alexametrics
26.5 C
Denpasar
Wednesday, May 18, 2022

KKN-PPM Era Pandemi, Mahasiswa PNB Bantu Warga Kembangkan Potensi Desa

DENPASAR, Radar Bali – Mahasiswa Politeknik Negeri Bali (PNB) baru saja melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarkat (KKN-PPM) di Desa Selat, Klungkung. KKN PPM berasal dari multi disiplin yang membaur menjadi satu dengan menyusun program kerja yang dilaksanakan secara bersama.

Program kerja bagi desa ini bersumber dari pendanaan DIPA PNB yang merupakan bukti nyata dan komitmen tinggi PNB dalam mendukung program pemerintah untuk membangun mulai dari desa. Peserta yang mengikuti KKN di Desa Selat terdiri dari 75 orang mahasiswa yang selama berkegiatan didampingi oleh 3 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). “Semoga program KKN-PPM PNB mampu menjadi wadah pengembangan skill mahasiswa secara langsung di masyarakat,” pesan Nyoman Abdi SE., M.e.Com, selaku direktur PNB saat membuka kegiatan KKN-PPM PNB secara daring (2/7/2021). 

 Pelaksanaan kegiatan ini telah berlangsung mulai dari tanggal 28 Juni sampai 2 Juli 2021 secara offline atau mahasiswa terjun langsung membantu warga di desa. Sedangkan dari tanggal 3 sampai 24 Juli 2021, KKN PPM dilaksanakan secara daring. Mahasiswa yang melaksanakan KKN di Desa Selat terbagi menjadi tiga kelompok yang akan melaksanakan KKN di tujuh banjar, yaitu Dusun Selat, Dusun Gembelan, Dusun Payungan, Dusun Tabu, Dusun Apet, Dusun Takedan, dan Dusun Cucukan.

Baca Juga:  HCB Jadi Wadah Berkreativitas Para Housekeeper di Bali

Di tengah situasi penyebaran Pandemi Covid-19 tidak mengurangi semangat mahasiswa untuk melaksanakan KKN-PPM dan antusiasme warga dalam menerima keberadaaan mahasiswa di Desa Selat. Mengembangkan potensi desa di kala pandemi menjadi tantangan besar bagi masyarakat desa dan sekitarnya. Menilik hal ini, lebih lanjut mahasiswa berupaya menjadi “insan peka” dalam melihat potensi yang dapat dikembangkan dari Desa Selat. Desa Selat merupakan salah satu desa di Bali yang memiliki 10 sumber mata air alami yang berasal dari debit air tanah yang tinggi.

Melihat potensi ini Dusun Cucukan sebagai salah satu dusun yang ada di Desa Selat telah memanfaatkan keberadaan sumber mata air ini menjadi Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) yang telah didistribusikan ke masing – masing rumah tangga di Dusun Cucukan. Melalui program KKN-PPM PNB mahasiswa memiliki kesempatan membantu warga dalam merancang dan memberikan peta jaringan aliran air minum di Desa Selat untuk memudahkan warga desa dalam membangun PAMSIMAS di dusun lainnya.

            Selain digunakan sebagai penyedia air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga sehari – hari, keberadaan sumber mata air alami di Desa Selat berpotensi dijadikan sebagai objek wisata religi yaitu tempat melukat dan menghilangkan penat dari hiruk pikuk rutinitas harian. Sebagai ajang promosi wisata Desa Selat, mahasiswa KKN-PPM PNB melakukan kegiatan bersih – bersih di areal sumber mata air untuk menyambut berakhirnya era pandemic dan pemasangan plang sumber mata air serta plang jogging track. Pemasangan plang ini bertujuan untuk menunjukkan arah jogging track dan tempat mata air kepada masyarakat khususnya wisatawan yang berkunjung ke desa.

Baca Juga:  Seringai Tampil Gahar di Panggung United We Loud

 

             Di dusun yang berbeda, tepatnya di Dusun Payungan, mahasiswa juga menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan pura puseh dengan melakukan aksi gotong royong pembersihan lingkungan pura dan penggantian plang pura. Kurangnya pemahaman masyarakat akan pemilahan sampah menjadi salah satu masalah bagi masyarakat Desa Selat. Sosialisasi pemilahan sampah menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kepedulian masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Peletakan X-banner pemilihan sampah cukup efektif menjadi media komunikasi yang informatif kepada masyarakat untuk jangka waktu panjang dan berkelanjutan.

Dengan berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan mahasiswa PNB selama pelaksanaan KKN-PPM dalam membantu mengembangkan Potensi Desa Selat, Bapak Kepala Desa Selat mengucapkan rasa terimakasihnya kepada mahasiswa dan berharap kegiatan ini bisa berlanjut untuk periode berikutnya dan menambah wawasan mahasiswa dengan berkegiatan secara langsung di tengah masyarakat.

