alexametrics
27.6 C
Denpasar
Tuesday, July 5, 2022

Jadi Ajang Kongko-Kongkonya Ala Pencinta Otomotif Bali

DENPASAR-Event” Ketog Semprong 4″ yang digelar 17-18 Agustus 2018 di TVRI Bali, Renon, Denpasar berakhir.

Acara yang diprakarsai dua komunitas pencinta mobil klasik, yakni Montogen VW Team dan Persatuan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) Bali ini berlangsung meriah. 

Ketua Panitia penyelenggara, Bayu Pramana mengatakan acara ini merupakan ajang berkumpul dan bertukar pikiran bagi para pencinta otomotif di Bali. 

“Goalnya, acara ini merupakan ajang temu bagi pencinta otomotif,” katanya saat ditemui di lokasi acara, Sabtu (18/8) petang.

Lebih lanjut, yang membedakan perhelatan Ketog Semprong 4, dengan event sebelumnya terletak pada konsep acaranya. 
Jika sebelumnya dibuat dengan lebih mengedepankan event musik, kali ini murni khusus otomotif.

“Suasananya kami rancang lebih santai biar lintas komunitas di Bali bisa kumpul atau nongkrong,” tambahnya. 

Ada sebanyak lebih dari 20 komunitas otomotif di Bali yang terlelibat dalam acara ini, baik komunitas mobil maupun motor.

Tampak sejumlah mobil dan motor klasik terparkir di lokasi acara. 

Selain untuk dipamerkan, sejumlah kendaraan antik ini juga digunakan untuk menjadi obyek foto oleh para fotografer. 
Selain itu, ada juga pertunjukan musik selama dua hari tersebut.



DENPASAR-Event” Ketog Semprong 4″ yang digelar 17-18 Agustus 2018 di TVRI Bali, Renon, Denpasar berakhir.

Acara yang diprakarsai dua komunitas pencinta mobil klasik, yakni Montogen VW Team dan Persatuan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) Bali ini berlangsung meriah. 

Ketua Panitia penyelenggara, Bayu Pramana mengatakan acara ini merupakan ajang berkumpul dan bertukar pikiran bagi para pencinta otomotif di Bali. 

“Goalnya, acara ini merupakan ajang temu bagi pencinta otomotif,” katanya saat ditemui di lokasi acara, Sabtu (18/8) petang.

Lebih lanjut, yang membedakan perhelatan Ketog Semprong 4, dengan event sebelumnya terletak pada konsep acaranya. 
Jika sebelumnya dibuat dengan lebih mengedepankan event musik, kali ini murni khusus otomotif.

“Suasananya kami rancang lebih santai biar lintas komunitas di Bali bisa kumpul atau nongkrong,” tambahnya. 

Ada sebanyak lebih dari 20 komunitas otomotif di Bali yang terlelibat dalam acara ini, baik komunitas mobil maupun motor.

Tampak sejumlah mobil dan motor klasik terparkir di lokasi acara. 

Selain untuk dipamerkan, sejumlah kendaraan antik ini juga digunakan untuk menjadi obyek foto oleh para fotografer. 
Selain itu, ada juga pertunjukan musik selama dua hari tersebut.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/