"Dari seluruh titik lampu itu, tercakup dalam 629 kwh meter," kata Plt Kadishub Gianyar, I Wayan Suamba, Senin (20/3). Dijelaskan Suamba bahwa domain seluruh lampu tersebut ada di Dishub Gianyar.
Dikatakan Wayan Suamba pemadaman ini murni dilakukan agar pelaksanaan Nyepi berjalan dengan khusyuk."Kalau masih ada lampu yang menyala, nanti justru masyarakat duduk-duduk di pinggir jalan, sedangkan warga lain khusyuk melaksanakan tapa brata penyepian," tambahnya.
Dikatakannya bahwa pemadaman itu mulai dilakukan pada Selasa hari ini (21/3). Dia pastikan pada pukul 12.00 Wita Rabu (22/3) seluruh LPJ sudah padam total. Sedangkan untuk menghidupkan kembali, selain oleh petugas juga diharapkan dibantu oleh aparat desa setempat sehari setelahnya.
Menurutnya, petugas Dishub tidak bisa memadamkan keseluruhan LPJ yang ada. Sehingga Dishub Gianyar meminta pihak perbekel dan lurah untuk ikut memadamkan LPJ yang belum padam atau tercecer oleh petugas Dishub.
"Petugas Dishub terbatas, sedangkan yang harus dipadamkan keseluruhan. Begitu juga dengan saat menghidupkan kembali, yang masih tercecer oleh petugas, kami minta bantuan ke aparat desa atau warga masyarakat yang ikut memadamkan," pungkasnya. Editor : Donny Tabelak