alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Mendadak Kolaps Jelang Sandar, Nahkoda Kapal KM Asia Persada Tewas

SINGARAJA– Nasib nahas dialami Nahkoda Kapal Motor Asia Persada, Abdul Kadir. Pria 55 tahun asal Surabaya, Jawa Timur ini  mendadak meregang nyawa saat hendak sandar di Pelabuhan Celukan Bawang.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, sebelum tewas, korban mendadak jatuh sakit saat kapal yang mengangkut 3.434 ton semen hendak bersandar ke Pelabuhan Celukan Bawang usai melakukan perjalanan dari Pelabuhan Tarjun, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.

 Selanjutnya, sekitar pukul 11.10 siang, awak kapal melakukan kontak pada Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Celukanbawang. Saat itu awak kapal meminta bantuan evakuasi medis karena sang nakhoda mendadak kolaps.

Mendapat informasi, tim dari Pos SAR Buleleng pun langsung dikerahkan melakukan evakuasi. Tim SAR dan awak kapal sepakat bertemu pada koordinat 8°11’0.76″LS – 114°50’53.07″BT, yang ditempuh sekitar 2 jam perjalanan menggunakan rigit inflatable boat (RIB).

Baca Juga:  Dua Tersangka Korupsi Lpd Serangan Tak Ditahan

“Saat kami sampai di lokasi, korban sudah meninggal dunia. Korban langsung kami evakuasi ke darat dan selanjutnya kami serahkan pada pihak kepolisian. Tadi jenazahnya sudah dibawa ke RSUD Buleleng menggunakan ambulans PMI,” kata Kepala Pos SAR Singaraja, Dudi Librana, saat dihubungi kemarin (1/1).

Sementara itu Kapolsek Kawasan Laut Celukanbawang AKP I Made Suwandra mengatakan, korban diduga meninggal dunia karena serangan jantung.

Menurut keterangan awak kapal, sejak berangkat dari Pelabuhan Tarjun, korban dalam kondisi kurang fit. Korban juga rutin mengonsumsi obat-obatan, karena sakit yang diderita.

“Tadi saat sudah dekat Celukanbawang, tiba-tiba nahkodanya kolaps. Sehingga awak kapal minta bantuan evakuasi medis. Tapi karena keburu meninggal dunia saat dijemput tim SAR, akhirnya jenazahnya kami titip di RSUD Buleleng untuk sementara waktu,” kata Suwandra.

Baca Juga:  Ditinggal Jualan, Api Sambar Gas LPJ dan Bensin, 2 Mobil, Motor Hangus

Lebih lanjut Suwandra mengatakan, pihaknya kini masih menanti hasil pemeriksaan luar dari dokter forensik RSUD Buleleng. Pihaknya juga mengaku telah berkoordinasi dengan perusahaan pemilik kapal, untuk proses pemulangan jenazah nahkoda tersebut.



SINGARAJA– Nasib nahas dialami Nahkoda Kapal Motor Asia Persada, Abdul Kadir. Pria 55 tahun asal Surabaya, Jawa Timur ini  mendadak meregang nyawa saat hendak sandar di Pelabuhan Celukan Bawang.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, sebelum tewas, korban mendadak jatuh sakit saat kapal yang mengangkut 3.434 ton semen hendak bersandar ke Pelabuhan Celukan Bawang usai melakukan perjalanan dari Pelabuhan Tarjun, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.

 Selanjutnya, sekitar pukul 11.10 siang, awak kapal melakukan kontak pada Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Celukanbawang. Saat itu awak kapal meminta bantuan evakuasi medis karena sang nakhoda mendadak kolaps.

Mendapat informasi, tim dari Pos SAR Buleleng pun langsung dikerahkan melakukan evakuasi. Tim SAR dan awak kapal sepakat bertemu pada koordinat 8°11’0.76″LS – 114°50’53.07″BT, yang ditempuh sekitar 2 jam perjalanan menggunakan rigit inflatable boat (RIB).

Baca Juga:  OMG! Dua Hari Tidak Keluar Rumah, Warga Gilimanuk Ditemukan Membusuk

“Saat kami sampai di lokasi, korban sudah meninggal dunia. Korban langsung kami evakuasi ke darat dan selanjutnya kami serahkan pada pihak kepolisian. Tadi jenazahnya sudah dibawa ke RSUD Buleleng menggunakan ambulans PMI,” kata Kepala Pos SAR Singaraja, Dudi Librana, saat dihubungi kemarin (1/1).

Sementara itu Kapolsek Kawasan Laut Celukanbawang AKP I Made Suwandra mengatakan, korban diduga meninggal dunia karena serangan jantung.

Menurut keterangan awak kapal, sejak berangkat dari Pelabuhan Tarjun, korban dalam kondisi kurang fit. Korban juga rutin mengonsumsi obat-obatan, karena sakit yang diderita.

“Tadi saat sudah dekat Celukanbawang, tiba-tiba nahkodanya kolaps. Sehingga awak kapal minta bantuan evakuasi medis. Tapi karena keburu meninggal dunia saat dijemput tim SAR, akhirnya jenazahnya kami titip di RSUD Buleleng untuk sementara waktu,” kata Suwandra.

Baca Juga:  Ini Profil Bule Aussie yang Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan..

Lebih lanjut Suwandra mengatakan, pihaknya kini masih menanti hasil pemeriksaan luar dari dokter forensik RSUD Buleleng. Pihaknya juga mengaku telah berkoordinasi dengan perusahaan pemilik kapal, untuk proses pemulangan jenazah nahkoda tersebut.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/