alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, August 18, 2022

Pilkada NTB Curang, Relawan Zul-Rohmi Akan Viralkan di Sosmed

LOMBOK TIMUR – Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB tinggal menghitung hari. Masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) akan menggunakan hak pilihnya pada 27 Juni mendatang.

Mendekati waktu pemilihan, relawan Tempat Pengumutan Suara (TPS) pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur NTB nomor urut 3,  Zulkieflimansyah dan Sitti Rohmi Djalilah (Zul-Rohmi) diminta aktif bergerak di TPS. 

Hal tersebut dikatakan M Nashib Ikroman, Ketua Badan Pemenangan Pemilu  (Bappilu) Partai Demokrat NTB,  di sela-sela kampanye dialogis Zul-Rohmi dan pasangan nomor urut 4 Calon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur, Syamsul Lutfi dan Najamuddin (Fiddin) di Lapangan Keruak, Lombok Timur, NTB.

“Mari relawan TPS Zul-Rohmi dan Fiddin mewujudkan NTB Gemilang dan Lombok Timur Baru,” katanya, Kamis (21/6).

Pria berambut panjang yang akrab disapa Achieve ini menyatakan, relawan TPS diharapkan bisa mewujudkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tingkat provinsi dan kabupaten yang sehat. Menurutnya, pada hari tenang dan jelang pencoblosan banyak sekali kecurangan yang terjadi.

Baca Juga:  Dukung Event GCOR 2019, Wakil Walikota Titip Pesan Edukasi Masyarakat

“Kalau ada yang curang, foto dan upload langsung di sosial media (sosmed). Kita viralkan saja,” ucapnya.

Achieve menuturkan, relawan paslon Zul-Rohmi dan Fiddin harus terus blusukan di wilayah masing-masing. Ini dilakukan sampai pencoblosan dan penghitungan KPU dilakukan.

“Pelototi semua wilayah kita masing-masing. Pastikan kecurangan itu tidak terjadi,” tegasnya.

Diakuinya, mengawal pilkada yang jujur dan bersih tak bisa dilakukan hanya oleh paslon Zul-Rohmi dan Fiddin. Dukungan dari relawan dan simpatisan jelas dibutuhkan.

“Kita tak bisa menjangkau wilayah yang luas. Jadi semua relawan TPS harus pasang mata, pasang telinga, dan pasang badan,” imbuhnya.

Achieve menilai, kontestasi demokrasi baik di Provinsi NTB maupun Kabupaten Lombok Timur, muncul beragam kabar angin adanya gerakan kecurangan yang masif dan sistematis. Itu artinya pilkada belum bisa dipastikan bebas dari kecurangan.

Baca Juga:  SMK Telkom Tunas Harapan Studi Industri Media

“Kita tidak menuduh siapapun. Tapi, kita mengantisipasi, menjaga jangan sampai kabar angin yang beredar itu terjadi,” tandasnya.

Lebih jauh, lanjutnya,  para relawan TPS juga bisa menghalau fitnah dan kampanye hitam yang muncul. Tim Zul-Rohmi maupun Fiddin mendapati beredarnya selebaran yang menyudutkan pasangan jilbab hijau dan sorban hijau.

“Kita lawan juga semua kampanye busuk yang bersifat fitnah,” sahutnya. Achieve berharap, dengan gerakan relawan TPS Zul-Rohmi yang solid, pihak-pihak yang hendak berlaku curang mengurungkan niatnya. Karena semua sudut TPS bakal terpantau terus.

“Mari tetap membangun semangat. Yakinkan diri kita bisa mewujudkan pilkada yang sehat,” katanya menutup pembicaraan. (dan)

 

 



LOMBOK TIMUR – Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB tinggal menghitung hari. Masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) akan menggunakan hak pilihnya pada 27 Juni mendatang.

Mendekati waktu pemilihan, relawan Tempat Pengumutan Suara (TPS) pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur NTB nomor urut 3,  Zulkieflimansyah dan Sitti Rohmi Djalilah (Zul-Rohmi) diminta aktif bergerak di TPS. 

Hal tersebut dikatakan M Nashib Ikroman, Ketua Badan Pemenangan Pemilu  (Bappilu) Partai Demokrat NTB,  di sela-sela kampanye dialogis Zul-Rohmi dan pasangan nomor urut 4 Calon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur, Syamsul Lutfi dan Najamuddin (Fiddin) di Lapangan Keruak, Lombok Timur, NTB.

“Mari relawan TPS Zul-Rohmi dan Fiddin mewujudkan NTB Gemilang dan Lombok Timur Baru,” katanya, Kamis (21/6).

Pria berambut panjang yang akrab disapa Achieve ini menyatakan, relawan TPS diharapkan bisa mewujudkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tingkat provinsi dan kabupaten yang sehat. Menurutnya, pada hari tenang dan jelang pencoblosan banyak sekali kecurangan yang terjadi.

Baca Juga:  Buka Tahun 2021, BPR Lestari Bali Resmikan Super Branch Sanur

“Kalau ada yang curang, foto dan upload langsung di sosial media (sosmed). Kita viralkan saja,” ucapnya.

Achieve menuturkan, relawan paslon Zul-Rohmi dan Fiddin harus terus blusukan di wilayah masing-masing. Ini dilakukan sampai pencoblosan dan penghitungan KPU dilakukan.

“Pelototi semua wilayah kita masing-masing. Pastikan kecurangan itu tidak terjadi,” tegasnya.

Diakuinya, mengawal pilkada yang jujur dan bersih tak bisa dilakukan hanya oleh paslon Zul-Rohmi dan Fiddin. Dukungan dari relawan dan simpatisan jelas dibutuhkan.

“Kita tak bisa menjangkau wilayah yang luas. Jadi semua relawan TPS harus pasang mata, pasang telinga, dan pasang badan,” imbuhnya.

Achieve menilai, kontestasi demokrasi baik di Provinsi NTB maupun Kabupaten Lombok Timur, muncul beragam kabar angin adanya gerakan kecurangan yang masif dan sistematis. Itu artinya pilkada belum bisa dipastikan bebas dari kecurangan.

Baca Juga:  Diikuti 75 Peserta, Kompak Perkuat Industri Radio di Bali

“Kita tidak menuduh siapapun. Tapi, kita mengantisipasi, menjaga jangan sampai kabar angin yang beredar itu terjadi,” tandasnya.

Lebih jauh, lanjutnya,  para relawan TPS juga bisa menghalau fitnah dan kampanye hitam yang muncul. Tim Zul-Rohmi maupun Fiddin mendapati beredarnya selebaran yang menyudutkan pasangan jilbab hijau dan sorban hijau.

“Kita lawan juga semua kampanye busuk yang bersifat fitnah,” sahutnya. Achieve berharap, dengan gerakan relawan TPS Zul-Rohmi yang solid, pihak-pihak yang hendak berlaku curang mengurungkan niatnya. Karena semua sudut TPS bakal terpantau terus.

“Mari tetap membangun semangat. Yakinkan diri kita bisa mewujudkan pilkada yang sehat,” katanya menutup pembicaraan. (dan)

 

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/