alexametrics
29.8 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

DJKI Kementerian Hukum dan HAM

Webinar IP Talks POP HC: Peluang & Tantangan Karya Cipta Film Adaptasi Novel

DENPASAR, radarbali.id- Film yang merupakan bagian dari karya sinematografi adalah salah satu ciptaan yang dilindungi oleh Undang-undang Hak Cipta.

Oleh karena itu, pihak-pihak yang terlibat dalam suatu film dilindungi dan hak-haknya dijamin dalam Undang-undang Hak Cipta.

Produk yang terkait dengan film merupakan bagian dari obyek ciptaan lainnya yang dilindungi dalam Undang-undang Hak Cipta.

Antara lain adalah buku atau novel yang diangkat menjadi suatu film, kemudian soundtrack suatu film merupakan jenis ciptaan lagu dan atau musik.

Memasuki era digital, perkembangan dan kemajuan teknologi menjadi semakin pesat, termasuk dalam industri film.

Perkembangan teknologi membuat masyarakat menjadi semakin diberikan kemudahan dalam menikmati sebuah film, dari era video tapes, VCD/DVD kemudian memasuki streaming era yaitu dengan mengakses situs streaming film di situs resmi melalui internet.

Baca Juga:  Pamerkan Beragam Karya Warga Binaan dari Kertas Koran Bekas

Namun demikian dampak negatif juga dirasakan oleh pelaku di bidang industri film yaitu pembajakan ataupun mengunggah karya cipta film oleh pihak-pihak yang mencari keuntungan dengan mudah dan cepat tanpa memperhatikan hak-hak pihak lain yaitu hak pencipta dan pemegang hak cipta/hak terkait.

DJKI Kementerian Hukum dan HAM menyelenggarakan Webinar IP Talks POP HC “Peluang dan Tantangan Karya Cipta Film yang Diadaptasi dari Novel”.

Webinar ini akan mengupas bagaimana suatu karya cipta buku atau novel yang diangkat menjadi suatu film, serta untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pelindungan hukum hak cipta.

Webinar IP Talks POP HC kali ini merupakan webinar seri ketujuh dan akan dilaksanakan pada Hari Senin, 1 Agustus 2022 pada pukul 13.00 WIB hingga selesai.

Baca Juga:  Ekspresikan Perlawanan Pembangunan PLTU Celukan Bawang Melalui Mural

Kegiatan ini menghadirkan berbagai pembicara dari praktisi dan pakar atau expert di bidang terkait, antara lain Asma Nadia (Penulis Best Seller dan Produser), Alim Sudio, S.Psi (Penulis Skenario), Dr. Justisiari P. Kusumah, S.H., M.H. (Konsultan KI), Agung Damarsasongko, S.H., M.H. (Koordinator Pelayanan Hukum & Lembaga Manajemen Kolektif, DJKI).

Webinar kali ini akan dimoderatori oleh Emil Faizza. Webinar IP Talks POP HC ini terbuka untuk umum dan sangat tepat diikuti oleh para pengusaha, peneliti/akademisi, instansi-instansi terkait pelindungan KI, praktisi, konsultan KI, hingga pemilik objek kekayaan intelektual.

Untuk mengikuti webinar ini dapat melakukan registrasi di bit.ly/IPTalksFilmNovel. (ken)

 

 

 



DENPASAR, radarbali.id- Film yang merupakan bagian dari karya sinematografi adalah salah satu ciptaan yang dilindungi oleh Undang-undang Hak Cipta.

Oleh karena itu, pihak-pihak yang terlibat dalam suatu film dilindungi dan hak-haknya dijamin dalam Undang-undang Hak Cipta.

Produk yang terkait dengan film merupakan bagian dari obyek ciptaan lainnya yang dilindungi dalam Undang-undang Hak Cipta.

Antara lain adalah buku atau novel yang diangkat menjadi suatu film, kemudian soundtrack suatu film merupakan jenis ciptaan lagu dan atau musik.

Memasuki era digital, perkembangan dan kemajuan teknologi menjadi semakin pesat, termasuk dalam industri film.

Perkembangan teknologi membuat masyarakat menjadi semakin diberikan kemudahan dalam menikmati sebuah film, dari era video tapes, VCD/DVD kemudian memasuki streaming era yaitu dengan mengakses situs streaming film di situs resmi melalui internet.

Baca Juga:  Pamerkan Beragam Karya Warga Binaan dari Kertas Koran Bekas

Namun demikian dampak negatif juga dirasakan oleh pelaku di bidang industri film yaitu pembajakan ataupun mengunggah karya cipta film oleh pihak-pihak yang mencari keuntungan dengan mudah dan cepat tanpa memperhatikan hak-hak pihak lain yaitu hak pencipta dan pemegang hak cipta/hak terkait.

DJKI Kementerian Hukum dan HAM menyelenggarakan Webinar IP Talks POP HC “Peluang dan Tantangan Karya Cipta Film yang Diadaptasi dari Novel”.

Webinar ini akan mengupas bagaimana suatu karya cipta buku atau novel yang diangkat menjadi suatu film, serta untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pelindungan hukum hak cipta.

Webinar IP Talks POP HC kali ini merupakan webinar seri ketujuh dan akan dilaksanakan pada Hari Senin, 1 Agustus 2022 pada pukul 13.00 WIB hingga selesai.

Baca Juga:  Ini Pandangan Tompi Dkk tentang Kaum Millennial: Mereka Penentu Suara

Kegiatan ini menghadirkan berbagai pembicara dari praktisi dan pakar atau expert di bidang terkait, antara lain Asma Nadia (Penulis Best Seller dan Produser), Alim Sudio, S.Psi (Penulis Skenario), Dr. Justisiari P. Kusumah, S.H., M.H. (Konsultan KI), Agung Damarsasongko, S.H., M.H. (Koordinator Pelayanan Hukum & Lembaga Manajemen Kolektif, DJKI).

Webinar kali ini akan dimoderatori oleh Emil Faizza. Webinar IP Talks POP HC ini terbuka untuk umum dan sangat tepat diikuti oleh para pengusaha, peneliti/akademisi, instansi-instansi terkait pelindungan KI, praktisi, konsultan KI, hingga pemilik objek kekayaan intelektual.

Untuk mengikuti webinar ini dapat melakukan registrasi di bit.ly/IPTalksFilmNovel. (ken)

 

 

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/