alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Jadi Pasien JKN – KIS, Bersyukur Tak Keluar Biaya Sepeserpun

SINGARAJA – Gede Wirya, 79, warga Banjar Dinas Klodkauh Desa Panji Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng ini

merasa sangat nyaman menggunakan fasilitas kesehatan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.

Pasalnya, pelayanan yang ia peroleh sangatlah memuaskan, tidak ada perbedaan antara pelayanan terhadap pasien umum maupun pasian JKN-KIS.

Gede pernah mengalami sesak dan gangguan pada jantungnya sehingga harus menjalani rawat inap di Rumah Sakit Umum Kertha Usada Singaraja.

“Saya menjalani rawat inap di RSU Kertha Usada Singaraja. Pelayanan yang saya dapat tergolong sangat memuaskan karena dari awal saya masuk rumah sakit, segalanya sangat mudah.

Tidak ada perbedaan penanganan pelayanan kesehatan antara pasien umum dengan pasien JKN-KIS seperti saya.

Mungkin ini dikarenakan telah ada koordinasi yang baik antara pihak BPJS Kesehatan dengan pihak rumah sakit dan memang pihak rumah sakit sebagai pemberi pelayanan kesehatan seharusnya seperti itu,” tutur Gede yang merupakan pensiunan PNS.

Selain puas dengan pelayanan yang diberikan, Gede juga mengapresiasi BPJS Kesehatan yang menurutnya sudah memberikan perhatian penuh.

“Saya merasa sangat diperhatikan oleh BPJS Kesehtan. Terlebih lagi saat Ibu Made Sukmayanti yang merupakan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Singaraja

menyempatkan dirinya membesuk saya saat saya di rumah sakit. Tanpa tanggung-tanggung beliau merangkul  dan memberikan dukungan semangat kepada saya.

Jujur saya sangat merasa terhibur atas kedatangan pihak BPJS Kesehatan, selain biaya pelayanan kesehatan saya ditanggung sepenuhnya oleh BPJS Kesehatan

Baca Juga:  Ikut JKN-KIS, Vina: Biaya Pelayanan Gratis Asal Sesuai Prosedur Medis

tanpa ada iuran biaya satu rupiahpun, saya juga diberikan dukungan semangat oleh pihak BPJS Kesehatan. sungguh mulia program JKN-KIS ini,” senyum Gede.

Ia pun dengan tegas menyatakan, tidak ada rugi jika menjadi peserta JKN-KIS. Untuk itu ia mengimbau kepada seluruh masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS agar mendaftarkan diri beserta anggota keluarganya.

“Tidak akan rugi jika menjadi peserta JKN-KIS karena saya telah merasakan manfaatnya. Biaya rawat inap saya di RSU Kertha Usada ditanggung sepenuhnya oleh BPJS Kesehatan.

Saya salut dengan program JKN-KIS ini karena dapat membiayai segala jenis tindakan medis. Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat

yang belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS segeralah mendaftarkan diri beserta anggota keluarganya. Jangan menunggu sakit terlebih dahulu baru mendaftar dan bagi masyarakat

yang sudah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS rutinlah membayar iuran sebelum tanggal 10 setiap bulannya karena iuran peserta yang sehatlah yang akan membantu biaya pengobatan saya.

Disini letak prinsip gotong royong dari Program JKN-KIS. Semoga program ini tetap berjalan dengan baik karena program ini sangat menolong masyarakat

yang sedang sakit dan membutuhkan biaya. Diharapkan dukungan dari berbagai pihak untuk kelancaran program ini.

Salah satunya dukungan dari fasilitas kesehatan agar tetap memberikan pelayanan yang baik terhadap pasien dari peserta JKN-KIS ini,” kata Gede.

Baca Juga:  Go Jek Gandeng Mitra Driver dan Suporter Temu Sapa Pemain Bali United

Dari pengalaman tersebut, Gede dan keluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah yang telah mencanangkan program JKN-KIS,

BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara program ini dan fasilitas kesehatan yang telah memberikan pelayanan dengan baik pula.

Semoga Program JKN-KIS ini kedepannya semakin sukses  karena banyak manfaat bagi masyarakat dari program JKN-KIS ini. 

Apabila ada masyarakat yang masih belum jelas terkait program ini di tengah banyaknya beredar berita ataupun informasi yang belum tentu kebenarannya,

sebaiknya bisa menanyakan ke BPJS Kesehatan, tidak perlu datang ke Kantor BPJS Kesehatan, cukup menelepon BPJS Care Center 1500400.

Atau dengan menggali informasi di website dan media sosial resmi BPJS Kesehatan serta mendownload aplikasi mobile JKN.

Aplikasi Mobile JKN adalah aplikasi yang dikembangkan oleh BPJS Kesehatan untuk memberikan kemudahan pelayanan bagi peserta.

Peserta dimudahkan dalam mengakses beragam informasi tentang BPJS Kesehatan hanya dalam satu genggaman, dimanapun, kapanpun dan oleh siapapun.

Dalam aplikasi tersebut terdapat fitur menu diantaranya menu pelayanan, menu umum, menu peserta dan menu tagihan.

Setiap orang dapat mendaftarkan diri menjadi peserta baru atau bagi masyarakat yang sudah menjadi peserta dapat melakukan hal-hal administratif yang biasanya dilakukan

di kantor BPJS Kesehatan seperti mengecek jumlah iuran kepesertaan, naik kelas perawatan, pindah fasilitas kesehatan tingkat pertama, selain itu masyarakat juga dapat melakukan pendaftaran dan permintaan informasi. (adv)

 

 



SINGARAJA – Gede Wirya, 79, warga Banjar Dinas Klodkauh Desa Panji Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng ini

merasa sangat nyaman menggunakan fasilitas kesehatan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.

Pasalnya, pelayanan yang ia peroleh sangatlah memuaskan, tidak ada perbedaan antara pelayanan terhadap pasien umum maupun pasian JKN-KIS.

Gede pernah mengalami sesak dan gangguan pada jantungnya sehingga harus menjalani rawat inap di Rumah Sakit Umum Kertha Usada Singaraja.

“Saya menjalani rawat inap di RSU Kertha Usada Singaraja. Pelayanan yang saya dapat tergolong sangat memuaskan karena dari awal saya masuk rumah sakit, segalanya sangat mudah.

Tidak ada perbedaan penanganan pelayanan kesehatan antara pasien umum dengan pasien JKN-KIS seperti saya.

Mungkin ini dikarenakan telah ada koordinasi yang baik antara pihak BPJS Kesehatan dengan pihak rumah sakit dan memang pihak rumah sakit sebagai pemberi pelayanan kesehatan seharusnya seperti itu,” tutur Gede yang merupakan pensiunan PNS.

Selain puas dengan pelayanan yang diberikan, Gede juga mengapresiasi BPJS Kesehatan yang menurutnya sudah memberikan perhatian penuh.

“Saya merasa sangat diperhatikan oleh BPJS Kesehtan. Terlebih lagi saat Ibu Made Sukmayanti yang merupakan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Singaraja

menyempatkan dirinya membesuk saya saat saya di rumah sakit. Tanpa tanggung-tanggung beliau merangkul  dan memberikan dukungan semangat kepada saya.

Jujur saya sangat merasa terhibur atas kedatangan pihak BPJS Kesehatan, selain biaya pelayanan kesehatan saya ditanggung sepenuhnya oleh BPJS Kesehatan

Baca Juga:  Pemasukan Rp 766 M, Bayar Klaim Rp 1,57 T, BPJS Kesehatan Defisit

tanpa ada iuran biaya satu rupiahpun, saya juga diberikan dukungan semangat oleh pihak BPJS Kesehatan. sungguh mulia program JKN-KIS ini,” senyum Gede.

Ia pun dengan tegas menyatakan, tidak ada rugi jika menjadi peserta JKN-KIS. Untuk itu ia mengimbau kepada seluruh masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS agar mendaftarkan diri beserta anggota keluarganya.

“Tidak akan rugi jika menjadi peserta JKN-KIS karena saya telah merasakan manfaatnya. Biaya rawat inap saya di RSU Kertha Usada ditanggung sepenuhnya oleh BPJS Kesehatan.

Saya salut dengan program JKN-KIS ini karena dapat membiayai segala jenis tindakan medis. Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat

yang belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS segeralah mendaftarkan diri beserta anggota keluarganya. Jangan menunggu sakit terlebih dahulu baru mendaftar dan bagi masyarakat

yang sudah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS rutinlah membayar iuran sebelum tanggal 10 setiap bulannya karena iuran peserta yang sehatlah yang akan membantu biaya pengobatan saya.

Disini letak prinsip gotong royong dari Program JKN-KIS. Semoga program ini tetap berjalan dengan baik karena program ini sangat menolong masyarakat

yang sedang sakit dan membutuhkan biaya. Diharapkan dukungan dari berbagai pihak untuk kelancaran program ini.

Salah satunya dukungan dari fasilitas kesehatan agar tetap memberikan pelayanan yang baik terhadap pasien dari peserta JKN-KIS ini,” kata Gede.

Baca Juga:  Pro Kontra Kebijakan Baru BPJS Kesehatan, Ini Investigasi ORI Bali..

Dari pengalaman tersebut, Gede dan keluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah yang telah mencanangkan program JKN-KIS,

BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara program ini dan fasilitas kesehatan yang telah memberikan pelayanan dengan baik pula.

Semoga Program JKN-KIS ini kedepannya semakin sukses  karena banyak manfaat bagi masyarakat dari program JKN-KIS ini. 

Apabila ada masyarakat yang masih belum jelas terkait program ini di tengah banyaknya beredar berita ataupun informasi yang belum tentu kebenarannya,

sebaiknya bisa menanyakan ke BPJS Kesehatan, tidak perlu datang ke Kantor BPJS Kesehatan, cukup menelepon BPJS Care Center 1500400.

Atau dengan menggali informasi di website dan media sosial resmi BPJS Kesehatan serta mendownload aplikasi mobile JKN.

Aplikasi Mobile JKN adalah aplikasi yang dikembangkan oleh BPJS Kesehatan untuk memberikan kemudahan pelayanan bagi peserta.

Peserta dimudahkan dalam mengakses beragam informasi tentang BPJS Kesehatan hanya dalam satu genggaman, dimanapun, kapanpun dan oleh siapapun.

Dalam aplikasi tersebut terdapat fitur menu diantaranya menu pelayanan, menu umum, menu peserta dan menu tagihan.

Setiap orang dapat mendaftarkan diri menjadi peserta baru atau bagi masyarakat yang sudah menjadi peserta dapat melakukan hal-hal administratif yang biasanya dilakukan

di kantor BPJS Kesehatan seperti mengecek jumlah iuran kepesertaan, naik kelas perawatan, pindah fasilitas kesehatan tingkat pertama, selain itu masyarakat juga dapat melakukan pendaftaran dan permintaan informasi. (adv)

 

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/