alexametrics
25.4 C
Denpasar
Monday, August 15, 2022

Band Remaja D’Ray Hadir Mewarnai Kancah Musik Indonesia

DENPASAR, Radar Bali – D’Ray Band mungkin masih asing di telinga para penikmat musik Tanah Air. Ya, grup yang seluruh personelnya masih pelajar ini digawangi oleh Airin (vokalis), Awan (Piano), Yoges (guitar), Danen (drum), Raisya (bass) dan Khayla (violin) memang baru terbentuk di awal tahun 2021.

 

Dengan mengusung genre Pop, karya lagu yang sering mereka bawakan adalah lagu kekinian dari masa ke masa pop Indonesia maupun barat. menariknya grup band ini juga membawakan ulang lagu-lagu era ’80-an hingga ‘2000-an dengan sentuhan yang lebih fresh.

 

Kepada radarbali.id grup musik D’Ray menceritakan awal mula terbentuknya grup mereka karena memiliki latar belakang yang sama yaitu kecintaan terhadap bidang musik. Hal ini membuat orang tua masing-masing personel sepakat memiliki tujuan yang sama terhadap putra putrinya guna memacu dan mengasah kemampuan bermain musik dalam bentuk grup.

 

Saat awal terbentuknya D’Ray, mereka masih kekurangan satu personel lagi untuk melengkapi formasinya, hal ini membuat mereka melakukan brainstorming yang cukup lama untuk mencari satu orang yang lagi yang cocok. dan pada akhirnya, seteleha hampir setahun mereka baru menemukan Khayla Permata Sari yang mengisi posisi pemain Violin dan Backing vocal.

Baca Juga:  Pecatu Jazz Night, Konser Peduli untuk Penderita Kanker Payudara

 

“Tanpa pikir panjang Romi (Manager) dan Yudho (arrangger) karakternya cukup cocok dengan kita. Karena kita juga mikirin karakter kita masing-masing bukan dari masalah melody atau apa ya. Dari kepribadian kita, dari taste kita, music juga,” kata Alex (penasehat) beberapa waktu lalu saat dihubungi radarbali.id

 

Sementara itu, Khayla sendiri merasa sangat senang dapat bergabung menjadi salah satu personel D’Ray. Menurutnya, saat ini belum banyak grup musik yang berisikan anak sekolah dan semuanya memainkan alat musik.

 

“Semuanya itu benar-benar megang salah satu alat musik. Kayak Awan, Raisya, Danen terus Yoges dan kebetulan kalau aku sendiri juga main violin,” ucap Khayla.

 

Kendati demikian, mereka tak pernah menyangka dapat membentuk grup musik D’Ray. Apalagi grup tersebut diisi oleh tiga anak putra dan tiga putri yang tentunya mempunyai pola pikir berbeda.

 

Para personil D’Ray tidak bisa dikatakan baru dalam bermusik secara grup , karena para personel D’Ray sudah pernah tergabung dalam grup musik sebelumnya. Raisya dan Khayla yang terlebih dulu sudah memiliki grup bernama Delima Bali Simfoni, sebuah band beraliran Religi. Awan dan Danen sempat tergabung juga dengan Gita Muda Harmoni.

Baca Juga:  Penyanyi Remaja Bali, Gamya Mandaka Rilis Lagu Perdana Berjudul Sabda

 

Dalam kesempatan tertentu D’Ray juga mengajak teman teman untuk ikut tampil di antaranya Zhelda Safitri (auditions/The voice Kids Indonesia) yang diadakan oleh salah satu tv nasional, ada juga Quene, Rara, Elang dan Aqila.

 

Sebagai grup musik yang dapat dikatakan baru seumur jagung, perjalanan karir D’Ray di tanah air khususnya di Bali pun masih panjang. Selain ingin tetap menjaga kekompakan, mereka pun berharap dapat diterima oleh masyarakat dan juga dapat mengisi panggung-panggung festival musik dari kelas lokal maupun nasional.

 

“Pokoknya mudah-mudahan kami jam terbangnya semakin tinggi dan kami bisa belajar bermusik sambil sekolah,” imbuh personel D’Ray Band.

