Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gelar Sidak Duktang di Desa Temesi Gianyar, 112 Orang Belum Terdata

I
RAZIA KEPENDUDUKAN : Aparat gabungan di Desa Temesi menggelar sidak kependudukan menyasar rumah kontrakan.(foto:pemdes temesi)
RAZIA KEPENDUDUKAN : Aparat gabungan di Desa Temesi menggelar sidak kependudukan menyasar rumah kontrakan.(foto:pemdes temesi)

 


Advertisement

GIANYAR, Radar Bali.id – Menjelang perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan, Pemerintah Desa Temesi, Kecamatan Gianyar, gencar menggelar inspeksi mendadak (Sidak) terhadap penduduk pendatang.

 Kegiatan yang bertujuan menjaga ketertiban dan keamanan wilayah ini berhasil menemukan 112 pelanggaran administrasi kependudukan.

Sidak yang dipimpin langsung oleh Perbekel Desa Temesi, I Ketut Branayoga, ini berlangsung pada Rabu (12/11/2025) malam, menyasar rumah kos, kontrakan, dan tempat usaha yang mempekerjakan warga pendatang.

Advertisement

Bukan Sekadar Rutinitas

Perbekel Branayoga menegaskan, sidak ini merupakan langkah konkret untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Temesi, terutama menjelang hari raya besar umat Hindu.

"Kami bersama Linmas, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa melakukan sidak malam hari agar situasi tetap aman menjelang Galungan dan Kuningan. Tujuan kami bukan menakut-nakuti, tetapi memastikan seluruh pendatang terdata dan lingkungan tetap tertib," ujar Branayoga.

Advertisement

Kegiatan ini melibatkan unsur lengkap, termasuk Bhabinkamtibmas Aiptu Ngakan Gede Sukrayana, Babinsa Serka I Dewa Putu Jana, belasan anggota Linmas, serta personel Satpol PP Kabupaten Gianyar.

Dari total lokasi yang diperiksa, petugas menemukan 112 warga pendatang yang belum memenuhi kewajiban administrasi, yaitu tidak melapor diri ke kantor desa maupun kepada kelian banjar setempat.

"Masih banyak warga yang belum tahu kewajiban melapor. Kami sudah arahkan agar mereka datang ke kantor desa hari ini, dan syukurlah semuanya sudah melapor setelah diberikan peringatan," jelas Branayoga.

Melihat tingginya angka pelanggaran administrasi, Branayoga meminta peningkatan sosialisasi dari instansi terkait di tingkat kabupaten mengenai Peraturan Daerah (Perda) tentang kependudukan.

"Kadang mereka bilang tidak tahu aturan, padahal sudah jelas diatur dalam Perda. Kami berharap pemerintah kabupaten juga gencar melakukan sosialisasi lewat media sosial atau media massa, agar tidak ada lagi alasan ‘tidak tahu aturan’," tegasnya.

Sinergi Adat dan Dinas

Branayoga juga menyoroti pentingnya sinergi antara desa dinas dan desa adat untuk menciptakan sistem pendataan yang akurat. Ia menilai, data pendatang harus sinkron antara kedua lembaga tersebut.

"Kalau datanya akurat, kita bisa tahu siapa yang tinggal, bekerja, dan beraktivitas di wilayah kita. Ini penting agar masyarakat asli maupun pendatang sama-sama merasa aman dan nyaman," tambahnya.

Langkah cepat Pemerintah Desa Temesi ini mendapatkan apresiasi dari Kapolsek Gianyar, Kompol I Made Adi Suryawan.

"Sidak seperti ini sangat penting dilakukan secara berkelanjutan, apalagi menjelang hari besar keagamaan. Kami sangat mengapresiasi kepemimpinan Pak Perbekel Branayoga yang tanggap dan aktif memastikan keamanan di wilayahnya," ungkap Kapolsek.[*]

Advertisement
Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali

Artikel Terkait

Jaring Usaha Ilegal di Gianyar, Satpol PP Pasang Label Ilegal di 13 Money Changer di Gianyar

Jaring Usaha Ilegal di Gianyar, Satpol PP Pasang Label Ilegal di 13 Money Changer di Gianyar

Hasilnya cukup mencengangkan. Dari 16 usaha yang diperiksa, hanya tiga money changer yang terbukti mengantongi izin resmi.

Sidak Kos-Kosan di Jalan Ida Bagus Mantra, Dua Positif Digiring ke BNNK Klungkung

Sidak Kos-Kosan di Jalan Ida Bagus Mantra, Dua Positif Digiring ke BNNK Klungkung

Kali ini, Polres Klungkung menggelar sidak mendadak di sebuah rumah kos-kosan di Jalan Ida Bagus Mantra, Desa Tangkas, Kecamatan Klungkung, pada (Minggu, 25/10/2025) malam.

Badah! Nekat Bangun Restoran Bertingkat di Kawasan WBD Jatiluwih, Kini Terancam Pembongkaran

Badah! Nekat Bangun Restoran Bertingkat di Kawasan WBD Jatiluwih, Kini Terancam Pembongkaran

Pelanggaran tata ruang kembali marak di kawasan Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih, Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Tabanan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer