alexametrics
27.6 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Rsu Puri Raharja Denpasar Gelar Pelatihan Aplikasi Sismadak

DENPASAR – Tak kurang 40 karyawan Rumah Sakit Umum (RSU) Puri Raharja, Denpasar, ikuti Pelatihan Aplikasi Sistem Manajemen Dokumen Akreditasi (Sismadak), Senin lalu (16/7).

Kegiatan berlangsung dari pukul 08.00 WITA, di aula lantai 4 rumah sakit ini. ’’Pelatihan ini dalam rangka persiapan akreditasi yang akan dilaksanakan RSU Puri Raharja untuk periode 2018,’’ kata Direktur Utama RSU Puri Raharja dr I Nyoman Sutedja, saat pembukaan pelatihan.

Hadir pula para jajaran direksi lainnya. Pelatihan ini sebagai langkah manajemen RSU Puri Raharja guna mengikuti regulasi saat ini dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS).

Baca Juga:  Sampah Menggunung, WWF Minta GCOR Direplikasi Daerah Lain di Indonesia

Sebagai syarat untuk dapat menyelenggarakan proses akreditasi dengan menggunakan sistem manajemen terbaru. Yaitu, dengan fasilitas Aplikasi Sismadak.

Narasumbernya; Sri Hartini Gea dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) Pusat Jakarta. Aplikasi Sismadak ini merupakan aplikasi  alat bantu yang diperuntukkan bagi rumah sakit (RS) yang mengikuti program akreditasi yang diselenggarakan KARS.

Sismadak berguna bagi rumah sakit dalam persiapan akreditasi untuk mengumpulkan, menyimpan, dan mencari kembali dokumen bukti yang berhubungan dengan akreditasi.

Aplikasi ini dioperasikan sendiri pihak RS, sehingga perlu kerjasama dan koordinasi dengan staf TI RS dan penanggung jawab (PJ) Akreditasi Rumah Sakit, terutama dalam penyediaan server, jaringan, dan proses maintenance.

Sistem ini akan digunakan sebagai sarana penunjang proses akreditasi dari konsep manual pemeriksaan data fisik menjadi terkomputerisasi secara online via data yang di-input, dicetak kemudian di-scan serta dapat diakses secara langsung oleh KARS Pusat Jakarta selaku Tim Verifikasi Pemeriksa.

Baca Juga:  GREDU Gandeng Global Wakaf – ACT Kembangkan Digitalisasi Pendidikan

Dengan demikian, proses akreditasi, khususnya untuk pemeriksaan data, nantinya lebih efisien dan efektif, serta akurasi data lebih valid.

’’Peserta pelatihan secara langsung ikut mempraktikkan sistem aplikasi tersebut, dan diharapkan pula aplikasi Sismadak ini dapat digunakan secara langsung oleh manajemen rumah sakit untuk proses akreditasi,’’ papar I Gusti Nyoman Tongki Adiyono, dari pihak rumah sakit, dalam rilisnya, kemarin. (djo)



DENPASAR – Tak kurang 40 karyawan Rumah Sakit Umum (RSU) Puri Raharja, Denpasar, ikuti Pelatihan Aplikasi Sistem Manajemen Dokumen Akreditasi (Sismadak), Senin lalu (16/7).

Kegiatan berlangsung dari pukul 08.00 WITA, di aula lantai 4 rumah sakit ini. ’’Pelatihan ini dalam rangka persiapan akreditasi yang akan dilaksanakan RSU Puri Raharja untuk periode 2018,’’ kata Direktur Utama RSU Puri Raharja dr I Nyoman Sutedja, saat pembukaan pelatihan.

Hadir pula para jajaran direksi lainnya. Pelatihan ini sebagai langkah manajemen RSU Puri Raharja guna mengikuti regulasi saat ini dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS).

Baca Juga:  GREDU Gandeng Global Wakaf – ACT Kembangkan Digitalisasi Pendidikan

Sebagai syarat untuk dapat menyelenggarakan proses akreditasi dengan menggunakan sistem manajemen terbaru. Yaitu, dengan fasilitas Aplikasi Sismadak.

Narasumbernya; Sri Hartini Gea dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) Pusat Jakarta. Aplikasi Sismadak ini merupakan aplikasi  alat bantu yang diperuntukkan bagi rumah sakit (RS) yang mengikuti program akreditasi yang diselenggarakan KARS.

Sismadak berguna bagi rumah sakit dalam persiapan akreditasi untuk mengumpulkan, menyimpan, dan mencari kembali dokumen bukti yang berhubungan dengan akreditasi.

Aplikasi ini dioperasikan sendiri pihak RS, sehingga perlu kerjasama dan koordinasi dengan staf TI RS dan penanggung jawab (PJ) Akreditasi Rumah Sakit, terutama dalam penyediaan server, jaringan, dan proses maintenance.

Sistem ini akan digunakan sebagai sarana penunjang proses akreditasi dari konsep manual pemeriksaan data fisik menjadi terkomputerisasi secara online via data yang di-input, dicetak kemudian di-scan serta dapat diakses secara langsung oleh KARS Pusat Jakarta selaku Tim Verifikasi Pemeriksa.

Baca Juga:  Sampah Menggunung, WWF Minta GCOR Direplikasi Daerah Lain di Indonesia

Dengan demikian, proses akreditasi, khususnya untuk pemeriksaan data, nantinya lebih efisien dan efektif, serta akurasi data lebih valid.

’’Peserta pelatihan secara langsung ikut mempraktikkan sistem aplikasi tersebut, dan diharapkan pula aplikasi Sismadak ini dapat digunakan secara langsung oleh manajemen rumah sakit untuk proses akreditasi,’’ papar I Gusti Nyoman Tongki Adiyono, dari pihak rumah sakit, dalam rilisnya, kemarin. (djo)


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/