Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rumah Tak Berpenghuni Hangus Dilalap Api, Eh, Malah Dikira Petani Bakar Jerami

I
DATANGI LOKASI KEBAKARAN : Petugas saat berada di lokasi kebakaran yang menghanguskan bangunan gudang.(Istimewa)
DATANGI LOKASI KEBAKARAN : Petugas saat berada di lokasi kebakaran yang menghanguskan bangunan gudang.(Istimewa)

GIANYAR, Radar Bali.id - Kebakaran melanda bangunan gudang di rumah kosong di Banjar Celuk, Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar,  pada Senin (6/8/2024) pukul 11.40 Wita.


Advertisement

Tak ada korban dalam kejadian di rumah milik Gusti Ngurah Arsa itu. Namun insiden itu membuat saksi yang sedang memberikan makan burung kaget.

Menurut informasi yang dihimpun Radar Bali, awalnya saksi Komang Indrawan yang rumahnya terletak di  sebelah barat lokasi kejadian sedang memberi makan burung merpati peliharaannya. Tiba-tiba saksi melihat kepulan asap.

Semula saksi mengira petani sedang membakar jerami karena lokasi kebakaran berada di sebelah persawahan.

Advertisement

Namun setelah didekati oleh saksi I Komang Indrawan, ternyata asap kepulan  tersebut adalah kebakaran rumah kosong milik Gusti Ngurah Arsa.

Melihat hal tersebut saksi bersama tetangga dan warga sekitarnya berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun api semakin membesar dan melalap bangunan kosong yang di dalamnya berisi kayu bakar. 

Selanjutnya saksi Wayan Gede Sandiarta menghubungi Damkar Gianyar. Menerima laporan, pada pukul 12.10 wita dua unit mobil Damkar Gianyar tiba di lokasi kejadian. Kemudian dibantu oleh warga sekitar pukul 12.30 wita api sudah bisa dipadamkan.

Advertisement

Barang-barang yang terbakar berupa bangunan gudang kosong bekas ternak babi ukuran 5x10 meter; kayu bakar, sabut kelapa dan pakaian bekas. 

Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian material kurang lebih Rp 15 juta.

”Penyebab kebakaran diduga akibat percikan api dupa sehabis persembahyangan rahina kajeng kliwon,” ujar Kapolsek Blahbatuh Kompol Made Berata.

Langkah langkah kepolisian dengan mendatangi lokasi kejadian. Polisi melakukan olah TKP serta membuat laporan. [*]

Advertisement
Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali

Artikel Terkait

Musim Kemarau Mulai Berdampak, 45 Hektare Sawah di Jembrana  Kekeringan, Sekarang  Andalkan Sumur Bor

Musim Kemarau Mulai Berdampak, 45 Hektare Sawah di Jembrana  Kekeringan, Sekarang  Andalkan Sumur Bor

Dampak fenomena musim kemarau kini mulai membayangi sektor pertanian di Kabupaten Jembrana.

Sawah Diserbu Beton, Desa Adat Lepang Sulap Lahan Tandus Jadi Lumbung Padi hingga Rencana Pasar Rakyat

Sawah Diserbu Beton, Desa Adat Lepang Sulap Lahan Tandus Jadi Lumbung Padi hingga Rencana Pasar Rakyat

Fenomena mengkhawatirkan ini juga melanda wilayah Desa Adat Lepang, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan.

Gardu Listrik di Ubud Keluarkan Asap Tebal, Warga Sempat Panik, Ternyata Ini Penyebabnya

Gardu Listrik di Ubud Keluarkan Asap Tebal, Warga Sempat Panik, Ternyata Ini Penyebabnya

Peristiwa tersebut sempat mengundang perhatian warga dan wisatawan yang beraktivitas di kawasan pariwisata internasional itu.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer