alexametrics
27.6 C
Denpasar
Thursday, August 18, 2022

Jadi Pendatang Baru, Asha Langsung Lepas “Lakar Satya”

SINGARAJA – Band yang fokus pada lagu-lagu mebasa bali semakin tumbuh. Di Kabupaten Buleleng, band bernama Asha baru terbentuk.

Setelah terbentuk, band ini langsung melepas single baru dan disertakan dalam album kompilasi yang melibatkan para musisi Buleleng.

Band ini digawangi oleh Kejoz pada vokal, Ricko pada gitar, Robot pada bass, dan Dunall pada drum. Sebelumnya keempat sekawan ini kerap main musik bersama.

Tadinya mereka hanya bermain musik untuk senang-senang. Melakukan cover lagu-lagu penyanyi lain saat sesi latihan bersama.

Seiring berjalannya waktu, mereka mulai serius menggarap lagu. Mereka kemudian memilih genre pop bali yang dirasa cocok.

Pada 17 Agustus lalu, mereka langsung bersepakat membentuk band dan menggarap lagu ciptaan sendiri.

Baca Juga:  Aris Sarmanta Visualkan Gunung Agung sebagai Sosok Ayah

Lagu pertama yang mereka garap berjudul Lakar Satya. Lagu ditulis oleh sang vokalis, Kejoz. Lagu berkisah dengan tentang seorang pemuda yang sedang kasmaran.

Pemuda itu mengakhiri masa jomlo yang begitu panjang. Begitu mendapatkan kekasih, ia berjanji akan terus setia hingga menuju jenjang pelaminan.

Dalam penggarapan lagu itu, Kejoz mengaku dibantu oleh Redita BRTV. Sementara dalam proses aransemen, dipercayakan pada sang gitaris Ricko dan Ajik Padma V Studio.

“Lagunya memang melow. Karena kami sejak awal memang ingin bermain pada genre pop bali,” ungkapnya.

Rencananya lagu itu akan dirilis bersamaan dengan album kompliasi Buleleng Kaya Karya Vol I. Album itu berisikan karya-karya musisi Buleleng yang ingin merayakan keragaman musik.

Baca Juga:  Vakum 6 Tahun, AA Rock N Roll Kembali Gebrak Industri Musik Bali

Selain itu mereka juga baru saja merampungkan proses penggarapan video klip. Rencananya video itu akan dirilis dalam waktu dekat ini.

“Target kami tidak terlalu tinggi. Kami hanya ingin meramaikan dunia musik lewat karya-karya yang kami buat.

Mudah-mudahan karya ini dapat diterima oleh masyarakat, utamanya yang menggemari musik pop Bali,” harapnya. 



SINGARAJA – Band yang fokus pada lagu-lagu mebasa bali semakin tumbuh. Di Kabupaten Buleleng, band bernama Asha baru terbentuk.

Setelah terbentuk, band ini langsung melepas single baru dan disertakan dalam album kompilasi yang melibatkan para musisi Buleleng.

Band ini digawangi oleh Kejoz pada vokal, Ricko pada gitar, Robot pada bass, dan Dunall pada drum. Sebelumnya keempat sekawan ini kerap main musik bersama.

Tadinya mereka hanya bermain musik untuk senang-senang. Melakukan cover lagu-lagu penyanyi lain saat sesi latihan bersama.

Seiring berjalannya waktu, mereka mulai serius menggarap lagu. Mereka kemudian memilih genre pop bali yang dirasa cocok.

Pada 17 Agustus lalu, mereka langsung bersepakat membentuk band dan menggarap lagu ciptaan sendiri.

Baca Juga:  Menanti Aksi 42 Musisi Dalam dan Luar Negeri di Bali Reggae Festival

Lagu pertama yang mereka garap berjudul Lakar Satya. Lagu ditulis oleh sang vokalis, Kejoz. Lagu berkisah dengan tentang seorang pemuda yang sedang kasmaran.

Pemuda itu mengakhiri masa jomlo yang begitu panjang. Begitu mendapatkan kekasih, ia berjanji akan terus setia hingga menuju jenjang pelaminan.

Dalam penggarapan lagu itu, Kejoz mengaku dibantu oleh Redita BRTV. Sementara dalam proses aransemen, dipercayakan pada sang gitaris Ricko dan Ajik Padma V Studio.

“Lagunya memang melow. Karena kami sejak awal memang ingin bermain pada genre pop bali,” ungkapnya.

Rencananya lagu itu akan dirilis bersamaan dengan album kompliasi Buleleng Kaya Karya Vol I. Album itu berisikan karya-karya musisi Buleleng yang ingin merayakan keragaman musik.

Baca Juga:  Anggaran PKB 2021 Klungkung Dipangkas, Disbud Klungkung Kelimpungan

Selain itu mereka juga baru saja merampungkan proses penggarapan video klip. Rencananya video itu akan dirilis dalam waktu dekat ini.

“Target kami tidak terlalu tinggi. Kami hanya ingin meramaikan dunia musik lewat karya-karya yang kami buat.

Mudah-mudahan karya ini dapat diterima oleh masyarakat, utamanya yang menggemari musik pop Bali,” harapnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/