RADAR BALI - Dunia musik tanah air berduka. Band legendaris God Bless mengabarkan kepergian basis sekaligus salah satu pendirinya, Donny Fattah, pada hari ini, Sabtu (7/3/2026).
Musisi kawakan tersebut mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta.
Manajer God Bless Rocky Antono mengonfirmasi bahwa jenazah almarhum akan disemayamkan di Rumah Duka Fatmawati.
Terkait prosesi pemakaman, pihak keluarga dan manajemen telah merencanakan lokasi di TPU Kampung Kandang, Jakarta.
Kabar duka ini pertama kali tersiar melalui unggahan resmi Instagram God Bless pada Sabtu (7/3).
"Inalilahi waina ilahi rojiun. Telah meninggal dunia DONNY FATTAH, bassist, salah seorang pendiri God Bless, saudara kami tercinta, di Rumah Sakit Fatmawati Jakarta. Mohon dimaafkan jika terdapat kesalahan almarhum. Semoga amal dan seluruh kebaikannya diterima di sisi-Nya. Aamiin ya robbal aalamiin."
Pihak band juga memohon maaf kepada masyarakat atas segala kesalahan almarhum semasa hidup dan mendoakan agar seluruh amal kebaikannya diterima di sisi Tuhan.
Kepergian Donny Fattah terjadi setelah perjuangan panjang melawan penurunan kondisi kesehatannya.
Pada Mei 2025, Donny sempat mengungkapkan secara terbuka mengenai penyakit yang menggerogoti tubuhnya.
Pria kelahiran Makassar itu mengaku mengalami pelemahan signifikan dari bagian pinggang ke bawah akibat komplikasi tiga penyakit sekaligus, yakni sarcopenia, penyumbatan vaskuler, dan autoimun.
Sarcopenia sendiri merupakan penyakit otot rangka progresif yang mengakibatkan hilangnya massa dan kekuatan otot secara bertahap.
Kondisi ini membuat Donny harus mengandalkan bantuan tongkat untuk menopang tubuhnya saat berdiri.
Selama dua tahun terakhir, pria bernama lengkap Donny Fattah Gagola ini menjalani rutinitas medis yang berat dengan mengonsumsi 32 jenis obat setiap hari.
Meski kondisi fisiknya menurun drastis, semangat bermusik Donny tidak pernah padam.
Baginya, manggung bersama Ahmad Albar dan kawan-kawan adalah terapi terbaik.
Donny sempat menceritakan antusiasmenya saat mempersiapkan konser akustik pertama God Bless setelah 52 tahun berkarya, meskipun sebelumnya ia harus menjalani bed rest total selama empat bulan.
Kenangan panggung terakhir di Bandung tersebut menjadi momen yang sangat membekas bagi Donny.
Kini, sang maestro bass telah tenang, meninggalkan warisan karya yang akan selalu menggema dalam sejarah musik rock Indonesia.***
Editor : Ibnu Yunianto