alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, July 6, 2022

Hamili Pelajar SMA Kelas I, Nekat Bawa Kabur, Mang Pus Kena Getahnya…

SINGARAJA – Kelakuan tersangka Komang Pustika,23 alias Mang Pus warga Dusun Insakan, Desa Pedawa, Kecamatan Banjar, Buleleng, tak pantas ditiru.

Tim Buser Polres Buleleng terpaksa menangkap Mang Pus karena membawa kabur gadis dibawah umur berinisial NLJP, 16. Ironisnya, belakangan diketahui gadis tersebut hamil muda akibat perbuatan pelaku.

Menurut informasi, Mang Pus nekat membawa korban untuk ngekos di Desa Biaung, Kecamatan Penebel, Tabanan, sejak 2,5 bulan lalu.

“Karena hamil, saya ajak tinggal di Tabanan. Kami tinggal di kos-kosan sejak 2.5  bulan,” ungkap Mang Pus usai ditangkap kemarin.

Mang Pus mengaku, menjalin hubungan asmara dengan NLJP, pelajar kelas 1 di salah satu SMA di Buleleng sejak enam bulan lalu.

“Hubungan kami tak direstui orang tua NLJP. Karena terlanjur hamil, saya terpaksa bawa kabur ke Tabanan,” beber Mang Pus

Sejak dibawa kabur, NLJP tidak bersekolah lagi. Menariknya, niat Mang Pus untuk membawa kabur pacarnya tersebut sebagai bentuk tanggungjawab atas perbuatannya.

“Kami juga sudah melakukan upacara adat istiadat pakai banten pejati. Karena hamil dan tak direstui saja saya ajak kabur ke Tabanan,” tuturnya lagi.



SINGARAJA – Kelakuan tersangka Komang Pustika,23 alias Mang Pus warga Dusun Insakan, Desa Pedawa, Kecamatan Banjar, Buleleng, tak pantas ditiru.

Tim Buser Polres Buleleng terpaksa menangkap Mang Pus karena membawa kabur gadis dibawah umur berinisial NLJP, 16. Ironisnya, belakangan diketahui gadis tersebut hamil muda akibat perbuatan pelaku.

Menurut informasi, Mang Pus nekat membawa korban untuk ngekos di Desa Biaung, Kecamatan Penebel, Tabanan, sejak 2,5 bulan lalu.

“Karena hamil, saya ajak tinggal di Tabanan. Kami tinggal di kos-kosan sejak 2.5  bulan,” ungkap Mang Pus usai ditangkap kemarin.

Mang Pus mengaku, menjalin hubungan asmara dengan NLJP, pelajar kelas 1 di salah satu SMA di Buleleng sejak enam bulan lalu.

“Hubungan kami tak direstui orang tua NLJP. Karena terlanjur hamil, saya terpaksa bawa kabur ke Tabanan,” beber Mang Pus

Sejak dibawa kabur, NLJP tidak bersekolah lagi. Menariknya, niat Mang Pus untuk membawa kabur pacarnya tersebut sebagai bentuk tanggungjawab atas perbuatannya.

“Kami juga sudah melakukan upacara adat istiadat pakai banten pejati. Karena hamil dan tak direstui saja saya ajak kabur ke Tabanan,” tuturnya lagi.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/