27.6 C
Denpasar
Tuesday, January 31, 2023

Arde Wiyasa Gelar Eksplorasi Visual dari Sampah Plastik

Perupa, I Made Arde Wiyasa atau  yang akrab dipanggil Sangut akan menggelar pameran tunggal. Unjuk karya itu dihelat 9 -16 Desember 2022   di Kulidan Kitchen/Space di Jalan Garuda Wisnu, Guwang, Gianyar, Bali. 

KALI ini pamerannya bertajuk “Ledakan dari Masa Lalu”. Tema yang disuguhkan  mengambil kisah perjalanan Arde selama beberapa tahun yang didokumentasikan dalam bentuk visual grafis.

Perjalanan yang direkam dalam pameran ini selain pengalaman personal juga pengalaman artistiknya. Dari 18 karya yang ditampilkan beberapa masih menggunakan bolpoin untuk menghadirkan visual tertentu. Namun sebagian besar visualnya ditampilkan hanya dari sampah plastik.

Pameran tunggal tersebut adalah hasil kontemplasinya  dengan sampah plastik. Akhir-akhir ini,  Pemuda asal Bangli ini  membuat barang seperti dompet menggunakan sampah-sampah plastik yang ia kumpulkan.

Baca Juga:  Gelar Pameran Tunggal, Made Bayak Pamerkan Sampah Plastik

Dompet daur ulangnya dibuat dengan sentuhan artistik. Arde juga cukup sering diminta untuk mengisi workshop pemanfaatan sampah plastik.

Cukup lama bergaul dengan sampah plastik, melahirkan ide untuk membuat karya grafis dari sampah-sampah plastik yang ia kumpulkan. Karya-karya ini cukup menarik karena dari plastik-plastik yang ia kumpulkan tidak menyisakan perca-perca plastik, sehingga karyanya tidak melahirkan sampah baru.

Pameran tunggalnya nanti juga  menghadirkan Made Mawut dan Dua, sebagai penampil dalam sesi hiburannya akan berlangsung dari tanggal 9 sampai 16 Desember. Pameran tersebut diberi pengantar oleh Dewa Ketha dan akan dibuka oleh Gung Kayon pada pukul 18:00. (ni kadek novi febriani/radar bali)



Perupa, I Made Arde Wiyasa atau  yang akrab dipanggil Sangut akan menggelar pameran tunggal. Unjuk karya itu dihelat 9 -16 Desember 2022   di Kulidan Kitchen/Space di Jalan Garuda Wisnu, Guwang, Gianyar, Bali. 

KALI ini pamerannya bertajuk “Ledakan dari Masa Lalu”. Tema yang disuguhkan  mengambil kisah perjalanan Arde selama beberapa tahun yang didokumentasikan dalam bentuk visual grafis.

Perjalanan yang direkam dalam pameran ini selain pengalaman personal juga pengalaman artistiknya. Dari 18 karya yang ditampilkan beberapa masih menggunakan bolpoin untuk menghadirkan visual tertentu. Namun sebagian besar visualnya ditampilkan hanya dari sampah plastik.

Pameran tunggal tersebut adalah hasil kontemplasinya  dengan sampah plastik. Akhir-akhir ini,  Pemuda asal Bangli ini  membuat barang seperti dompet menggunakan sampah-sampah plastik yang ia kumpulkan.

Baca Juga:  Kaesang & Erina Foto Prewedding Pakai Busana Adat Bali, Banjir Komentar

Dompet daur ulangnya dibuat dengan sentuhan artistik. Arde juga cukup sering diminta untuk mengisi workshop pemanfaatan sampah plastik.

Cukup lama bergaul dengan sampah plastik, melahirkan ide untuk membuat karya grafis dari sampah-sampah plastik yang ia kumpulkan. Karya-karya ini cukup menarik karena dari plastik-plastik yang ia kumpulkan tidak menyisakan perca-perca plastik, sehingga karyanya tidak melahirkan sampah baru.

Pameran tunggalnya nanti juga  menghadirkan Made Mawut dan Dua, sebagai penampil dalam sesi hiburannya akan berlangsung dari tanggal 9 sampai 16 Desember. Pameran tersebut diberi pengantar oleh Dewa Ketha dan akan dibuka oleh Gung Kayon pada pukul 18:00. (ni kadek novi febriani/radar bali)


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru