alexametrics
27.6 C
Denpasar
Wednesday, August 10, 2022

Soundrenaline Tanpa SID dan Band Mebasa Bali, Ini Respons JRX…

DENPASAR – Tinggal menghitung jam, festival musik terbesar di Asia Tenggara, Soundrenaline 2019 bertajuk The Spirit of All Time akan digelar.

Sama seperti tahun sebelumnya, tahun ini Soundrenaline kembali tanpa menghadirkan band atau musisi Bali berbahasa Bali.

Selain itu, pagelaran akbar yang digelar pada 7-8 Septermber 2019 di Garuda Wisnu Kencana, Badung ini juga tidak diisi oleh Superman Is Dead (SID), salah satu band besar Pulau Dewata yang sudah mendunia.

JRX, penggebuk drummer dari SID sendiri mengaku sudah 4 tahun belakangan ini tidak lagi diundang ke acara Soundrenaline.

“Tidak pernah sejak 2015 gara-gara BTR,” ujar JRX di media sosialnya. “karena SID = BTR,” tegas JRX lagi. Meski tanpa SID, musisi Bali masih ada di panggung Soundrenaline 2019.

Baca Juga:  JRX Jadi Sumber Inspirasi, Simpatisan Bagikan Bantuan ke Anak Yatim

Sebut saja Navicula, The Hydrant, dan juga The Disland, band asal Pulau Dewata yang secara konsisten menolak rencana reklamasi Teluk Benoa.

Lalu apa tanggapan JRX? “Jika SID konser, penonton berseragam BTR dengan bendera dan atribut BTR lainnya akan datang. Soundrenaline akan menjelma menjadi festival BTR, jelas?” jawabnya.

Di sisi lain, pihak Soundrenaline 2019 melalui Music Curator Soundrenaline 2019 Widi Puradiredja mengungkapkan, festival ini dipastikan menghadirkan penampilan kolaborasi antara musisi dan visual artist mumpuni.

Garuda Wisnu Kencana (GWK), Bali, bakal menjadi saksi bisu festival musik terbesar di Asia Tenggara itu. Kata Widi, ada beberapa kolaborasi epik yang akan menjadi kejutan bagi setiap pengunjung yang hadir. 

Baca Juga:  Masuk Bulan Penuh Cinta, Joni Agung Double T Rilis Album Semara Ratih


DENPASAR – Tinggal menghitung jam, festival musik terbesar di Asia Tenggara, Soundrenaline 2019 bertajuk The Spirit of All Time akan digelar.

Sama seperti tahun sebelumnya, tahun ini Soundrenaline kembali tanpa menghadirkan band atau musisi Bali berbahasa Bali.

Selain itu, pagelaran akbar yang digelar pada 7-8 Septermber 2019 di Garuda Wisnu Kencana, Badung ini juga tidak diisi oleh Superman Is Dead (SID), salah satu band besar Pulau Dewata yang sudah mendunia.

JRX, penggebuk drummer dari SID sendiri mengaku sudah 4 tahun belakangan ini tidak lagi diundang ke acara Soundrenaline.

“Tidak pernah sejak 2015 gara-gara BTR,” ujar JRX di media sosialnya. “karena SID = BTR,” tegas JRX lagi. Meski tanpa SID, musisi Bali masih ada di panggung Soundrenaline 2019.

Baca Juga:  Setelah “ Kacung WHO”, Jerinx Kembali Dibui karena Pengancaman

Sebut saja Navicula, The Hydrant, dan juga The Disland, band asal Pulau Dewata yang secara konsisten menolak rencana reklamasi Teluk Benoa.

Lalu apa tanggapan JRX? “Jika SID konser, penonton berseragam BTR dengan bendera dan atribut BTR lainnya akan datang. Soundrenaline akan menjelma menjadi festival BTR, jelas?” jawabnya.

Di sisi lain, pihak Soundrenaline 2019 melalui Music Curator Soundrenaline 2019 Widi Puradiredja mengungkapkan, festival ini dipastikan menghadirkan penampilan kolaborasi antara musisi dan visual artist mumpuni.

Garuda Wisnu Kencana (GWK), Bali, bakal menjadi saksi bisu festival musik terbesar di Asia Tenggara itu. Kata Widi, ada beberapa kolaborasi epik yang akan menjadi kejutan bagi setiap pengunjung yang hadir. 

Baca Juga:  Ukir Salju, Angkat Tema THK, Sukses Ukir Prestasi di Tiongkok

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/