alexametrics
25.4 C
Denpasar
Saturday, August 20, 2022

Grab Perkuat Langkah untuk Perangi Corona

DENPASAR – Mulai Senin (16/3) lalu Presiden Jokowi menginstruksikan masyarakat Indonesia untuk bekerja, belajar, dan beribadah di rumah.

Itu dilakukan untuk memerangi pandemik Covid-19; berkolaborasi dengan masyarakat seluruh dunia.

Para lini terdepan Grab Indonesia juga menumbuhkan keberanian dan bergabung dalam gerakan KitaVSCorona.

“Seluruh rangkaian Mitra Pengemudi, pengantaran, merchant dan karyawan Grab Indonesia bersatu untuk melawan musuh bersama yaitu pandemi virus.

KitaVSCorona berupaya untuk menyebarkan nilai-nilai positif, membangun keteguhan dan memberdayakan masyarakat Indonesia

saat masyarakat bergotong royong untuk meratakan kurva pandemi,” ungkap Neneng Goenadi, Managing Director, Grab Indonesia.

Neneng mengaku sangat bersyukur para mitra pengemudi, pengantaran, dan merchant Grab mau menjadi pahlawan.

Membantu keseharian dan terus melayani masyarakat Indonesia pada masa yang penuh cobaan ini.

“Kami telah menempatkan berbagai upaya pencegahan tambahan serta paket dukungan untuk melindungi kesehatan, kesejahteraan dan keberlangsungan hidup mereka, “ungkapnya.

Baca Juga:  Kabar Baik, Ibu Hamil yang Keguguran di Gianyar Negatif Covid-19

Kesiapsiagaan Grab Indonesia terhadap situasi Pandemi COVID-19, terang Neneng dimulai sejak wabah penyebaran virus Covid-19 Desember 2019 lalu.

Grab Indonesia diakuinya telah memonitor situasi dan mempersiapkan seluruh pemangku kepentingan Grab.

“Di Grab, kami menempatkan kesehatan dan keselamatan pelanggan, Mitra Pengemudi dan merchant kami sebagai prioritas utama dalam seluruh kegiatan operasional kami.

Melalui upaya jaga jarak sosial yang aman dan efektif, kemitraan dari segi teknologi dan inisiatif edukasi kami, kami telah menerapkan langkah-langkah tegas untuk membatasi penyebaran virus di Indonesia,” jelasnya.

Lebih lanjut, Neneng menyebut di masa yang tidak pasti ini, sebagai aplikasi serba bisa di Indonesia, Grab memiliki kewajiban

untuk memastikan seluruh lini layanannya berjalan dengan resiko yang lebih minim bagi semua pelanggan dan lini mitra yang dilayani dan didukung dalam platform Grab.

Baca Juga:  3 Anggota Polri Positif Covid-19, Begini Respons Kapolres Buleleng

Sebagai langkah perlindungan bagi pelanggan dan mitra pengantaran, Grab memperkenalkan Pemesanan Tanpa Kontak di antara kedua pihak.

Pelanggan GrabFood dan GrabExpress dapat mengikuti panduan Pemesanan Tanpa Kontak yang tersedia dalam aplikasi atau dengan mengikuti tiga langkah mudah berikut.

Informasikan mitra pengantaran untuk meletakkan pesanan di luar pintu atau lokasi tertentu seperti resepsionis gedung jika diizinkan oleh manajemen gedung yang bersangkutan.

Mitra pengantaran akan memberitahu pelanggan saat mereka telah tiba di lokasi pengantaran, meletakkan pesanan di tempat yang telah

ditentukan dan menunggu pelanggan untuk mengambil pesanan dimana mereka akan berdiri setidaknya 2 meter dari pesanan tersebut.

“Kami sangat menyarankan pelanggan untuk memilih pembayaran non-tunai. Jika penggunaan uang tunai tidak dapat dihindari,

pelanggan dapat meletakkan uang tersebut di dalam amplop dan menaruhnya di tempat pesanan yang telah ditentukan sebelumnya,” ungkapnya. (rba)

 



DENPASAR – Mulai Senin (16/3) lalu Presiden Jokowi menginstruksikan masyarakat Indonesia untuk bekerja, belajar, dan beribadah di rumah.