 

“Dengan adanya musik dari D’Ray ini, kami juga bisa membawa variasi baru di dunia musik Indonesia. Dan juga tentunya mungkin saja bisa ke internasional juga, mengharumkan nama Indonesia juga,” timpal Personel D’Ray. (rba)



DENPASAR, Radar Bali – D’Ray Band mungkin masih asing di telinga para penikmat musik Tanah Air. Ya, grup yang seluruh personelnya masih pelajar ini digawangi oleh Airin (vokalis), Awan (Piano), Yoges (guitar), Danen (drum), Raisya (bass) dan Khayla (violin) memang baru terbentuk di awal tahun 2021.

 

Dengan mengusung genre Pop, karya lagu yang sering mereka bawakan adalah lagu kekinian dari masa ke masa pop Indonesia maupun barat. menariknya grup band ini juga membawakan ulang lagu-lagu era ’80-an hingga ‘2000-an dengan sentuhan yang lebih fresh.

 

Kepada radarbali.id grup musik D’Ray menceritakan awal mula terbentuknya grup mereka karena memiliki latar belakang yang sama yaitu kecintaan terhadap bidang musik. Hal ini membuat orang tua masing-masing personel sepakat memiliki tujuan yang sama terhadap putra putrinya guna memacu dan mengasah kemampuan bermain musik dalam bentuk grup.

 

Saat awal terbentuknya D’Ray, mereka masih kekurangan satu personel lagi untuk melengkapi formasinya, hal ini membuat mereka melakukan brainstorming yang cukup lama untuk mencari satu orang yang lagi yang cocok. dan pada akhirnya, seteleha hampir setahun mereka baru menemukan Khayla Permata Sari yang mengisi posisi pemain Violin dan Backing vocal.

Baca Juga:  Ternyata Masih Saudara, Adu Jotos di Bandara Ngurah Rai karena Utang

 

“Tanpa pikir panjang Romi (Manager) dan Yudho (arrangger) karakternya cukup cocok dengan kita. Karena kita juga mikirin karakter kita masing-masing bukan dari masalah melody atau apa ya. Dari kepribadian kita, dari taste kita, music juga,” kata Alex (penasehat) beberapa waktu lalu saat dihubungi radarbali.id

 

Sementara itu, Khayla sendiri merasa sangat senang dapat bergabung menjadi salah satu personel D’Ray. Menurutnya, saat ini belum banyak grup musik yang berisikan anak sekolah dan semuanya memainkan alat musik.

 

“Semuanya itu benar-benar megang salah satu alat musik. Kayak Awan, Raisya, Danen terus Yoges dan kebetulan kalau aku sendiri juga main violin,” ucap Khayla.

 

Kendati demikian, mereka tak pernah menyangka dapat membentuk grup musik D’Ray. Apalagi grup tersebut diisi oleh tiga anak putra dan tiga putri yang tentunya mempunyai pola pikir berbeda.

 

Para personil D’Ray tidak bisa dikatakan baru dalam bermusik secara grup , karena para personel D’Ray sudah pernah tergabung dalam grup musik sebelumnya. Raisya dan Khayla yang terlebih dulu sudah memiliki grup bernama Delima Bali Simfoni, sebuah band beraliran Religi. Awan dan Danen sempat tergabung juga dengan Gita Muda Harmoni.

Baca Juga:  Single Pura-pura Lupa Cetak Rekor, Mahen Rilis Its Okay To Not Be Okay

 

Dalam kesempatan tertentu D’Ray juga mengajak teman teman untuk ikut tampil di antaranya Zhelda Safitri (auditions/The voice Kids Indonesia) yang diadakan oleh salah satu tv nasional, ada juga Quene, Rara, Elang dan Aqila.

 

Sebagai grup musik yang dapat dikatakan baru seumur jagung, perjalanan karir D’Ray di tanah air khususnya di Bali pun masih panjang. Selain ingin tetap menjaga kekompakan, mereka pun berharap dapat diterima oleh masyarakat dan juga dapat mengisi panggung-panggung festival musik dari kelas lokal maupun nasional.

 

“Pokoknya mudah-mudahan kami jam terbangnya semakin tinggi dan kami bisa belajar bermusik sambil sekolah,” imbuh personel D’Ray Band.

 

“Dengan adanya musik dari D’Ray ini, kami juga bisa membawa variasi baru di dunia musik Indonesia. Dan juga tentunya mungkin saja bisa ke internasional juga, mengharumkan nama Indonesia juga,” timpal Personel D’Ray. (rba)


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/