GIANYAR,radarbali.id – Kejutan! Sejumlah pejabat di Kabupaten Gianyar dimutasi secara besar-besaran. Menariknya mutasi itu dilakukan oleh Made Agus Mahayastra di detik akhir masa jabatannya sebagai Bupati Gianyar. Proses mutasi berlangsung pada Selasa (19/9) pagi di taman belakang Kantor Bupati Gianyar.
Dari sekian pejabat yang dimutasi, ada satu Kabid yang dinyatakan turun jabatan. Hal itu diduga karena Kabid tersebut terlibat dugaan korupsi pemotongan alias main sunat dana Bansos (bantuan sosial). Seperti khusus dana bansos bencana alam. Dari informasi yang dihimpun, sosok kabid itu memotong Rp5 juta di setiap titik lokasi penyerahan bansos di Kabupaten Gianyar.
Selain itu, Kabid yang juga disebutkan pernah menjabat sebagai seorang lurah ini juga diduga membuat SPJ Fiktif untuk keuntungan pribadi.
"Kabid di BPBD turun eselon karena ada kasus. Dia pernah diperiksa oleh Inspektorat," kata sumber, Selasa (19/9) kemarin.
Selain turun jabatan dan diperiksa inspektorat, sosok Kabid itu juga disebutkan sudah sempat diperiksa oleh kepolisian Polda Bali.
Terkait hal ini, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gianyar Ida Bagus Putu Suamba membenarkan adanya pemeriksaan bantuan sosial bencana oleh Inspektorat.
Kendati begitu, dia mengaku tak tahu soal hasil dari pemeriksaan itu. "Untuk lebih jelasnya, coba tanyakan langsung ke inspektorat, biar kami tidak salah informasi," ujarnya.
Suamba juga masih belum bisa memberikan kentar lebih jauh terkait adanya salah satu Kabid yang tergusur dari jabatannya karena dugaan pemotongan dana bansos itu.***
Editor : M.Ridwan
Sumber : radarbali.id, Radar Bali