Selasa, 30 Nov 2021
Radar Bali
Home / Features
icon featured
Features
Kisah Inspiratif Tiga Siswi Smansa Denpasar

Bermodal Rp8.500, Siswa Sulap Sisa Minyak Babi Guling Jadi Biodiesel

20 November 2021, 13: 15: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

Bermodal Rp8.500, Siswa Sulap Sisa Minyak Babi Guling Jadi Biodiesel

Tiga siswi Smansa Denpasar saat membuat minyak jelantah menjadi biodisel (Ni Kadek Novi Febriani)

Share this      

Berita Terkait

PARA siswa SMA Negeri 1 Denpasar (Smansa) berhasil mengubah minyak jelantah hasil warung Nasi Babi Guling menjadi biodiesel.

Minyak bekas gorengan olahan babi guling atau minyak jelantah yang biasanya dibuang sia-sia itu disulap dan dimanfaatkan menjadi energi terbarukan yang ramah lingkungan. Seperti apa?

NI KADEK NOVI FEBRIANI, Denpasar

Baca juga: Mendaftar Vaksinasi di Masjid, Disuntiknya di Gereja

IDE brilian tiga siswi kelas XI MIPA Smansa ini patut diacungi jempol.

Ketiga siswi itu, yakni masing-masing Gek Ayu Prabha Indah Cahya Dewi,  Ni Kadek Dwi Febriani, dan Ketut Kartika Permata Dewi.

Gek Ayu salah satu peneliti saat ditemui Jawa Pos Radar Bali, mengatakan ide awal membuat biodiesel dari minyak goring bekas ini bermula dari rasa khawatir dengan kondisi biota air yang terkena atau tercemar minyak jelantah.

Nah, dari rasa khawatir itu, merka kemudian melakukan penelitian selama satu bulan. Bahkan hasil penelitian itu mereka ikut lombakan di ajang Lomba Esai Ilmiah di Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat.

Berbekal pengetahuan tentang masalah lingkungan, mereka terus berupaya mencari solusi.

Hingga akhirnya, mereka menemukan limbah minyak goreng (Jelantah). Dari minyak jelantah inilah mereka kemudian memproses untuk dijadikan energi terbarukan dalam bentuk biodiesel atau biosolar.

“Selain untuk mengurangi cemaran lingkungan, harapan lainnya bisa memberikan nilai ekonomi yang lebih baik dan dapat dijadikan energi alternatif pengganti energi fosil,”kata Gek Ayu.

Apalagi imbuh Gek Ayu, di era Covid-19 seperti sekarang ini, bahan bakar minyak tidak ada perubahan harga.

“Sehingga dengan dijadikannya minyak jelantah sebagai biodiesel tentu akan bisa membantu masyarakat yang mengalami kesulitan dengan pembelian bahan bakar fosil," ungkapnya. 

Lebih lanjut, Gek Ayu menambahkan, biodiesel hasil produksi mereka ini sangat efektif digunakan sebagai bahan bakar pada mesin-mesin diesel yang sudah diuji cobakan seperti pada mesin diesiel pemarut kelapa, penggiling daging, dan sebagainya tanpa mengubah atau melakukan modifikasi terhadap mesin tersebut.

Pembentukan biodiesel ini jelasnya menggunakan proses transesterifikasi karena menggunakan katalis NaOH (natrium hidroksida atau sodium hidroksida).

Sehingg biodiesel memiliki sifat ramah lingkungan karena tidak mengganggu kesehatan,  titik kilap tidak berbahaya, viskositasnya cukup baik, dan tidak menimbulkan asap hitam. 

"Pemanfaatan biodiesel efektif dalam memenuhi energi kebutuhan rumah tangga karena biodiesel ini dijadikan pengganti energi fosil solar pada mesin-mesin diesel seperti menghidupkan mesin pemarut kelapa, mesin penggiling cabai, dan lain sebagainya," jelasnya. 

Untuk pembuatan biodiesel, Gek Ayu mengatakan bahwa biaya sangat murah.

Harga untuk membuat biodisel hanya cukup Rp 8500 dan membutuhkan 1 liter minyak jelantah.

Biodiesel akan bertahan dua minggu. Untuk mendapatkan 1 liter biodiesel diperlukan campuran  500 ml minyak jelantah + 500 ml metanol + 2 gram NaOH  yakni 1 liter biodiesel. "Jadi untuk mendapatkan 1 liter biodiesel, diperlukan biaya sebesar Rp. 8.500,00," ujarnya. 

Namun demikian, Gek Ayu menjelaskan Kekurangan biodiesel ini  jika disimpan dalam waktu lama, cenderung berubah menjadi seperti gel yang dapat berpotensi menyumbat mesin. 

Dalam Esai Ilmiah mereka berjudul Energi Baru Terbarukan Biodiesel Berbahan Limbah Minyak Goreng Pedagang Babi Guling Melalui Sistem Transesterifikasi, Sebuah Olahan Produk Inovatif  Sebagai Energi Alternatif Pengganti Energi Fosil diombakan di ajang  Essay and Poster Competition The 16th MnMs Week UI 2021  berhasil menyabet juara I

(rb/feb/pra/JPR)




 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia