alexametrics
26.8 C
Denpasar
Monday, June 27, 2022

Latihan Sejam, Aksi Trie Utami – Balawan Bikin Panggung SVF Bergetar

RadarBali.com – Sejatinya musik yang diusung oleh seorang gitaris handal macam Balawan memiliki tingkat kerumitan yang cukup tinggi.

Butuh penyanyi yang memiliki kemampuan vokal mumpuni untuk menemukan ritme yang pas. Hal ini juga yang dirasakan oleh seorang Trie Utami.

Penyanyi yang juga saat ini masih menjadi vokalis band lawas Krakatau Reunion ini mengakui hal itu.

Diakuinya, pertamakali berduet dengan seorang Balawan di panggung Britama Sanur Village Festival, Rabu (9/8) malam, Trie Utami mengaku bangga.

Track record seorang Trie Utama sebagai penyanyi yang memiliki segudang pengalaman membuat duet keduanya terlihat klop.

Tidak membutuhkan waktu lama, duet perdana sepanjang karir keduanya ini terencana satu hari sebelum pentas.

Itu pun, ajakan berduet ini terealisasi hanya lewat percakapan di media sosial Whatsapp. Tidak hanya itu, dilatarbelakangi kemampuan musikalitas yang tinggi, keduanya pun langsung padu di atas panggung.

Bahkan, waktu yang diperlukan keduanya untuk latihan hanya kurang lebih satu jam, saat cek sound. Trie Utami tidak hanya mampu mengimbangi permainan gitar dari seorang Balawan, tapi juga permainan musik dari Bumi Gamelan Orkestra yang merupakan orkes bentukan baru dari Balawan.

“Latihannya hanya satu jam sebelum pentas. Mungkin pendengar  yang bisa menilai. Karena kalau kami di atas panggung kan kurang objektif untuk menilai diri sendiri,” kata Utami saat diwawancara usai penampilan tersebut.

Selain kemampuan musikalitas, Baik dari Trie Utami sendiri maupun Balawan, chemistry keduanya sebenarnya sudah lama terbentuk.

Pasalnya, keduanya bukanlah orang baru dan bukan pertamakali baru ketemu. “Jadi, kami dua ini tinggal menggabungkan ide dan feeling saja. Ini merupakan kolaborasi pertama juga bersama Bumi Gamelan Orkestra ini,” tambah wanita kelahiran 8 Januari 1968 ini.

Sementara itu, saat ditanya apakah dari duet perdana ini akan menghasilkan sebuah karya utuh keduanya dalam format duet, dirinya tidak menampik kemungkinan terjadinya hal tersebut.

“Ya bisa saja, mungkin ke depannya. Kalau saya sih ikut-ikut aja dan tentunya juga senang jika hal itu terjadi,” ujarnya.

Sementara itu, saat diwawancarai di kesempatan yang sama, Balawan juga senada dengan apa yang dirasakan oleh Trie Utami.

Balawan mengaku, duet perdananya dengan wanita yang juga menyandang status lady rocker di era 80 hingga 90-an ini dirasanya sangat cocok.

Kecocokan ini juga yang membuat keduanya gampang untuk saling beradaptasi di atas panggung. “Karena musik yang saya bawakan ini kan tidak pasaran dan memang berat untuk orang-orang  awam. Jadi harus ada start yang menguatkan seperti dia (Trie Utami, red),” akunya.

Sementara itu, pada penampilan tersebut, keduanya berkolaborasi dengan membawakan 5 buah lagu.

Penampilan energik keduanya di atas panggung membuat ribuan penonton yang menyaksikan langsung acara tersebut terpukau.

Penampilan spektakuler keduanya pun ditutup dengan lagu yang berjudul “Di Bawah Tiang Bendera”. 



RadarBali.com – Sejatinya musik yang diusung oleh seorang gitaris handal macam Balawan memiliki tingkat kerumitan yang cukup tinggi.

Butuh penyanyi yang memiliki kemampuan vokal mumpuni untuk menemukan ritme yang pas. Hal ini juga yang dirasakan oleh seorang Trie Utami.

Penyanyi yang juga saat ini masih menjadi vokalis band lawas Krakatau Reunion ini mengakui hal itu.

Diakuinya, pertamakali berduet dengan seorang Balawan di panggung Britama Sanur Village Festival, Rabu (9/8) malam, Trie Utami mengaku bangga.

Track record seorang Trie Utama sebagai penyanyi yang memiliki segudang pengalaman membuat duet keduanya terlihat klop.

Tidak membutuhkan waktu lama, duet perdana sepanjang karir keduanya ini terencana satu hari sebelum pentas.

Itu pun, ajakan berduet ini terealisasi hanya lewat percakapan di media sosial Whatsapp. Tidak hanya itu, dilatarbelakangi kemampuan musikalitas yang tinggi, keduanya pun langsung padu di atas panggung.

Bahkan, waktu yang diperlukan keduanya untuk latihan hanya kurang lebih satu jam, saat cek sound. Trie Utami tidak hanya mampu mengimbangi permainan gitar dari seorang Balawan, tapi juga permainan musik dari Bumi Gamelan Orkestra yang merupakan orkes bentukan baru dari Balawan.

“Latihannya hanya satu jam sebelum pentas. Mungkin pendengar  yang bisa menilai. Karena kalau kami di atas panggung kan kurang objektif untuk menilai diri sendiri,” kata Utami saat diwawancara usai penampilan tersebut.

Selain kemampuan musikalitas, Baik dari Trie Utami sendiri maupun Balawan, chemistry keduanya sebenarnya sudah lama terbentuk.

Pasalnya, keduanya bukanlah orang baru dan bukan pertamakali baru ketemu. “Jadi, kami dua ini tinggal menggabungkan ide dan feeling saja. Ini merupakan kolaborasi pertama juga bersama Bumi Gamelan Orkestra ini,” tambah wanita kelahiran 8 Januari 1968 ini.

Sementara itu, saat ditanya apakah dari duet perdana ini akan menghasilkan sebuah karya utuh keduanya dalam format duet, dirinya tidak menampik kemungkinan terjadinya hal tersebut.

“Ya bisa saja, mungkin ke depannya. Kalau saya sih ikut-ikut aja dan tentunya juga senang jika hal itu terjadi,” ujarnya.

Sementara itu, saat diwawancarai di kesempatan yang sama, Balawan juga senada dengan apa yang dirasakan oleh Trie Utami.

Balawan mengaku, duet perdananya dengan wanita yang juga menyandang status lady rocker di era 80 hingga 90-an ini dirasanya sangat cocok.

Kecocokan ini juga yang membuat keduanya gampang untuk saling beradaptasi di atas panggung. “Karena musik yang saya bawakan ini kan tidak pasaran dan memang berat untuk orang-orang  awam. Jadi harus ada start yang menguatkan seperti dia (Trie Utami, red),” akunya.

Sementara itu, pada penampilan tersebut, keduanya berkolaborasi dengan membawakan 5 buah lagu.

Penampilan energik keduanya di atas panggung membuat ribuan penonton yang menyaksikan langsung acara tersebut terpukau.

Penampilan spektakuler keduanya pun ditutup dengan lagu yang berjudul “Di Bawah Tiang Bendera”. 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/