alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, July 7, 2022

Kegigihan Para Lansia Bersepeda dari Jakarta Menuju Mandalika

Sudah Seminggu di Jalan, Yakin Sampai Mandalika Akhir Pekan Ini

 

Sebanyak 16 orang pesepeda berusaha menaklukkan jalur Jakarta menuju Mandalika via Bali Utara. Butuh waktu selama 4 bulan bagi mereka menyiapkan diri. Maklum usia mereka tidak muda lagi. Sehingga persiapan prima, agar tak celaka di jalan.

 

Eka Prasetya, Buleleng

 

MUHAMMAD Fauzi, 71, terlihat bersemangat. Meski usianya tak muda lagi, dia tetap mengayuh sepedanya menuju Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bung Karno.

 

Hari itu, Selasa (31/5), Fauzi telah menaklukkan jalur sepanjang 89 kilometer. Dia mengayuh sepedanya dari Pelabuhan Gilimanuk menuju RTH Bung Karno. Itu merupakan etape kedelapan yang berhasil ia tuntaskan.

 

Fauzi hanya salah seorang dari komunitas Jakman. Komunitas ini terdiri dari 16 orang pengayuh sepeda. Istimewanya para pesepeda itu sudah berusia paro baya. Seluruhnya berusia di atas 50 tahun. Fauzi merupakan pesepeda yang paling tua. Usianya sudah 71 tahun.

 

Sepanjang perjalanan, Fauzi mengaku tak terlalu lelah. Sebab mereka bersepeda dengan santai dan riang gembira. Setiap melihat sebuah lokasi dengan pemandangan indah dan situs bersejarah, mereka akan menepi sekadar mengabadikan momen bersama.

 

Dia mengaku sudah bersepeda sejak 30 tahun terakhir. Rutinitas itu dia lakoni sebagai hobi. “Memang tiap hari saya bersepeda. Kemudian diajak Jakman. Ya akhirnya kumpul bareng, semua beres, tinggal gowes saja. Saya yakin bisa sampai di Mandalika,” katanya.

 

Pimpinan rombongan, Tri Ratmoko mengungkapkan, ide melakukan perjalanan itu muncul secara mendadak. Ada 16 orang yang menyanggupi menjawab tantangan itu. Dari 16 orang tersebut, sebanyak 2 orang diantaranya perempuan.

 

Menurut Tri persiapan sudah dilakukan sejak 4 bulan lalu. Terutama persiapan fisik dan stamina. Anggota komunitas rutin mengayuh sepeda selama 2-3 jam sehari. Mereka juga melakukan uji coba di beberapa jalur tanjakan, untuk menyesuaikan karakter jalur yang dilalui.

 

“Latihan sudah seminggu sekali. Semua latihan fisik dan latihan lewat jalur-jalur tertentu. Jadi semua sudah terlatih,” katanya.

 

Tri mengungkapkan, para pesepeda telah memulai perjalanan mereka sejak Selasa (24/5) pekan lalu. Mereka akan mengayuh sejauh 1.446 kilometer, dari Jakarta menuju Mandalika. “Tinggal beberapa etape saja. Targetnya tanggal 4 nanti sudah sampai di Mandalika,” demikian Tri. (*)

 

 



 

Sebanyak 16 orang pesepeda berusaha menaklukkan jalur Jakarta menuju Mandalika via Bali Utara. Butuh waktu selama 4 bulan bagi mereka menyiapkan diri. Maklum usia mereka tidak muda lagi. Sehingga persiapan prima, agar tak celaka di jalan.

 

Eka Prasetya, Buleleng

 

MUHAMMAD Fauzi, 71, terlihat bersemangat. Meski usianya tak muda lagi, dia tetap mengayuh sepedanya menuju Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bung Karno.

 

Hari itu, Selasa (31/5), Fauzi telah menaklukkan jalur sepanjang 89 kilometer. Dia mengayuh sepedanya dari Pelabuhan Gilimanuk menuju RTH Bung Karno. Itu merupakan etape kedelapan yang berhasil ia tuntaskan.

 

Fauzi hanya salah seorang dari komunitas Jakman. Komunitas ini terdiri dari 16 orang pengayuh sepeda. Istimewanya para pesepeda itu sudah berusia paro baya. Seluruhnya berusia di atas 50 tahun. Fauzi merupakan pesepeda yang paling tua. Usianya sudah 71 tahun.

 

Sepanjang perjalanan, Fauzi mengaku tak terlalu lelah. Sebab mereka bersepeda dengan santai dan riang gembira. Setiap melihat sebuah lokasi dengan pemandangan indah dan situs bersejarah, mereka akan menepi sekadar mengabadikan momen bersama.

 

Dia mengaku sudah bersepeda sejak 30 tahun terakhir. Rutinitas itu dia lakoni sebagai hobi. “Memang tiap hari saya bersepeda. Kemudian diajak Jakman. Ya akhirnya kumpul bareng, semua beres, tinggal gowes saja. Saya yakin bisa sampai di Mandalika,” katanya.

 

Pimpinan rombongan, Tri Ratmoko mengungkapkan, ide melakukan perjalanan itu muncul secara mendadak. Ada 16 orang yang menyanggupi menjawab tantangan itu. Dari 16 orang tersebut, sebanyak 2 orang diantaranya perempuan.

 

Menurut Tri persiapan sudah dilakukan sejak 4 bulan lalu. Terutama persiapan fisik dan stamina. Anggota komunitas rutin mengayuh sepeda selama 2-3 jam sehari. Mereka juga melakukan uji coba di beberapa jalur tanjakan, untuk menyesuaikan karakter jalur yang dilalui.

 

“Latihan sudah seminggu sekali. Semua latihan fisik dan latihan lewat jalur-jalur tertentu. Jadi semua sudah terlatih,” katanya.

 

Tri mengungkapkan, para pesepeda telah memulai perjalanan mereka sejak Selasa (24/5) pekan lalu. Mereka akan mengayuh sejauh 1.446 kilometer, dari Jakarta menuju Mandalika. “Tinggal beberapa etape saja. Targetnya tanggal 4 nanti sudah sampai di Mandalika,” demikian Tri. (*)

 

 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/