alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Secangkir Kopi dan Sebuah Persahabatan

RadarBali.com – Siapa yang udah nunggu-nunggu film “Filosofi Kopi 2” nih? Eits, buat yang kepo, apa sebelumnya kalian udah nonton film pertamanya?

Meski pun sudah tayang sedikit lawas, tapi film ini nyatanya mampu menyeret perhatian penonton tanah air. Balutan cerita yang membahas tentang kopi menjadi sisi unik alur cerita film ini.

Apalagi aktor dan aktris yang menggawangi film ini turut menyumbang pamor Filosofi Kopi. Pemeran utama yang dibintangi oleh Chicco Jerico (Ben) dan Rio Dewanto (Jody) menjadi magnet tersendiri yang mampu menggaet penikmat film bergenre drama untuk menyaksikan film hingga selesai.

Meski telah dirilis pada bulan April 2015 lalu di bioskop, namun kisahnya masih menyisakan kerinduan untuk disaksikan kembali.

Alur film yang dikemas sangat santai, sesantai minum kopi ini menjadi salah satu film yang cocok untuk melipur penat.

Baca Juga:  Beri Kuliah di Unud, Bupati Giri Bagi Resep Berdayakan Masyarakat Desa

Cerita bermula dari dua sahabat yang memiliki kedai kopi bernama Filosofi Kopi yang sedang berada diujung tanduk.

Di tengah perkembangan zaman, kedai kopi yang dikelola oleh Jody dan Ben sebagai baristanya tengah menghadapi lilitan hutang.

Berangkat dari konflik inilah, akhirnya Ben dan Jody melakukan berbagai cara agar Filosofi Kopi tetap bertahan.

Karakter Jody dan Ben yang sama-sama memiliki ego tinggi ini selalu diselingi dengan perdebatan untuk memutuskan nasib Filosofi Kopi.

Hingga akhirnya datang seorang pengusaha yang sedang membutuhkan barista untuk menjawab tantangan membuat racikan kopi terbaik dengan iming-iming hadiah uang Rp 100 juta.

Nggak mau melewatkan kesempatan emas, Ben dan Jody dengan penuh pertimbangan siap menaklukan tantangan itu.

Dengan menempuh perjalanan panjang dan waktu yang tak singkat, akhirnya Ben berhasil membuat racikan kopi terbaik menurutnya yang diberi nama Kopi Perfecto.

Baca Juga:  STIPAR Triatmajaya Gelar Pengabdian Masyarakat di Banyuwangi

Lantas, bagaimana perjalanan dua sahabat tersebut dengan Filosofi Kopi? Akankah mereka berhasil menghadapi tantangan itu?

Dibalik ketegangan perdebatannya, persahabatan yang terjalin sangatlah hangat, sehangat secangkir kopi pagi.

Yeah, filosofi-filosofi kopi yang penuh makna menjadi sebuah kerinduan untuk menyaksikan film ini.

Audio dan visual yang pas sangat mendukung kelangsungan alur film ini. Apalagi di akhir cerita, klimaks kembali dimunculkan sehingga memberikan kesan dan satu kata untuk film ini, Perfecto!

Untuk mengobati kerinduan penikmat film bergenre drama ini, Filosofi Kopi 2 pun siap hadir pertengahan bulan Juli di layar bioskop.

So, jangan sampai ketinggalan karena film keduanya juga bakal dihiasi dengan kehadiran salah satu aktris papan atas yang pastinya kalian kenal. 



RadarBali.com – Siapa yang udah nunggu-nunggu film “Filosofi Kopi 2” nih? Eits, buat yang kepo, apa sebelumnya kalian udah nonton film pertamanya?

Meski pun sudah tayang sedikit lawas, tapi film ini nyatanya mampu menyeret perhatian penonton tanah air. Balutan cerita yang membahas tentang kopi menjadi sisi unik alur cerita film ini.

Apalagi aktor dan aktris yang menggawangi film ini turut menyumbang pamor Filosofi Kopi. Pemeran utama yang dibintangi oleh Chicco Jerico (Ben) dan Rio Dewanto (Jody) menjadi magnet tersendiri yang mampu menggaet penikmat film bergenre drama untuk menyaksikan film hingga selesai.

Meski telah dirilis pada bulan April 2015 lalu di bioskop, namun kisahnya masih menyisakan kerinduan untuk disaksikan kembali.

Alur film yang dikemas sangat santai, sesantai minum kopi ini menjadi salah satu film yang cocok untuk melipur penat.

Baca Juga:  STIPAR Triatmajaya Gelar Pengabdian Masyarakat di Banyuwangi

Cerita bermula dari dua sahabat yang memiliki kedai kopi bernama Filosofi Kopi yang sedang berada diujung tanduk.

Di tengah perkembangan zaman, kedai kopi yang dikelola oleh Jody dan Ben sebagai baristanya tengah menghadapi lilitan hutang.

Berangkat dari konflik inilah, akhirnya Ben dan Jody melakukan berbagai cara agar Filosofi Kopi tetap bertahan.

Karakter Jody dan Ben yang sama-sama memiliki ego tinggi ini selalu diselingi dengan perdebatan untuk memutuskan nasib Filosofi Kopi.

Hingga akhirnya datang seorang pengusaha yang sedang membutuhkan barista untuk menjawab tantangan membuat racikan kopi terbaik dengan iming-iming hadiah uang Rp 100 juta.

Nggak mau melewatkan kesempatan emas, Ben dan Jody dengan penuh pertimbangan siap menaklukan tantangan itu.

Dengan menempuh perjalanan panjang dan waktu yang tak singkat, akhirnya Ben berhasil membuat racikan kopi terbaik menurutnya yang diberi nama Kopi Perfecto.

Baca Juga:  Wakili Astra Motor Bali, Siswi SMAN 4 Denpasar Menuju AHMBS Nasional

Lantas, bagaimana perjalanan dua sahabat tersebut dengan Filosofi Kopi? Akankah mereka berhasil menghadapi tantangan itu?

Dibalik ketegangan perdebatannya, persahabatan yang terjalin sangatlah hangat, sehangat secangkir kopi pagi.

Yeah, filosofi-filosofi kopi yang penuh makna menjadi sebuah kerinduan untuk menyaksikan film ini.

Audio dan visual yang pas sangat mendukung kelangsungan alur film ini. Apalagi di akhir cerita, klimaks kembali dimunculkan sehingga memberikan kesan dan satu kata untuk film ini, Perfecto!

Untuk mengobati kerinduan penikmat film bergenre drama ini, Filosofi Kopi 2 pun siap hadir pertengahan bulan Juli di layar bioskop.

So, jangan sampai ketinggalan karena film keduanya juga bakal dihiasi dengan kehadiran salah satu aktris papan atas yang pastinya kalian kenal. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/