 

- Advertisement -
- Advertisement -

DENPASAR, Radar Bali – Mahasiswa Politeknik Negeri Bali (PNB) baru saja melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarkat (KKN-PPM) di Desa Selat, Klungkung. KKN PPM berasal dari multi disiplin yang membaur menjadi satu dengan menyusun program kerja yang dilaksanakan secara bersama.

Program kerja bagi desa ini bersumber dari pendanaan DIPA PNB yang merupakan bukti nyata dan komitmen tinggi PNB dalam mendukung program pemerintah untuk membangun mulai dari desa. Peserta yang mengikuti KKN di Desa Selat terdiri dari 75 orang mahasiswa yang selama berkegiatan didampingi oleh 3 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). “Semoga program KKN-PPM PNB mampu menjadi wadah pengembangan skill mahasiswa secara langsung di masyarakat,” pesan Nyoman Abdi SE., M.e.Com, selaku direktur PNB saat membuka kegiatan KKN-PPM PNB secara daring (2/7/2021). 


 Pelaksanaan kegiatan ini telah berlangsung mulai dari tanggal 28 Juni sampai 2 Juli 2021 secara offline atau mahasiswa terjun langsung membantu warga di desa. Sedangkan dari tanggal 3 sampai 24 Juli 2021, KKN PPM dilaksanakan secara daring. Mahasiswa yang melaksanakan KKN di Desa Selat terbagi menjadi tiga kelompok yang akan melaksanakan KKN di tujuh banjar, yaitu Dusun Selat, Dusun Gembelan, Dusun Payungan, Dusun Tabu, Dusun Apet, Dusun Takedan, dan Dusun Cucukan.

Baca Juga:  HCB Jadi Wadah Berkreativitas Para Housekeeper di Bali

Di tengah situasi penyebaran Pandemi Covid-19 tidak mengurangi semangat mahasiswa untuk melaksanakan KKN-PPM dan antusiasme warga dalam menerima keberadaaan mahasiswa di Desa Selat. Mengembangkan potensi desa di kala pandemi menjadi tantangan besar bagi masyarakat desa dan sekitarnya. Menilik hal ini, lebih lanjut mahasiswa berupaya menjadi “insan peka” dalam melihat potensi yang dapat dikembangkan dari Desa Selat. Desa Selat merupakan salah satu desa di Bali yang memiliki 10 sumber mata air alami yang berasal dari debit air tanah yang tinggi.

Melihat potensi ini Dusun Cucukan sebagai salah satu dusun yang ada di Desa Selat telah memanfaatkan keberadaan sumber mata air ini menjadi Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) yang telah didistribusikan ke masing – masing rumah tangga di Dusun Cucukan. Melalui program KKN-PPM PNB mahasiswa memiliki kesempatan membantu warga dalam merancang dan memberikan peta jaringan aliran air minum di Desa Selat untuk memudahkan warga desa dalam membangun PAMSIMAS di dusun lainnya.

            Selain digunakan sebagai penyedia air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga sehari – hari, keberadaan sumber mata air alami di Desa Selat berpotensi dijadikan sebagai objek wisata religi yaitu tempat melukat dan menghilangkan penat dari hiruk pikuk rutinitas harian. Sebagai ajang promosi wisata Desa Selat, mahasiswa KKN-PPM PNB melakukan kegiatan bersih – bersih di areal sumber mata air untuk menyambut berakhirnya era pandemic dan pemasangan plang sumber mata air serta plang jogging track. Pemasangan plang ini bertujuan untuk menunjukkan arah jogging track dan tempat mata air kepada masyarakat khususnya wisatawan yang berkunjung ke desa.

Baca Juga:  Seringai Tampil Gahar di Panggung United We Loud

 

             Di dusun yang berbeda, tepatnya di Dusun Payungan, mahasiswa juga menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan pura puseh dengan melakukan aksi gotong royong pembersihan lingkungan pura dan penggantian plang pura. Kurangnya pemahaman masyarakat akan pemilahan sampah menjadi salah satu masalah bagi masyarakat Desa Selat. Sosialisasi pemilahan sampah menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kepedulian masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Peletakan X-banner pemilihan sampah cukup efektif menjadi media komunikasi yang informatif kepada masyarakat untuk jangka waktu panjang dan berkelanjutan.

Dengan berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan mahasiswa PNB selama pelaksanaan KKN-PPM dalam membantu mengembangkan Potensi Desa Selat, Bapak Kepala Desa Selat mengucapkan rasa terimakasihnya kepada mahasiswa dan berharap kegiatan ini bisa berlanjut untuk periode berikutnya dan menambah wawasan mahasiswa dengan berkegiatan secara langsung di tengah masyarakat.

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/