mendaftarkan diri beserta keluarga menjadi peserta mandiri dan saat itu saya memilih kelas 3. Saya juga sangat terkejut iuran setiap bulannya hanya Rp 25.500 saja, tidak sebanding dengan perawatan yang saya dapatkan di rumah sakit saat saya harus menjalani operasi,” ungkapnya.

Saat dirinya divonis memiliki kencing batu oleh dokter yang memeriksanya kala itu, ia terkejut karena harus melakukan operasi. Bagaimana tidak, ia membayangkan biaya operasi yang besar. 

“Saat saya akan menjalani operasi, dokter langsung bertanya apakah saya memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS), saya bilang ada dan saat itu dokter pun mengatakan operasi yang saya akan jalani akan ditanggung sepenuhnya oleh program JKN-KIS asalkan memilih kelas perawatan sesuai haknya dan tidak naik kelas perawatan. Sungguh seperti angin segar saya mendengar penjelasan dokter saat itu dan setelah itu saya bersiap untuk menjalani operasi dengan hati yang tenang,” ujarnya dengan penuh syukur.

Ia berterima kasih kepada program JKN-KIS karena telah membantu kelancaran operasinya dan tidak ada biaya sepeserpun yang ia keluarkan. Ia juga berpesan kepada seluruh masyarakat yang belum menjadi peserta JKN-KIS agar  segera mendaftarkan diri beserta keluarga dan membayar iuran setiap bulannya.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/