Itu dilakukan untuk memerangi pandemik Covid-19; berkolaborasi dengan masyarakat seluruh dunia.

Para lini terdepan Grab Indonesia juga menumbuhkan keberanian dan bergabung dalam gerakan KitaVSCorona.

“Seluruh rangkaian Mitra Pengemudi, pengantaran, merchant dan karyawan Grab Indonesia bersatu untuk melawan musuh bersama yaitu pandemi virus.

KitaVSCorona berupaya untuk menyebarkan nilai-nilai positif, membangun keteguhan dan memberdayakan masyarakat Indonesia

saat masyarakat bergotong royong untuk meratakan kurva pandemi,” ungkap Neneng Goenadi, Managing Director, Grab Indonesia.

Neneng mengaku sangat bersyukur para mitra pengemudi, pengantaran, dan merchant Grab mau menjadi pahlawan.

Membantu keseharian dan terus melayani masyarakat Indonesia pada masa yang penuh cobaan ini.

“Kami telah menempatkan berbagai upaya pencegahan tambahan serta paket dukungan untuk melindungi kesehatan, kesejahteraan dan keberlangsungan hidup mereka, “ungkapnya.

Baca Juga:  [Kabar Baik] Jumlah Pasien Sembuh dan Diperbolehkan Pulang Bertambah

Kesiapsiagaan Grab Indonesia terhadap situasi Pandemi COVID-19, terang Neneng dimulai sejak wabah penyebaran virus Covid-19 Desember 2019 lalu.

Grab Indonesia diakuinya telah memonitor situasi dan mempersiapkan seluruh pemangku kepentingan Grab.

“Di Grab, kami menempatkan kesehatan dan keselamatan pelanggan, Mitra Pengemudi dan merchant kami sebagai prioritas utama dalam seluruh kegiatan operasional kami.

Melalui upaya jaga jarak sosial yang aman dan efektif, kemitraan dari segi teknologi dan inisiatif edukasi kami, kami telah menerapkan langkah-langkah tegas untuk membatasi penyebaran virus di Indonesia,” jelasnya.

Lebih lanjut, Neneng menyebut di masa yang tidak pasti ini, sebagai aplikasi serba bisa di Indonesia, Grab memiliki kewajiban

untuk memastikan seluruh lini layanannya berjalan dengan resiko yang lebih minim bagi semua pelanggan dan lini mitra yang dilayani dan didukung dalam platform Grab.

Baca Juga:  Nekat Balap Liar saat Wabah Covid-19, Belasan ABG di Buleleng Diciduk

Sebagai langkah perlindungan bagi pelanggan dan mitra pengantaran, Grab memperkenalkan Pemesanan Tanpa Kontak di antara kedua pihak.

Pelanggan GrabFood dan GrabExpress dapat mengikuti panduan Pemesanan Tanpa Kontak yang tersedia dalam aplikasi atau dengan mengikuti tiga langkah mudah berikut.

Informasikan mitra pengantaran untuk meletakkan pesanan di luar pintu atau lokasi tertentu seperti resepsionis gedung jika diizinkan oleh manajemen gedung yang bersangkutan.

Mitra pengantaran akan memberitahu pelanggan saat mereka telah tiba di lokasi pengantaran, meletakkan pesanan di tempat yang telah

ditentukan dan menunggu pelanggan untuk mengambil pesanan dimana mereka akan berdiri setidaknya 2 meter dari pesanan tersebut.

“Kami sangat menyarankan pelanggan untuk memilih pembayaran non-tunai. Jika penggunaan uang tunai tidak dapat dihindari,

pelanggan dapat meletakkan uang tersebut di dalam amplop dan menaruhnya di tempat pesanan yang telah ditentukan sebelumnya,” ungkapnya. (rba)

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/